M O M S M O N E Y I D
AturUang

Dana Darurat atau Investasi? Begini Cara Menentukan Pilihan yang Tepat

Dana Darurat atau Investasi? Begini Cara Menentukan Pilihan yang Tepat
Penulis: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID -  Dana darurat dan investasi sama-sama penting, tetapi mana yang lebih aman saat kebutuhan mendadak muncul? Berikut ulasannya.

Banyak orang merasa dilema setelah berhasil mengumpulkan dana darurat. Di satu sisi, uang tersebut bisa diinvestasikan agar bernilai berkembang. Namun di sisi lain, dana itu juga disiapkan untuk menghadapi berbagai situasi mendesak yang bisa datang tanpa terduga. 

Melansir dari Investopedia , para perencana keuangan menilai dana darurat tetap menjadi fondasi penting dalam menjaga kesehatan finansial keluarga. 

Oleh karena itu, sebelum menyimpan seluruh tabungan ke instrumen investasi, ada baiknya memahami terlebih dahulu fungsi masing-masing.

“Dana darurat harus tetap mudah diakses dan aman ketika dibutuhkan,” ujar Cary Carbonaro, perencana keuangan bersertifikat.

Baca Juga: Cara Buka Rekening Efek & RDN BCA Sekuritas Melalui myBCA, Begini Langkahnya

Berapa dana darurat yang ideal?

Tidak ada angka yang benar-benar sama untuk setiap orang. Besarnya dana darurat bergantung pada kondisi pekerjaan, jumlah anggota keluarga, hingga potensi risiko pengeluaran mendadak yang mungkin terjadi.

Secara umum, para ahli menyarankan:

  1. Menyimpan dana darurat setara dengan enam bulan pendapatan untuk sebagian besar keluarga.
  2. Menyiapkan dana setara dengan tiga bulan penghasilan bagi rumah tangga yang memiliki dua sumber pendapatan tetap.
  3. Menargetkan dana hingga satu tahun penghasilan bagi pekerja mandiri atau pelaku usaha yang memiliki pendapatan tidak menentu.
  4. Menambah dana cadangan jika memiliki rumah atau kendaraan yang sudah berusia tua karena biaya perbaikannya cenderung lebih tinggi.

Selain itu, usia juga menjadi pertimbangan. Mereka yang mendekati masa pensiun biasanya disarankan memiliki lebih banyak dana tunai dibandingkan mengejar keuntungan investasi berisiko tinggi.

Mengapa dana darurat menjadi sangat penting?

Biaya hidup yang terus meningkat membuat dana darurat menjadi semakin relevan. Pengeluaran tak terduga seperti biaya kesehatan, perbaikan kendaraan, hingga rekonstruksi rumah kini membutuhkan dana yang lebih besar dibandingkan beberapa tahun lalu.

Kehadiran dana darurat dapat membantu seseorang menghadapi situasi tersebut tanpa harus mengandalkan pinjaman atau kartu kredit. Dengan kata lain, dana darurat berfungsi sebagai bantalan keuangan yang menjaga stabilitas kondisi ekonomi keluarga.

Apakah dana darurat boleh diinvestasikan?

Pertanyaan ini sering muncul, terutama ketika pasar investasi sedang memberikan hasil yang tidak seimbang. Namun para ahli mengingatkan bahwa menginvestasikan seluruh dana darurat memiliki risiko yang tidak bisa diabaikan.

Nilai investasi dapat naik maupun turun. Jika keadaan darurat terjadi saat pasar sedang melemah, seseorang mungkin harus menjual aset dalam kondisi rugi demi mendapatkan uang tunai.

Oleh karena itu, dana darurat idealnya memiliki tiga karakter utama:

  • Mudah dicairk kapan saja.
  • Aman dari gejolak pasar.
  • Tetap tersedia saat dibutuhkan.

Selain faktor finansial, memiliki dana tunai juga memberikan rasa tenang. Banyak orang yang merasa lebih percaya diri menghadapi kondisi ekonomi yang tidak disebutkan ketika memiliki cadangan uang yang siap digunakan.

Baca Juga: Perlindungan Rumah Itu Semakin Penting, Segera Urus Perlindungan Keluarga Anda

Risiko pembelanjaan kartu kredit saat darurat

Sebagian besar orang berpikir kartu kredit bisa menjadi pengganti dana darurat. Padahal, strategi ini berpotensi menimbulkan beban keuangan yang lebih besar.

