M O M S M O N E Y I D
AturUang

Setelah Utang Lunas, Begini Cara Membangun Dana Darurat dari Nol

Setelah Utang Lunas, Begini Cara Membangun Dana Darurat dari Nol
Penulis: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Setelah utang lunas, jangan suka boros ya. Ini cara membangun dana darurat Rp 5 juta hingga 3-6 bulan pengeluaran secara bertahap.

Melunasi utang besar bisa menjadi titik balik untuk menata keuangan dengan lebih tenang. Setelah cicilan berhenti, uang yang sebelumnya digunakan untuk membayar kewajiban sebenarnya dapat dialihkan menjadi tabungan perlindungan. 

Tidak perlu menunggu penghasilan sangat besar karena dana darurat bisa dibangun dari nominal kecil secara konsisten. 

Mengutip dari debtdiscipline, membentuk cadangan keuangan secara bertahap dapat membantu seseorang menghadapi pengeluaran mendadak tanpa kembali mengandalkan utang. 

“Target dana darurat sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi keuangan masing masing,” dikutip dari laman debtdiscipline.

Baca Juga: Akad Kredit Rumah: 7 Hal yang Wajib Dicek Sebelum Tanda Tangan KPR

Mulai dengan target yang mudah dicapai

Jangan langsung mengejar dana darurat senilai enam bulan pengeluaran jika kondisi tabungan masih kosong. Langkah yang lebih realistis adalah membuat buffer awal sekitar Rp 5 juta hingga Rp 15 juta.

Jumlah tersebut bisa menjadi lapisan perlindungan pertama untuk menghadapi kebutuhan mendesak. Setelah target awal tercapai, barulah dana darurat ditingkatkan menjadi sekitar tiga hingga enam bulan pengeluaran pokok.

Pengeluaran yang dihitung sebaiknya bukan seluruh gaya hidup, melainkan kebutuhan yang benar benar harus dibayar. Misalnya makanan, listrik, tempat tinggal, transportasi, serta kewajiban lain yang masih berjalan.

Alihkan uang bekas cicilan

Mengutip dari wealthypot, memanfaatkan uang yang sebelumnya sudah dialokasikan untuk cicilan dapat membantu mempercepat pembentukan tabungan tanpa harus mencari pemasukan tambahan.

Setelah utang lunas, jangan buru-buru menaikkan pengeluaran hanya karena ada uang lebih setiap bulan. Justru, nominal cicilan yang sebelumnya dibayarkan dapat dijadikan sumber utama untuk membangun dana darurat.

Contohnya, seseorang sebelumnya membayar cicilan Rp3 juta per bulan. Sebanyak 50% hingga 80% dari jumlah tersebut bisa langsung dialihkan ke tabungan, yakni sekitar Rp1,5 juta hingga Rp2,4 juta per bulan.

Melalui pola tersebut, kebiasaan mengeluarkan uang setiap bulan tetap dipertahankan, tetapi hasilnya sekarang menjadi milik sendiri.

Pisahkan rekening dana darurat

Dana darurat akan lebih mudah dijaga jika tidak bercampur dengan rekening untuk transaksi sehari hari. Rekening khusus membuat uang tersebut tidak terlihat sebagai saldo yang bebas digunakan.

Agar konsisten, manfaatkan transfer otomatis setelah menerima gaji atau penghasilan. Misalnya, setiap tanggal menerima pendapatan, sebagian uang langsung dipindahkan ke rekening dana darurat.

Tempat penyimpanan juga perlu mempertimbangkan keamanan dan kemudahan pencairan. Dana ini dibuat untuk kebutuhan mendesak sehingga akses terhadap uang tetap menjadi pertimbangan utama.

Baca Juga: Perbedaan Asuransi Berjangka dan Seumur Hidup biar Gak Salah Memilih

Gunakan pemasukan tambahan

Melansir dari beyondfinance, mengevaluasi pengeluaran yang tidak terlalu penting dapat membuka ruang baru untuk memperkuat kondisi keuangan.

