MOMSMONEY.ID - Ingin perusahaan dan bisnis Anda bisa berjalan dengan efektif? Kini ada platform kolaborasi terpadu, Lark yang bisa mengefisiensikan kerja di suatu perusahaan.
Permasalahan yang biasanya terjadi saat bekerja adalah terlalu banyaknya aplikasi yang digunakan. Misalnya diskusi terjadi di aplikasi chat, keputusan tersimpan di email, sementara eksekusi dilakukan di platform lain. Akibatnya anggota tim menghabiskan terlalu banyak waktu hanya untuk berkordinasi alih-alih menyelesaikan pekerjaan yang sesungguhnya.
Sementara, Lark memberikan solusi di mana tim bisa bekerja tanpa harus berpindah aplikasi. Semua fungsi mulai dari komunikasi, manajemen kerja, persetujuan, hingga kolaborasi dokumen, menyatu dalam satu alur, memberikan visibilitas eksekusi yang menyeluruh bagi seluruh tim.
Mengutip keterangan tertulis, Kamis (12/2), berikut lima cara Lark mendukung operasional bisnis agar bisa bekerja lebih cerdas di era digital.
Dari percakapan ke keputusan tanpa kehilangan konteks
Di banyak perusahaan, penggunaan aplikasi chat sering kali berhenti di tahap diskusi. Anggota tim berpindah ke platform lain untuk tahap selanjutnya yang mengakibatkan hilangnya konteks di sepanjang proses. Di Lark, chat berfungsi sebagai pusat kerja (work hub), bukan sekedar forum untuk mengobrol. Pesan dapat langsung diubah menjadi tugas, dokumen, atau persetujuan di dalam percakapan yang sama. Dengan demikian, keputusan tetap terhubung langsung dengan eksekusi. Pendekatan ini mempersingkat siklus pengambilan keputusan dan mengurangi risiko miskomunikasi di dalam tim.
Baca Juga: PineDrama Jadi Aplikasi Baru TikTok Mirip Netflix, Ini Fitur yang Bikin Candu
Satu Sumber Informasi untuk Seluruh Tim
Untuk memastikan agar tim memiliki konteks menyeluruh dari percakapan, dokumen,maupun pengambilan keputusan yang sedang berlangsung, Lark menyediakan fitur Messenger, Video Meeting, dan Email dalam satu aplikasi. Hal ini memungkinkan tim dapat melakukan diskusi, rapat virtual, hingga pengelolaan pesan secara langsung tanpa harus berpindah platform. Integrasi ini juga memastikan agar sumber informasi tetap berada di satu tempat yang dapat diakses kapan saja, baik dari desktop maupun perangkat mobile.
Melalui Lark Docs, Sheets, Slides, dan Wiki, semua orang dapat bekerja di dokumen yang sama dan dengan konteks yang sama karena setiap perubahan diperbarui secara real-time dan langsung terlihat oleh seluruh tim. Komentar, revisi, dan penugasan juga terhubung langsung dengan isi dokumen, sehingga proses kolaborasi berjalan lebih cepat dan risiko miskomunikasi dapat ditekan. Pendekatan ini memastikan keputusan diambil berdasarkan informasi yang konsisten, bukan dari versi dokumen yang berbeda-beda.
Visibilitas Operasional untuk Pimpinan
Salah satu tantangan terbesar dalam organisasi berskala besar adalah kurangnya visibilitas terhadap progres kerja. Melalui fitur Lark Tasks dan Lark Base, Lark menghadirkan visibilitas eksekusi langsung dari aktivitas kerja sehari-hari. Kepemilikan tugas, status progres, hingga kendala yang muncul dapat dilihat secara real-time dan terhubung langsung dengan percakapan serta dokumen terkait. Dengan cara ini, pimpinan mendapatkan gambaran menyeluruh tanpa perlu berpindah aplikasi atau meminta laporan manual secara terus-menerus.
Otomatisasi Berjalan Tanpa Sistem Teknis yang Rumit
Banyak perusahaan ingin mengotomatisasi proses internal, tetapi terhambat oleh kebutuhan pengembangan teknis yang kompleks. Lark menyediakan fitur Approval dan Workflow Automation yang memungkinkan tim membangun alur kerja, mulai dari cuti, reimbursement, hingga persetujuan anggaran—tanpa coding dan tanpa integrasi tambahan.
Hasilnya, proses operasional berjalan lebih cepat, terdokumentasi, dan konsisten, tanpa ketergantungan pada pengembangan sistem kustom yang mahal dan memakan waktu.
Baca Juga: Gaya Hidup Urban Bikin Jasa Bersih-Bersih Lewat Aplikasi Kian Populer
Efisiensi Biaya Melalui Konsolidasi Alat
Efisiensi biaya kerap luput dari pembahasan transformasi digital. Dengan Lark, perusahaan tidak perlu lagi berlangganan berbagai aplikasi untuk menunjang kebutuhan operasional sehari-hari. Penyatuan berbagai perangkat ini menekan biaya software, membuat proses adaptasi karyawan baru lebih simpel, serta meringankan pengelolaan sistem untuk tim TI.
Di Indonesia, sejumlah perusahaan lintas sektor kini telah merasakan manfaat langsung dari Lark. Mulai dari GoTo yang sukses menghubungkan ribuan karyawan melalui alur kerja berbasis chat; MPPA (Hypermart) yang berhasil menyelaraskan koordinasi antara kantor pusat dan staf lapangan di 130 gerai; Traveloka mempercepat kolaborasi lintas tim di tingkat internasional; Tomoro Coffee melakukan digitalisasi pada operasional gerainya; serta MR DIY yang menyederhanakan komunikasi dan meningkatkan efisiensi kerja bagi lebih dari 30.000 karyawan di Malaysia, Indonesia, dan Thailand.
Selanjutnya: Wall Street Bergerak Datar, Investor Cerna Data Inflasi AS yang Lebih Jinak
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News