Rata-rata bunga kartu kredit berada di kisaran 21% per tahun. Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata keuntungan investasi saham jangka panjang yang berkisar 10% per tahun.

Artinya, jika keadaan darurat terjadi dan seluruh kebutuhan dibiayai menggunakan kartu kredit, biaya bunga yang harus dibayar bisa lebih besar daripada keuntungan investasi yang diperoleh.

Kapan investasi menjadi pilihan yang tepat?

Investasi tetap memiliki peran penting dalam membangun kekayaan jangka panjang. Namun sebaiknya dilakukan setelah dana darurat tersedia dalam jumlah yang mampu.

Strategi yang banyak direkomendasikan perencana keuangan adalah:

  1. menyimpan dana darurat pada rekening tabungan yang aman dan mudah diakses.
  2. Menginvestasikan dana tambahan yang tidak akan digunakan dalam waktu dekat.
  3. Menyesuaikan instrumen investasi dengan target kebutuhan keuangan.
  4. Memiliki rencana yang jelas jika sewaktu-waktu membutuhkan dana mendesak.

Melalui cara ini, seseorang tetap memiliki perlindungan finansial sekaligus peluang untuk mengembangkan aset. Dana darurat dan investasi sebenarnya bukan dua pilihan yang saling menggantikan. 

Keduanya memiliki fungsi yang berbeda namun sama-sama penting dalam perencanaan keuangan. Dana darurat membantu menghadapi kejadian tak terduga tanpa menambah hutang, sementara investasi berperan dalam meningkatkan nilai aset untuk masa depan. 

Oleh karena itu, membangun dana darurat terlebih dahulu sebelum berinvestasi tetap menjadi langkah yang banyak direkomendasikan bagi para ahli keuangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Diskon Spesial! Cek Daftar Promo Burger King 8.8 & Menu Merdeka Terbaru Mulai 5.000

Jangan sampai terlewat promo Burger King 8.8 hanya 5 hari saja! Santap burger, paket ayam, dan Ice Cone murah meriah untuk makan ramai-ramai.

Kebutuhan Ruang Laktasi di Tempat Kerja untuk Dukung Ibu Menyusui

Ruang laktasi telah tersedia di kantor pusat maupun sejumlah kantor cabang untuk mendukung kebutuhan karyawan yang sedang menjalani masa menyusui.

Ceritanya Relatable, 7 Film Romantis Ini Kisahnya Realistis Banget

Berikut ini adalah beberapa rekomendasi film romantis realitis yang memiliki cerita relatable dengan cerita di dunia nyata.​

IHSG Berpotensi Lanjut Menguat, Cek 4 Rekomendasi Saham dari Kiwoom Sekuritas (6/8)

IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Kamis (6/8/2026).​ Cek rekomendasi saham dari Kiwoom Sekuritas untuk hari ini.

Harga Emas Antam Hari Ini Melonjak Rp 50.000 Jadi Rp 2.679.000, Buyback juga Melesat

Harga emas Antam melonjak Rp 50.000 hari ini Kamis (6/8). Buyback juga naik tajam Rp 90.000 menjadi Rp 2,49 juta per gram.

Ramalan Shio Hari Ini Kamis 6 Agustus 2026, Naga Bersinar, Tikus Dapat Peluang

Simak ramalan shio hari ini Kamis 6 Agustus 2026, cek peruntungan 12 shio mulai karier, rezeki, hingga asmara terbaru.

Ramalan Zodiak Hari Ini Kamis 6 Agustus 2026, Libra Bersinar, Cancer Kondusif

Cek ramalan zodiak hari ini Kamis 6 Agustus 2026, simak prediksi karier, keuangan, asmara, dan kesehatan lengkap.

Promo HokBen Seru Spesial Agustus 2026, Ada Diskon 25% Pakai Qpon dan KB Bank

Nikmati aneka bento hingga menu spesial kemerdekaan dengan harga miring dari promo HokBen. Promo ini berlaku terbatas hingga 31 Agustus 2026.

IHSG Diproyeksi Bergerak Sideways, Cek Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas (6/8)

BNI Sekuritas membagikan sejumlah rekomendasi saham untuk perdagangan Kamis (6/8/2026).​ Simak ulasannya berikut ini.

Proyeksi dan Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas untuk Perdagangan Kamis (6/8)

IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Kamis (6/8/2026).​ Berikut rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.