M O M S M O N E Y I D
Santai

Simak Daftar Makanan yang Bisa Bantu Meredakan Flu

Reporter: Benedicta Prima  |  Editor: Benedicta Alvinta


MOMSMONEY.ID - Apabila Anda sering mengalami flu akhir-akhir ini, coba konsumsi makanan di bawah ini yang kandungannya bisa meredakan pilek dan flu.

Flu memang sering dialami oleh banyak orang di musim dingin atau musim penghujan. Virus influenza cenderung bertahan lama di cuaca dingin, karena udara dingin dan kering menyediakan lingkungan ideal bagi virus untuk berkembang biak.

Apalagi jika kita sering menghabiskan lebih banyak waktu di dalam ruangan bersama orang lain yang tengah terserang flu. Ini meningkatkan kemungkinan kita tertular dan menularkan infeksi. 

Baca Juga: Siapkan 7 Perlengkapan Penting Ini Dalam Tas Melahirkan Ya, Moms

Mengutip Get Surrey, selain itu flu bisa cepat menyebar karena di musim hujan banyak orang kekurangan vitamin D karena berkurangnya sinar matahari.

Ini akan melemahkan sistem kekebalan tubuh dan mengurangi kemampuan untuk menangkal potensi infeksi atau virus. 

Mengingat hal-hal di atas, sangat penting bagi kita untuk menjaga sistem kekebalan tubuh selama musim dingin. Anda bisa mencapainya dengan tidur yang cukup, olahraga teratur dan meminimalkan stres. 

Selain itu, ada beberapa makanan yang bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh hingga bisa meredakan pilek dan flu.

Baca Juga: 6 Ide Self Care buat Orang-Orang Sibuk, Tak Perlu Keluar Biaya Juga lo

Berikut daftar makanan yang bisa meredakan pilek dan flu

Makanan yang kaya vitamin D

Vitamin D berperan penting dalam mengatur respons imun, mempersiapkan tubuh untuk menangkal potensi bakteri atau virus. 

Sayangnya sebagian besar Vitamin D berasal dari sinar matahari. Sehingga akan sulit mempertahankan kadar vitamin ini selama musim hujan. Sehingga Anda bia mengonsumsi suplemen Vitamin D3 selama musim hujan. 

Kelapa

Kelapa mengandung senyawa seperti asam laurat dan asam kaprat yang bisa berubah menjadi monolaurin di dalam tubuh kita. 

Monolaurin dikenal karena kemampuannya meredakan berbagai virus dan bakteri, termasuk flu, pilek dan bahkan herpes zoster. 

Kurkumin

Bahan aktif yang ada dalam kunyit ini juga ampuh untuk meredakan pilek dan flu. Anda bisa mengonsumsinya dalam bentuk suplemen. Namun pastikan suplemen tersebut setidaknya mengandung 200 mg kurkumin. 

Baca Juga: 4 Channel Youtube Olahraga Yoga Terbaik Untuk Pemula Hingga Ahli

Pastikan juga suplemen Anda mengandung jahe dan lada hitam yang bisa meningkatkan penyerapan kunyit dan kurkumin oleh tubuh hingga lebih dari 2000%. 

Kurkumin, antiperadangan alami, terkenal karena potensinya untuk meredakan nyeri sendi dan pembengkakan. Dengan mengurangi peradangan internal, sistem kekebalan tubuh dapat berkonsentrasi untuk memerangi mikroba yang dapat menyebabkan penyakit.

Black garlic

Bahan ini mengandung senyawa yang dikenal sebagai allicin. Seiring bertambahnya usia, allicin berubah menjadi senyawa antioksidan seperti alkaloid dan flavonoid yang melindungi sel-sel Anda dari kerusakan oksidatif dan menangkal berbagai penyakit. 

