M O M S M O N E Y I D
Bugar

Riset Halodoc: ISPA Jadi Penyakit yang Paling Banyak Menyerang Karyawan Indonesia

Riset Halodoc: ISPA Jadi Penyakit yang Paling Banyak Menyerang Karyawan Indonesia
Reporter: Shintia Rahma Islamiati  |  Editor: shintia rahma


MOMSMONEY.ID - Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) menjadi penyakit yang paling banyak menyerang karyawan di Indonesia berdasarkan layanan rawat jalan. Temuan ini terungkap dalam laporan Indonesia Employee Health & Benefit Insights 2026 yang dirilis Halodoc for Business.

Laporan tersebut disusun berdasarkan lebih dari 1 juta transaksi layanan kesehatan dan lebih dari 3.000 diagnosis ICD-10 yang tercatat dalam ekosistem Halodoc for Business sepanjang kuartal I-2026, mencakup lebih dari 30 sektor industri.

Chief of Medical Halodoc dr. Irwan Heriyanto mengatakan, profil penyakit tenaga kerja di Indonesia berubah sesuai kelompok usia. 

Pada kelompok usia muda, penyakit yang paling banyak ditemukan adalah ISPA, sementara pada usia produktif 30-49 tahun didominasi gangguan muskuloskeletal akibat aktivitas kerja.

Adapun pada kelompok usia 50 tahun ke atas, penyakit kardiovaskular dan kanker menjadi penyumbang biaya kesehatan terbesar.

Baca Juga: Halodoc: Bahaya Curhat Masalah Kesehatan ke AI, Berisiko Picu Self-Diagnose

"Bahkan dari sisi jenis layanan kesehatan, ISPA menjadi diagnosis teratas rawat jalan dan infeksi pencernaan menjadi diagnosis teratas rawat inap. Keduanya merupakan kondisi yang sebagian besar dapat dicegah melalui intervensi sederhana," ujar Irwan dalam acara Media Gathering di Jakarta, Kamis (16/7/2026).

Laporan tersebut juga menunjukkan, ada perbedaan profil penyakit berdasarkan gender. Sebanyak 81% pasien penyakit kardiovaskular merupakan laki-laki, sedangkan 72% pasien kanker adalah perempuan.

Menurut Halodoc, temuan ini menunjukkan, perlu strategi skrining kesehatan yang berbeda bagi setiap kelompok pekerja.

Selain memetakan tren penyakit, laporan tersebut menyoroti tantangan yang dihadapi perusahaan dalam mengelola kesehatan karyawan di tengah proyeksi inflasi medis Indonesia yang diperkirakan mencapai 15,1% pada 2026. 

Angka tersebut menjadi yang kelima tertinggi di kawasan Asia Pasifik dan berada di atas rata-rata global sebesar 14%.

Baca Juga: Halodoc Perkenalkan Family Care untuk Bantu Ibu Kelola Kesehatan Keluarga

Chief Marketing Officer Halodoc Fibriyani Elastria menilai, perusahaan perlu mengubah pendekatan dalam mengelola kesehatan karyawan. 

Menurutnya, pengendalian biaya kesehatan tidak cukup dilakukan melalui efisiensi anggaran, tetapi harus diawali dengan pemahaman terhadap profil kesehatan tenaga kerja.

Ia juga memandang, salah satu hambatan terbesar dalam menjaga kesehatan karyawan adalah akses layanan kesehatan. 

Banyak pekerja menunda berobat karena proses layanan yang dinilai masih rumit, sehingga keluhan ringan berpotensi berkembang menjadi penyakit yang lebih serius dan membutuhkan biaya penanganan lebih besar.

Baca Juga: Gatal Tak Kunjung Reda? Hati-Hati, Bisa Jadi Tanda Penyakit Ginjal lo, Ini Cirinya

Di sisi lain, Halodoc mencatat layanan telemedicine mampu meningkatkan efisiensi biaya kesehatan perusahaan. 

Berdasarkan laporan tersebut, layanan telemedicine menangani 24% dari seluruh kasus kesehatan hanya dengan 8% dari total biaya kesehatan, dengan lebih dari 95% kasus selesai tanpa memerlukan kunjungan fisik lanjutan dalam 30 hari.

Sementara itu, pada pasien penyakit kronis, penggunaan layanan digital cashless outpatient (DCO) tercatat mampu menekan biaya kesehatan hingga 66,4% dalam 90 hari dibandingkan pasien yang tidak memanfaatkan layanan digital. 

Menurut Halodoc, layanan DCO kini telah digunakan oleh lebih dari 1,5 juta pengguna di lebih dari 3.000 perusahaan mitra dan didukung lebih dari 30 perusahaan asuransi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Cek Jadwal KRL Solo-Jogja Terbaru Akhir Pekan 19-20 September 2026

Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini untuk akhir pekan 19-20 September 2026 setelah lima hari kerja buat kebutuhan liburan Anda melepas penat.

Libur ke Mana? Ini Jadwal KRL Jogja-Solo Akhir Pekan 19-20 September 2026

Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini untuk menikmati akhir pekan 19-20 September 2026 yang bisa Anda catat jam keberangkatan kereta di bawah ini.

Harga Bitcoin Kembali Tembus US$ 80.000, Kripto Ini Melonjak Hampir 30%

Harga Bitcoin kembali menembus level US$ 80.000, dengan beberapa mata uang kripto melonjak hingga nyaris 30% dalam sehari.

Rukita Luncurkan Coliving Premium di Menteng, Harga Mulai Rp 4 Jutaan

 Rukita meluncurkan Rukita Deluxe Vivara Menteng, coliving premium berbasis layanan build to rent (BTR).

Akhir Pekan di Jawa Timur Cuaca Cerah Mendominasi, Cek Suhu Tiap Daerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur didominasi suasana cerah pada Sabtu (19/9) dan lusa, mari cek kondisnya di setiap daerah.​

Hadapi Pengobatan Kanker Payudara, Ini Hal yang Perlu Disiapkan Pasien

Pengobatan kanker payudara bisa menjadi perjalanan panjang. Simak hal-hal apa saja yang perlu disiapkan pasien.

Moms Jangan Lupa Sering Berkedip Depan Layar Laptop

Yuk kenali computer vision syndrome alias sindrom kelelahan mata dan langkah-langkah pencegahannya yang perlu Moms ketahui. 

Jangan Salah Rencana, Ini Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok (19/9) dan Lusa

BMKG memprakirakan Jawa Tengah didominasi berawan Sabtu, sementara 32 wilayah diprediksi cerah pada Minggu.​

Cek Sebelum Bepergian Akhir Pekan, Ini Prakiraan Cuaca 27 Wilayah di Jawa Barat

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Sabtu berawan, dengan hujan ringan di sejumlah wilayah, lalu cerah pada Minggu.​

Jangan Takut Periksa, Lovepink Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Payudara

Lovepink mengingatkan perempuan agar tidak menunda pemeriksaan ketika menemukan perubahan pada payudara dan mengenali kondisi tubuh sejak dini.