MOMSMONEY.ID - Mau tahu apa saja efek samping makan mi instan terlalu sering? Ini penjelasannya.
Mi instan merupakan makanan yang mudah dibuat dan praktis untuk dikonsumsi. Selain itu, rasanya yang enak juga membuat mi instan dipilih menjadi sumber makanan bagi tubuh.
Memakan mi instan bisa menjadi sebuah rutinitas dan kebiasaan yang sering dilakukan banyak orang. Namun, perlu diketahui bahwa mengonsumsi mi instan sebaiknya tidak dilakukan setiap hari.
Efek samping yang buruk bisa saja ditimbulkan karena mengonsumsi mi instan secara sering dan terlalu banyak.
Healthline menyebutkan, konsumsi mi instan secara rutin juga dikaitkan dengan peningkatan risiko sindrom metabolik, yakni sekumpulan gejala yang mencakup kelebihan lemak di area perut, tekanan darah tinggi, kadar gula darah tinggi, serta kadar lipid darah yang tidak normal.
Berikut ini adalah efek samping yang ditimbulkan dari memakan mi instan yang terlalu banyak.
Baca Juga: 7 Bahan Makanan Alami Ini Mampu Redakan Gejala Flu di Musim Pancaroba
Hipertensi
Kandungan natrium yang banyak pada mie instan bisa menjadi pemicu munculnya hipertensi. Natrium yang terkandung dalam MSG dan pengawet mie instan tidak boleh dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan.
WHO hanya menyarankan agar konsumsi natrium berada pada 2000-2400 per hari. Sedangkan natrium pada mie instan ada pada angka 1000mg. Belum ditambah dengan makanan lain yang juga mengandung natrium dan dikonsumsi dalam satu hari.
Sindrom metabolik
Konsumsi mie instan dalam jumlah yang besar dan setiap hari bisa menjadi salah satu pemicu kondisi kesehatan sindrom metabolik. Kondisi ini bisa menjadi pemicu munculnya risiko penyakit jantung, stroke, dan diabetes.
Kelebihan lemak pada tubuh, tekanan darah tinggi, dan kadar kolesterol yang tidak normal bisa muncul karena efek samping mengonsumsi mie instan setiap hari.
Obesitas
Obesitas juga bisa muncul dan disebabkan karena konsumsi mie instan yang terlalu banyak. Kandungan kalori pada mie instan yang tinggi bisa membuat berat badan naik dengan mudah.
Jika tidak diimbangi dengan aktivitas fisik yang sesuai, tentu saja risiko obesitas bisa terjadi. Belum lagi jika mie instan dikonsumsi dengan beragam menu sampingan seperti telur dan nasi.
Baca Juga: 4 Diet Sehat Populer yang Bisa Anda Ikuti dan Bermanfaat bagi Kesehatan
Gangguan pertumbuhan pada anak
Membiarkan anak yang sedang dalam masa pertumbuhan untuk mengonsumsi mie instan setiap hari bisa mengganggu proses pertumbuhannya.
Kurangnya nutrisi pada mi instan bisa membuat proses pertumbuhan anak terhambat. Selain itu dominan kalori pada tubuh anak juga tidak baik jika anak sedang ada pada proses pertumbuhan.
Risiko penyakit kronis
Natrium adalah mineral yang penting untuk berfungsinya tubuh. Namun, terlalu banyak natrium dari kelebihan garam dalam makanan tidak baik untuk kesehatan. Salah satu penyumbang asupan natrium terbesar adalah makanan olahan, termasuk makanan kemasan seperti mie instan.
Mi instan merupakan makanan yang tinggi natrium. Mengonsumsi terlalu banyak natrium dapat berdampak buruk bagi kesehatan Anda dan telah dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung, kanker lambung, serta stroke.
Itulah tadi beberapa dampak dan efek samping buruk terlalu sering makan mi instan untuk kesehatan. Mulai kurangi, yuk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News