M O M S M O N E Y I D
Santai

Kenapa Banyak Orang Indonesia Percaya AI? Ini Alasannya

Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID -  Kecerdasan buatan alias AI ternyata sudah jadi teman akrab banyak orang Indonesia. Menurut survei Ipsos AI Monitor 2025, 85% responden di Tanah Air percaya AI membawa lebih banyak manfaat ketimbang kerugian.

Angka ini bahkan naik dari 80% di tahun 2024 dan jauh di atas rata-rata global yang hanya 56%. Meski begitu, 43% masih merasa sedikit was-was saat menggunakannya.

Dari belanja online, aplikasi kesehatan, sampai rekomendasi tontonan, AI makin sering membantu aktivitas sehari-hari.

Baca Juga: 8 Keterampilan Wajib Kuasai di Era AI

Managing Director Ipsos Indonesia, Hansal Savla bilang antusiasme ini salah satunya karena harapan ekonomi.

“Negara-negara yang paling antusias terhadap AI biasanya adalah negara-negara yang percaya bahwa AI akan memberi manfaat besar bagi perekonomian mereka,” ujarnya dalam keterangan pers yang dikutip Sabtu (16/8).

Tapi, Hansal mengingatkan, penggunaannya harus tetap etis dan benar-benar bermanfaat.

Ipsos melihat, alasan lain orang Indonesia cepat percaya pada AI adalah karena teknologi ini mulai terasa “manusiawi”.

AI yang sukses tidak cuma cepat dan pintar, tapi juga bisa memahami nilai, emosi, dan kebiasaan kita.

Nikolai Reynolds, Ipsos Global Head of Product Testing mengatakan bahwa “Kita tidak bisa hanya mengandalkan teknologi tanpa memahami konteks sosial, nilai, dan emosi pengguna.”

Supaya hasilnya benar-benar sesuai kebutuhan, Ipsos menerapkan konsep human in the loop. Artinya, di setiap tahap pengembangan AI selalu ada campur tangan manusia.

Baca Juga: Teknologi Makin Canggih, Serangan Siber Bisa Menumpang Melalui Kecerdasan Buatan

Gabungan kecanggihan mesin dan intuisi peneliti membuat teknologi ini terasa lebih aman dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Kualitas data juga jadi kunci kepercayaan. Ipsos mengingatkan, AI hanya akan sebaik data yang dipakai. Data yang akurat dan mewakili banyak sisi kehidupan akan membuat AI lebih tepat sasaran.

Makanya, publik lebih percaya pada AI yang dikembangkan dengan pengawasan ketat dan standar etika yang jelas.

Di sisi lain, masyarakat Indonesia memang terkenal cepat beradaptasi dengan teknologi baru. Begitu merasakan manfaatnya, orang cenderung menerima dengan tangan terbuka meski tetap hati-hati.

Dari pengalaman sehari-hari inilah rasa percaya terhadap AI pelan-pelan terbentuk. Bagi Ipsos, menjaga kepercayaan ini penting.

Kalau AI terus dikembangkan dengan empati, keadilan, dan menjaga privasi, masa depan teknologi di Indonesia bukan cuma akan makin canggih, tapi juga makin manusiawi..

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hujan Lebat Siram 14 Provinsi Ini, Simak Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (4/10)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Minggu 4 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Peringatan Dini Cuaca Besok (4/10), Hujan Sangat Deras di 2 Daerah Jabodetabek ini

Peringatan dini BMKG cuaca besok Minggu (4/10), Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di daerah Jabodetabek berikut ini.

Ramalan Zodiak Besok Minggu 4 Oktober 2026, Evaluasi Hubungan Percintaan

Cek ramalan 12 zodiak besok Minggu 4 Oktober 2026 soal cinta, karier, keuangan, dan kesehatan dari Aries hingga Pisces.  

Ramalan Shio Besok Minggu 4 Oktober 2026, Ular Perlu Perhatikan Hal Ini

Cek ramalan shio Minggu 4 Oktober 2026 untuk 12 shio, lengkap dengan prediksi karier, keuangan, cinta, dan kesehatan hari ini.

Perempuan Makin Berperan Menentukan Interior Rumah, Ini yang Perlu Diperhatikan

Dari memilih warna hingga menentukan desain, perempuan punya peran besar dalam membentuk tampilan rumah. Media sosial ikut mengubah seleranya.

Tak Hanya Liburan, Kini Bali Mulai Kembangkan Layanan Bedah Estetik dan Longevity

Bali tak lagi hanya mengandalkan wisata. Layanan bedah estetik, kesehatan perempuan hingga longevity mulai dikembangkan di pulau dewata.

Pindah Jalur Karier Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Bekalnya

Karier tidak selalu berjalan sesuai rencana. Pengalaman dari pekerjaan lama tetap bisa menjadi bekal untuk menemukan peluang dan arah baru.

Jangan Buru-Buru Buang Sisa Material di Rumah, Bisa Jadi Dekorasi Unik

Sisa material interior di rumah jangan langsung dibuang. Dengan melihat fungsi, warna dan teksturnya, barang tersebut bisa dimanfaatkan kembali.

Rayakan HUT ke-19, Nikmati Promo PHD Serba Rp 19.000 Selama Oktober 2026

Manfaatkan promo PHD spesial ulang tahun ke-19 dengan berbagai menu lezat serba Rp 19.000 dan varian Crafted Flatzz terbaru sebulan penuh.

6 Film Berlatar Kereta Api Paling Populer dan Legendaris, Sudah Nonton Semua?

Mau tahu apa saja film yang memiliki latar setting di kereta api? Berikut beberapa rekomendasinya.​