M O M S M O N E Y I D
Bugar

8 Makanan dan Minuman Sehari-Hari yang Terpapar Mikroplastik Paling Banyak

8 Makanan dan Minuman Sehari-Hari yang Terpapar Mikroplastik Paling Banyak
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ini dia beberapa makanan dan minuman sehari-hari yang terpapar mikroplastik paling banyak. Apa saja?

Plastik telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan modern. Ia membungkus makanan, menyimpan minuman, hingga melindungi produk dari kerusakan. Namun di balik kepraktisannya, muncul persoalan baru yang semakin sering dibahas para peneliti, yaitu mikroplastik.

Partikel plastik berukuran sangat kecil ini dapat masuk ke lingkungan, mencemari air dan tanah, lalu berakhir di rantai makanan yang kita konsumsi setiap hari.

Mikroplastik terbentuk dari pecahan plastik yang lebih besar atau dari butiran plastik mikro yang digunakan dalam industri. Karena ukurannya sangat kecil, partikel ini sulit disaring sepenuhnya. Sejumlah penelitian menemukan jejak mikroplastik dalam berbagai bahan pangan.

Baca Juga: Inilah Daftar Minuman yang Paling Banyak Mengandung Mikroplastik Menurut Riset

Meski dampak jangka panjangnya terhadap kesehatan manusia masih terus diteliti, paparan berulang tentu patut menjadi perhatian. Melansir dari laman Verywell Health, berikut beberapa makanan dan minuman sehari-hari yang terpapar mikroplastik paling banyak:

1. Air Kemasan

Air minum dalam botol plastik memang praktis, terutama bagi orang yang tidak memiliki akses ke air bersih. Namun, air kemasan menjadi salah satu sumber utama mikroplastik.

Air dari botol plastik sekali pakai sering kali mengandung lebih banyak partikel plastik dibandingkan air keran. Bahkan tindakan sederhana seperti membuka atau memutar tutup botol dapat melepaskan partikel plastik kecil ke dalam air.

Sebuah penelitian menemukan bahwa 1 liter air kemasan bisa mengandung sekitar 240.000 partikel plastik kecil. Sebagian besar berukuran sangat kecil hingga disebut nanoplastik, yaitu partikel yang lebih kecil dari mikroplastik dan terbentuk saat plastik terurai.

2. Protein Olahan Termasuk Produk Nabati

Makanan protein olahan seperti nugget ayam beku dan produk pengganti daging berbasis nabati juga menjadi sumber mikroplastik.

Satu studi memperkirakan bahwa orang dewasa di Amerika dapat terpapar sekitar 11.000 partikel mikroplastik per tahun hanya dari konsumsi protein olahan. Daging kemasan yang lebih sedikit diproses tetap mengandung mikroplastik, tetapi jumlahnya cenderung lebih rendah dibandingkan produk yang sangat diproses.

Proses produksi, pengemasan, dan kontak dengan plastik menjadi faktor utama masuknya partikel ini ke dalam makanan.

3. Makanan Cepat Saji

Kemasan makanan cepat saji dan wadah untuk dibawa pulang juga berkontribusi terhadap paparan mikroplastik. Wadah plastik, tutup, dan lapisan pelindung pada kemasan dapat melepaskan partikel kecil ke dalam makanan, terutama jika terkena panas.

Sarung tangan plastik yang digunakan pekerja restoran saat menyiapkan makanan juga dapat memindahkan partikel mikroplastik ke makanan. Setelah dibuang, sarung tangan ini ikut menambah limbah plastik yang pada akhirnya terurai menjadi mikroplastik di lingkungan.

4. Produk Susu

Pada produk susu seperti susu dan keju, masalah mikroplastik tidak hanya berasal dari kemasan. Senyawa kimia dalam plastik cenderung menempel pada molekul lemak. Artinya, makanan yang mengandung lemak lebih tinggi memiliki kemungkinan lebih besar mengandung partikel plastik.