Dana darurat dapat tumbuh lebih cepat ketika ada uang yang datang di luar pendapatan rutin. Namun, seluruh pemasukan tambahan tidak harus ditabung. Beberapa pilihan yang bisa dilakukan:

  • Sisihkan sebagian THR untuk dana darurat.
  • Alokasikan sebagian bonus kerja.
  • Masukkan sebagian pemasukan tidak terduga.
  • Kurangi langganan yang jarang digunakan.
  • Salurkan uang hasil penghematan ke rekening khusus.

Naikkan target secara perlahan

Setelah buffer awal terkumpul, lanjutkan ke target berikutnya. Misalnya, seseorang memiliki kebutuhan pokok Rp 4 juta per bulan. Target tiga bulan berarti sekitar Rp12 juta, sedangkan enam bulan mencapai Rp 24 juta.

Angka tersebut bukan kewajiban yang harus sama bagi setiap orang. Besarnya dana darurat perlu melihat kestabilan penghasilan, jumlah anggota keluarga yang menjadi tanggungan, serta kondisi pekerjaan.

Karena itu, evaluasi setiap tiga bulan bisa menjadi cara sederhana untuk melihat apakah target perlu dinaikkan atau strategi menabung perlu disesuaikan.

Jangan kembali berutang setelah cicilan selesai

Bebas dari utang sebaiknya tidak hanya dipandang sebagai akhir dari kewajiban bulanan. Kondisi tersebut justru dapat menjadi kesempatan untuk membangun fondasi keuangan yang lebih kuat.

Mulailah dari buffer Rp 5 juta hingga Rp 15 juta, pertahankan kebiasaan menyisihkan uang bekas cicilan, lalu tingkatkan secara bertahap sampai tiga hingga enam bulan pengeluaran pokok.

Cara tersebut, ketika muncul kebutuhan mendadak, Anda memiliki cadangan yang bisa digunakan tanpa harus mengorbankan kebutuhan bulanan atau kembali mengambil utang baru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Dari Shanghai ke Jakarta, M Stand Bawa Gaya Ngopi Baru

F&B ID menghadirkan M Stand asal Shanghai ke Indonesia dengan menawarkan specialty coffee di segmen harga menengah.  

Tren Gaya Hidup Wellness Kembali Beri Ruang bagi Produk Obat Bahan Alam

Tren gaya hidup wellness mendorong kemunculan produk obat bahan alam untuk keseharian masyarakat.              

Sudah Bikin Banyak Konten tapi Sepi? Ini yang Bisa Dipelajari

Konten yang belum ramai bukan berarti prosesnya sia-sia. Pengalaman Voice of Baceprot menunjukkan pentingnya konsistensi dan keberanian eksplorasi

Cuaca Akhir Pekan di Jawa Barat Banyak Berawan, Cek Daerah yang Berpotensi Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Sabtu-Minggu didominasi berawan, dengan suhu mencapai 34°C di sejumlah wilayah  

Akhir Pekan Mau Jalan-Jalan? Yuk, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Tengah pada Sabtu-Minggu bervariasi, dengan cerah mendominasi Minggu dan suhu mencapai 35°C.

CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026, Angkat Tema Berani Tersesat

Perjalanan mengejar mimpi tak selalu lurus. Kejar Mimpi FEST 2026 mengajak generasi muda berani mencoba, gagal, dan menemukan arah.

Akhir Pekan Jawa Timur Cerah! Cek Prakiraan Cuaca Besok (2/10) dan Minggu

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur pada Sabtu-Minggu didominasi cerah, dengan suhu udara mencapai 37 derajat Celsius.

Kurs Rupiah terhadap Dolar AS Masih Fluktuatif, Ini Proyeksi Hingga Akhir Tahun

Rupiah masih bergerak di sekitar Rp18.000 per dolar AS. Ekonom menyebut tekanan global jadi pemicu utamanya.

Waspada Hujan Petir di Wilayah ini, Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (3/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Selatan besok, hujan petir berpotensi terjadi di Pagar Alam. Simak prakiraan lengkapnya  

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Besok (3/10) Didominasi Hujan, Cek Rincian Cuaca Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Utara besok, sedangkan lusa cuaca diprakirakan lebih banyak berawan.