MOMSMONEY.ID - Progesteron adalah salah satu hormon yang memiliki peran besar dalam tubuh seorang perempuan. Simak 5 tanda progesteron Anda sedang tidak seimbang.
Jika jumlah progesteron dalam tubuh perempuan tidak seimbang, maka beberapa masalah kesehatan bisa muncul.
Bersumber dari laman Healthy Women, progesteron sendiri memiliki fungsi untuk menyiapkan tubuh perempuan di masa kehamilan, berperan pada siklus menstruasi, dan mempengaruhi libido.
Ada beberapa penyebab rendahnya kadar progesteron menurut Cleveland Clinic. Penyebab yang paling umum meliputi:
Baca Juga: Pikiran Negatif Menumpuk? Ubah Pola Pikir Negatif dengan 5 Teknik Anti Depresi Ini
1. Anovulasi: Ovulasi tidak terjadi (indung telur Anda tidak melepaskan sel telur).
2. Sindrom ovarium metabolik poliendokrin (PMOS): Ketidakseimbangan hormon yang menyebabkan terlewatnya masa haid dan ovulasi yang tidak dapat diprediksi. Kondisi ini juga dapat menyebabkan terbentuknya kista kecil pada indung telur.
3. Stres tinggi yang dapat mengganggu kemampuan tubuh dalam memproduksi progesteron.
4. Hipotiroidisme: Kondisi tiroid yang lambat atau kurang aktif.
5. Hiperprolaktinemia: Tubuh Anda memproduksi terlalu banyak prolaktin. Prolaktin mengganggu hormon seks lainnya seperti progesteron, sehingga menyebabkan siklus haid tidak teratur atau hilangnya menstruasi.
6. Kadar kolesterol rendah
7. Perimenopause: Masa tepat sebelum menopause ketika kadar hormon Anda menurun.
8. Olahraga berlebihan atau diet ekstrem.
Baca Juga: Ini 3 Dampak Buruk Nail Art yang Wajib Tahu, Jangan Anggap Remeh
Lalu, apa saja tanda tubuh perempuan yang memiliki progesteron rendah? Berikut beberapa di antaranya:
Muncul bercak darah saat PMS
Spotting atau keluarnya bercak darah menjelang menstruasi menjadi salah satu tanda tubuh yang memiliki progesteron rendah.
Keluarnya bercak darah merupakan hal normal bagi perempuan yang akan mengalami menstruasi. Namun, bisa menjadi tanda progesteron rendah jika bercak tersebut muncul dua atau tiga hari sebelum masa menstruasi tiba.
Siklus menstruasi tidak teratur
Tanda progesteron rendah, melansir laman Flo, adalah jadwal siklus menstruasi tidak teratur. Selain siklusnya tidak teratur, periode menstruasi pun juga cenderung berlangsung dalam waktu yang singkat.
Sebaiknya, jika siklus menstruasi tidak terjadi selama lebih dari 3 bulan atau lebih dari 35 hari, periksakan ke dokter ahli.
Siklus ovulasi terganggu
Selain mengganggu siklus menstruasi, siklus ovulasi pun juga bisa terganggu jika tubuh memiliki kadar progesteron rendah.
Perlu diketahui bahwa jika tidak ada untuk memproduksi progesteron, tubuh perlu untuk mengalami ovulasi terlebih dahulu. Jika tidak mengalami siklus ovulasi, maka itu bisa menjadi indikasi rendahnya progesteron dalam tubuh.
Baca Juga: Diet Sukses Tanpa Stres, Coba Reverse Diet biar Berat Badan Stabil
Gangguan mood
Tanda lain dari rendahnya progesteron adalah gangguan mood hingga depresi. Selain itu, risiko kecemasan atau anxiety juga bisa muncul pada perempuan yang memiliki progesteron rendah.
Saat muncul gangguan mood atau emosi yang tidak seimbang tersebut, maka masalah seperti gangguan tidur pun juga bisa muncul sebagai akibatnya.
Libido rendah
Mengutip dari laman Healthline, ketika kondisi progesteron rendah, maka estrogen menjadi hormon yang lebih dominan. Akhirnya, hal tersebut juga mempengaruhi libido. Libido adalah hormon yang mempengaruhi gairah seks.
Hormon ini hanya bisa muncul ketika produksi progesteron tinggi atau seorang perempuan berada pada kondisi ovulasi. Maka dari itu, dengan kurangnya progesteron bisa membuat gairah seks perempuan menurun.
Nah, itulah tadi tanda penting hormon progesteron yang rendah dan wajib diketahui para perempuan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News