M O M S M O N E Y I D
Keluarga

4 Olahraga yang Paling Banyak Membakar Kalori untuk Menurunkan Berat Badan

4 Olahraga yang Paling Banyak Membakar Kalori untuk Menurunkan Berat Badan
Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Dalam proses menurunkan berat badan, mengatur pola makan saja sering kali tidak cukup jika tidak diimbangi dengan aktivitas fisik yang bertenaga.

Banyak orang menghabiskan waktu berjam-jam untuk melakukan olahraga intensitas rendah tanpa menyadari bahwa ada jenis olahraga tertentu yang jauh lebih efisien dalam mengikis kalori dalam waktu singkat.

Efektivitas pembakaran kalori dari sebuah olahraga sangat dipengaruhi oleh jumlah massa otot yang terlibat, intensitas gerakan, serta berat badan individu yang melakukannya. Dengan memilih jenis olahraga yang tepat secara ilmiah, itu akan membantu Anda mendongkrak laju metabolisme tubuh secara optimal.

Baca Juga: Inovasi Kulit Pisang Antar Sekolah Indonesia Jadi Juara Regional di Asia Pasifik

Sebagai rekomendasi, berikut adalah 4 olahraga yang paling banyak membakar kalori sebagaimana dilansir dari Mayo Clinic dan Harvard Medical School.

1. Lari

Olahraga yang paling banyak membakar kalori pertama adalah lari.

Lari menempati urutan teratas sebagai salah satu olahraga paling legendaris dan paling efektif dalam memangkas kalori tubuh secara masif.

Ketika Anda berlari, seluruh otot besar di dalam tubuh mulai dari otot paha, betis, bokong, hingga otot inti di perut harus bekerja keras secara simultan untuk mendorong dan menopang berat tubuh dalam melawan gravitasi.

Berdasarkan data klinis, seseorang dengan berat badan sekitar 70 kilogram dapat membakar antara 600 hingga 800 kalori hanya dalam waktu satu jam berlari dengan kecepatan moderat.

Semakin cepat langkah kaki atau semakin menanjak medan jalan yang Anda lalui, maka semakin besar pula energi yang harus diproduksi oleh jantung dan paru-paru. Ini akan secara otomatis melipatgandakan jumlah kalori yang terbakar di dalam tubuh.

2. Lompat Tali

Olahraga yang paling banyak membakar kalori kedua adalah lompat tali.

Banyak orang meremehkan olahraga lompat tali. Padahal, dalam dunia kebugaran profesional, lompat tali diakui sebagai salah satu latihan kardiovaskular dengan intensitas tinggi yang luar biasa efisien.

Gerakan melompat secara konstan tidak hanya menuntut ketahanan otot kaki, tetapi juga memaksa otot lengan, bahu, dan perut bagian dalam untuk aktif bergerak guna menjaga keseimbangan dan memutar tali.

Melakukan lompat tali dengan ritme yang cepat selama satu jam mampu membakar kalori hingga berkisar antara 700 sampai 900 kalori.

Keunggulan lain dari olahraga ini adalah kemampuannya dalam meningkatkan koordinasi tubuh, kepadatan tulang, serta kelincahan tanpa membutuhkan ruang yang luas atau peralatan yang mahal.

Baca Juga: Bikin Mental Terganggu, Waspada 7 Efek Samping Kecanduan Media Sosial

3. Renang

Olahraga yang paling banyak membakar kalori ketiga adalah renang.

Jika Anda mencari olahraga dengan tingkat pembakaran kalori yang tinggi namun sangat aman bagi persendian tubuh, maka renang adalah jawabannya.

Berenang akan memaksa tubuh Anda bergerak di dalam air, sebuah medium yang memiliki resistensi atau tekanan beberapa kali lipat lebih padat daripada udara biasa. Kondisi ini membuat setiap kayuhan tangan dan tendangan kaki Anda berfungsi layaknya latihan beban bagi seluruh tubuh (full-body workout).

Berenang dengan gaya bebas atau gaya dada secara konsisten selama satu jam dapat membakar sekitar 500 hingga 700 kalori.

Karena air mampu menopang sebagian besar berat badan, berenang menjadi pilihan olahraga terbaik dan paling minim risiko cedera bagi mereka yang menderita obesitas atau memiliki masalah pada sendi lutut.