Ubi jalar

Ubi jalar merupakan sumber beta karoten yang luar biasa, antioksidan yang membantu tubuh meredakan flu dan polek. Beta karoten kemudian diubah menjadi Vitamin A yang penting untuk menjaga kesehatan mata, kulit, gigi, dan sistem kekebalan tubuh. 

Semakin lama Anda memasak ubi jalar, semakin akitif beta karotennya secara bilogis. Jadi, cobalah memasaknya selama mungkin untuk mendapatkan manfaat penuh dari khasiat ubi jalar. 

Baca Juga: 6 Rekomendasi Tayangan Serial dan Film Natal di Netflix

Jahe

Bahan ini mengandung senyawa gingerol yang bisa membantu tubuh menghilangkan mikroba berbahaya. Sifat anti-onflamasinya juga membantu meredakan infeksi dan masalah potensial lainnya. 

Elderberry

Jenis elderberry di Indonesia biasanya tumbuh liar di daerah pegunungan. Namanya Sambucus Javanica atau sangitan. 

Elderberry adalah buah yang kaya akan antioksidan dan ampuh sebagai obat batuk dan flu. 

Itu tadi daftar bahan makanan yang bisa Anda tambahkan ke menu sehari-hari untuk bantu meredakan flu. Yuk, jaga kesehatan Moms.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Emas Antam Hari Ini Kamis (16/4) Turun Rp 5.000, Tren Naik Terhenti

Harga emas Antam di Logam Mulia hari ini Kamis (16/4) melemah Rp 5.000 dari perdagangan sebelumnya dan buyback tidak berubah.

Stok Pangan Aman! 7 Sayuran Musim Kemarau Ini Bisa Tumbuh Subur, Tanam Sekarang

Musim kemarau sering bikin pusing harga kebutuhan dapur. Untungnya, sayuran ini terbukti tahan banting. Cek jenisnya dan mulai tanam sekarang.

Rebound, IHSG Menguat 1% Pada Kamis Pagi (16/4)

Pada Kamis, 16 April 2026, pukul 09:20 WIB, Indeks naik 1% ke level 7.697,9, setelah melemah di hari sebelumnya.

7 Drakor Byeon Woo Seok yang Wajib Tonton Usai Perfect Crown

Bintangi Perfect Crown, Byeon Woo Seok punya deretan drakor lain yang sayang dilewatkan. Intip semua perannya yang bikin penasaran di sini!  

IHSG Berpeluang Melemah, Cek Rekomendasi Saham BRI Danareksa Sekuritas Kamis (16/4)

IHSG berpotensi melanjutkan pelemahan pada perdagangan Kamis (16/4/2026).​ Simak rekomendasi saham dari BRI Danareksa Sekuritas untuk hari ini.

HP Infinix Note 60 Pro: Fitur Kesehatan Canggih & Performa Baru

Infinix Note 60 Pro bawa layar Active Matrix LED dan sensor detak jantung! Aksesori MagPower gratis untuk waktu terbatas. Simak fitur uniknya! 

Disiplin, Etika, dan Adaptasi Jadi Kunci Leadership ala Ignasius Jonan

​Di tengah perubahan bisnis yang makin cepat, Ignasius Jonan membagikan pandangannya soal kunci kepemimpinan modern.

IHSG Masih Bisa Menguat, Berikut 4 Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas (16/4)

IHSG berpeluang kembali menguat pada perdagangan Kamis (16/4), meski sebelumnya sempat terkoreksi.​ Berikut rekomendasi saham dari MNC Sekuritas

IHSG Berpotensi Bergerak Sideways, Simak Rekomendasi Saham BNI Sekuritas (16/4)

IHSG diproyeksi bergerak sideways pada perdagangan Kamis (16/4/2026).​ Berikut rekomendasi saham dari BNI Sekuritas untuk hari ini.

Begini Cara UMKM Kembangkan Bisnis di Tengah Ketidakpastian Global

Di tengah gejolak ekonomi global yang tak menentu, pengusaha UMKM harus adaptasi dengan teknologi.