MOMSMONEY.ID - Halodoc memperkenalkan fitur Family Care yang dirancang untuk membantu para ibu dan caregiver keluarga dalam mengelola kesehatan anggota keluarga secara lebih praktis dan terintegrasi.
Peluncuran fitur tersebut dilakukan bersamaan dengan perayaan satu dekade perjalanan Halodoc sebagai ekosistem layanan kesehatan digital di Indonesia.
Chief Marketing Officer Halodoc Fibriyani Elastria mengatakan, fitur Family Care untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang selama ini menjadi pengelola utama kesehatan keluarga, terutama para ibu.
“Misi Halodoc untuk menyederhanakan layanan kesehatan berarti menyederhanakan untuk semua orang dari berbagai lapisan masyarakat. Termasuk para caregiver yang didominasi oleh ibu yang menjaga kesehatan keluarga,” ujar Fibriyani dalam acara media gathering di Jakarta, Senin (25/5/2026).
Baca Juga: Halodoc: Bahaya Curhat Masalah Kesehatan ke AI, Berisiko Picu Self-Diagnose
Melalui Family Care, pengguna dapat menambahkan profil terpisah untuk setiap anggota keluarga dalam satu akun. Setiap profil dilengkapi rekam medis, riwayat kesehatan, jadwal pemeriksaan, hingga pengingat perawatan preventif yang terdokumentasi dalam satu tampilan terintegrasi.
Fitur tersebut diharapkan dapat membantu ibu mengelola kebutuhan kesehatan keluarga tanpa menambah beban aktivitas sehari-hari.
Data internal Halodoc menunjukkan, sekitar 65% pengguna platform merupakan caregiver keluarga yang didominasi oleh ibu.
Sementara Indonesia Health Insights Report 2025 mencatat, sebanyak 74% ibu di Indonesia mengelola kesehatan tiga anggota keluarga atau lebih. Namun, hanya sekitar 17% waktu mereka yang dialokasikan untuk menjaga kesehatan diri sendiri.
Baca Juga: Anak Alergi Susu, Moms Bisa Deteksi Dini Lewat Allergy Smart Solutiion
Karena itu, Halodoc menilai kebutuhan akan layanan kesehatan yang praktis dan mudah diakses semakin penting bagi para caregiver keluarga.
Selain meluncurkan Family Care, Halodoc juga memperluas layanan kesehatan digital melalui Halodoc on WhatsApp.
Layanan tersebut memungkinkan masyarakat mengakses informasi kesehatan, membeli obat, hingga mendapatkan rekomendasi layanan medis tanpa perlu mengunduh aplikasi atau login.
Chief Operating Officer Halodoc Alfonsius Timboel mengatakan, perusahaannya ingin menghadirkan layanan kesehatan yang semakin personal dan relevan dengan kebiasaan masyarakat.
Baca Juga: WhatsApp Rilis Fitur Akun yang Bisa Dikelola Orang Tua untuk Anak
“Memasuki dekade berikutnya, kami fokus membangun layanan kesehatan yang tidak hanya digital, tetapi semakin proaktif, personal, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat yang terus berubah,” ujar Alfonsius.
Halodoc mencatat asisten digital kesehatan HILDA yang diluncurkan pada 2025 telah digunakan dalam lebih dari 2 juta sesi interaksi pengguna untuk mencari dokter spesialis, informasi kesehatan, hingga informasi obat dan vitamin.
Melalui pengembangan layanan di WhatsApp dan Family Care, Halodoc berharap, akses layanan kesehatan digital dapat semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari, khususnya dalam mendukung pengelolaan kesehatan keluarga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News