4. Bersepeda

Olahraga yang paling banyak membakar kalori keempat adalah bersepeda.

Bersepeda, baik dilakukan di jalanan maupun menggunakan sepeda statis di dalam rumah, merupakan opsi olahraga pembakar kalori yang sangat adiktif dan menyenangkan.

Fokus utama dari olahraga ini adalah melatih kelompok otot terbesar pada tubuh manusia, yaitu otot-otot di bagian kaki dan paha.

Ketika Anda mengayuh sepeda dengan intensitas yang tinggi atau melewati rute perbukitan yang terjal, otot-otot tersebut akan mengonsumsi energi dalam jumlah yang sangat besar. Adapun sesi bersepeda yang agresif selama satu jam dapat melumat sekitar 600 hingga 800 kalori.

Selain itu, jika Anda bersepeda dengan metode interval (cepat-lambat-cepat), itu akan memicu efek EPOC (Excess Post-Exercise Oxygen Consumption). Ini adalah kondisi di mana tubuh terus membakar kalori ekstra bahkan setelah Anda selesai bersepeda.

Itulah 4 olahraga yang paling banyak membakar kalori. Imbangi olahraga di atas dengan mengonsumsi air putih minimal 2,5 liter sehari guna menggantikan cairan tubuh yang hilang melalui keringat sekaligus menjaga metabolisme sel tetap aktif.

Jangan lupa juga untuk selalu melakukan pemanasan selama 5-10 menit sebelum memulai olahraga guna mempersiapkan jantung dan otot Anda. Akhiri dengan pendinginan agar terhindar dari risiko kram otot yang menyiksa keesokan harinya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

6 Tren Renovasi Dapur yang Sebaiknya Dipikirkan Ulang Sebelum Keluar Biaya

Sebelum renovasi dapur, kenali 6 tren yang terlihat menarik tetapi bisa boros ruang, mahal dirawat, dan kurang praktis untuk jangka panjang.  

4 Jenis Buah yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Setiap Hari, Catat Ya!

Membatasi frekuensi konsumsi jenis buah tertentu sangat disarankan. Berikut adalah 4 jenis buah yang sebaiknya tidak dikonsumsi setiap hari.  

5 Keputusan Hidup Ini yang Akan Ubah Arah Finansial Kamu di Masa Depan

Lima keputusan hidup ini bisa memengaruhi masa depan finansial kamu lo, dari membangun aset hingga memilih risiko karier secara bijak.

5 Biji-bijian Buat Diet yang Tinggi Serat dan Bikin Kenyang Lebih Lama, Coba yuk

Temukan rekomendasi biji-bijian buat diet yang kaya serat dan protein untuk membantu mengontrol nafsu makan. Mulai dari chia seed hingga quinoa.

4 Manfaat Tidur Malam dengan Lampu Mati untuk Kesehatan, Bisa Cegah Obesitas lo

Tidur kondisi gelap memberikan manfaat tidur malam yang luar biasa bagi fisik dan mental. Mulai dari perbaikan sel-sel tubuh hingga menjaga mood.

Harga Emas Dunia Tumbang ke Bawah US$ 4.300, The Fed jadi Sorotan

Kenaikan harga minyak membuat pasar semakin memperhitungkan kenaikan suku bunga Federal Reserve tahun ini, yang negatif bagi harga emas.

Intip Bocoran Drama The Leading Stars dari Cheng Lei

Cheng Lei membocorkan beberapa hal yang bisa dinantikan penggemar dalam drama The Leading Stars.     

Waralaba Bisa Menjadi Pilihan UMKM Dongkrak Kasta

Penerapan waralaba yang sudah mempunyai sistem dan struktur usaha bisa menjadi pilihan UMKM untuk pengembangan usaha.

Suahasil Gantikan Purbaya, Begini Proyeksi Dampaknya ke Pasar Obligasi

Pendekatan fiskal Suahasil yang lebih konservatif berpotensi memperkuat kepercayaan investor dan menekan yield SBN tenor menengah hingga panjang.

Yuk Nobar Moto GP Sebelum Ajang Grand Prix of Indonesia 2026

Pertamina  melanjutkan Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia melalui nonton bareng (nobar) MotoGP San Marino di Grha Pertamina, Minggu (13/9)