MOMSMONEY.ID - Supaya kesedihan tidak berubah jadi depresi, sebaiknya gunakan cara berikut untuk menghilangkan pikiran negatif.
Memiliki pikiran negatif tentunya menjadi salah satu hal yang tidak bisa dihindari bagi semua orang, baik pria maupun perempuan.
Biasanya pikiran negatif muncul ketika sedang mengalami hari yang berat atau kegagalan dalam melakukan suatu hal.
Hal ini menurut American Brain Foundation terjadi karena otak manusia cenderung bereaksi lebih kuat terhadap stimulus negatif, yaitu sebuah efek yang telah teramati melalui pemindaian otak menggunakan functional magnetic resonance imaging (fMRI).
Akibatnya, pengalaman negatif sering kali terasa lebih intens secara psikologis dibandingkan pengalaman positif, meskipun keduanya memiliki bobot emosional yang setara. Fenomena ini dikenal sebagai bias negativitas.
Bias negativitas yang tinggi tidak selalu berujung pada kecemasan. Bagi sebagian orang, hal ini dapat menyebabkan isolasi dan depresi, atau kesulitan mempertahankan persahabatan dengan orang lain.
Selain itu, memandang hidup dari sudut pandang negatif dapat mendistorsi persepsi terhadap kenyataan, hingga akhirnya mengabaikan sisi-sisi positifnya.
Namun tak perlu khawatir, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi dan menghilangkan beberapa pikiran negatif yang sering melanda. Berikut ini adalah beberapa di antaranya.
Baca Juga: Emophilia: Fenomena Mudah Jatuh Cinta, Ini Cara Mengendalikannya
Identifikasi
Cara pertama yang sebaiknya dilakukan untuk menghilangkan pikiran negatif yang sering melanda adalah dengan melakukan identifikasi terhadap pikiran negatif tersebut.
Laman Very Well Mind menjelaskan, ada berbagai faktor yang menyebabkan munculnya pikiran negatif. Dengan memahami dan mengetahui faktor penyebabnya maka cara untuk mengatasi pikiran negatif tersebut dapat dilakukan dengan mudah.
Gunakan diary
Jika sudah selesai melakukan identifikasi penyebab, cobalah untuk menuliskannya dalam sebuah diary. Buatlah diary khusus yang ditujukan untuk menuliskan segala hal dan perasaan yang sedang dirasa.
Diary dapat digunakan sebagai media untuk melatih kepekaan diri terhadap diri sendiri. Sehingga dengan menuangkan pikiran dalam diary, maka pikiran negatif dapat berkurang dan tidak menjadi berkelanjutan.
Hindari pemikiran “seharusnya”
Pemikiran seharusnya adalah salah satu penyebab munculnya pikiran negatif. Laman Healthline menyebutkan, pemikiran seharusnya bisa menimbulkan trigger yang membuat frustasi dan berkembangnya pikiran negatif.
Ubahlah pemikiran seharusnya menjadi pemikiran yang positif dan penuh afirmasi. Sebab semua orang tentunya melakukan kesalahan. Dari pada menyesali hal tersebut selama terus-menerus, fokuslah pada cara untuk memperbaikinya sehingga pikiran negatif tidak berputar-putar dalam pikiran.
Baca Juga: Ingin Fungsi Otak Tetap Optimal? Lakukan 7 Latihan Sederhana Ini Sekarang
Menerimanya
Hal lain yang harus dilakukan untuk mengurangi dan menghilangkan pikiran negatif adalah dengan menerimanya. Dengan menerima pikiran tersebut maka secara tidak langsung pikiran akan menjadi lebih bebas dari tekanan pikiran negatif.
Setelah menerima, jangan lupa untuk memikirkan cara mengatasinya dengan melatih self awareness. Fokus saja pada hal-hal yang bisa diperbaiki setelah menerima keadaan dan juga pemikiran negatif.
Ubah cara pandang
Para psikolog sering menggunakan teknik yang disebut terapi perilaku kognitif (CBT) untuk membantu pasien mengatasi pikiran dan keyakinan negatif.
Psikolog Catherine Moore menjelaskan kepada American Brain Foundation, teknik ini melibatkan proses penataan ulang pikiran, yakni mengubah sudut pandang terhadap pikiran tersebut menjadi lebih objektif dan netral, serta berupaya untuk menahan diri dari memberikan penilaian awal.
Nah, itulah beberapa cara untuk menghindari pikiran negatif yang bisa dipraktikkan langsung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News