Penelitian bahkan menemukan adanya mikroplastik dalam air susu ibu. Hal ini menunjukkan bahwa paparan plastik sudah sangat luas dan dapat masuk ke dalam rantai makanan manusia.

Baca Juga: 8 Kebiasaan Tidak Sehat yang Berbahaya untuk Jantung

5. Beras

Produk beras instan atau beras yang sangat diproses cenderung mengandung mikroplastik lebih tinggi dibandingkan beras yang lebih alami.

Peneliti di Australia memperkirakan bahwa setiap setengah cangkir beras yang dikonsumsi dapat mengandung sekitar 3 hingga 4 miligram plastik. Memilih beras yang lebih sedikit diproses dapat membantu mengurangi paparan.

Ada juga bukti bahwa mencuci beras sebelum dimasak dapat mengurangi kandungan mikroplastik hingga sekitar 40%.

6. Permen Karet

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengunyah satu potong permen karet selama dua menit saja dapat melepaskan mikroplastik ke dalam mulut.

Menariknya, bahkan permen karet yang diberi label alami tetap ditemukan mengandung partikel mikroplastik. Jadi meskipun Anda tidak menelan permen karetnya, partikel plastik yang bercampur dengan air liur tetap bisa tertelan.

7. Kantong Teh

Banyak kantong teh komersial dibuat dari bahan berbasis plastik atau dilapisi plastik agar tidak mudah sobek. Saat diseduh dengan air mendidih, kantong teh ini dapat melepaskan miliaran partikel mikroplastik ke dalam minuman.

Jika Anda lebih sering minum kopi untuk dibawa pergi, perlu diketahui bahwa gelas dan tutup minuman panas sekali pakai di banyak kedai juga dilapisi plastik. Panas dapat mempercepat pelepasan partikel plastik ke dalam minuman.

8. Garam Himalaya

Penelitian menunjukkan bahwa berbagai jenis garam dapur mengandung mikroplastik. Salah satu studi menemukan bahwa garam Himalaya merah muda termasuk yang memiliki tingkat kontaminasi plastik cukup tinggi dibandingkan jenis garam lainnya.

Karena garam berasal dari laut atau tambang yang telah terpapar polusi plastik, partikel kecil ini bisa ikut terbawa dalam proses produksi.

Baca Juga: 4 Minuman Tidak Sehat yang Bisa Bikin Ginjal Rusak

Itulah beberapa makanan dan minuman sehari-hari yang terpapar mikroplastik paling banyak. Semoga membantu.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

6 Film Horor Lawas dan Legendaris Garapan Studio A24, Wajib Tonton Semua

Tonton beberapa rekomendasi film horor lawas dan legendaris garapan Studio A24 berikut kalau Anda penggemar film horor.  

Promo A&W Hari Terakhir Edisi Oktober: Paket Sharing & Couple Meal Lebih Hemat

Jangan kelewatan hari terakhir promo A&W edisi Oktober. Nikmati Aroma Chicken dan burger dengan harga spesial. Dapatkan paket hematnya di sini!

Anak Makin Sering Main Gadget? Lakukan 5 Cara Mencegah Mata Minus Ini ya, Moms

Sering main gawai buat mata anak cepat lelah. Intip cara mencegah mata minus pada anak sejak dini dan cegah penglihatan buram sebelum makin parah.

Ramalan Zodiak Hari Ini Sabtu 31 Oktober 2026: Jaga Komunikasi dan Keputusan

Simak ramalan zodiak Sabtu 31 Oktober 2026, mulai dari asmara, karier, keuangan, hingga kesehatan. Cek prediksi lengkapnya hari ini.

20 Ucapan Halloween Kreatif untuk Caption Sosmed, Happy Halloween!

Ucapan Halloween 2026 berikut ini bisa Anda bagikan di media sosial sebagai caption atau pun pesan bagi yang merayakan.  

Ramalan Shio Hari Sabtu 31 Oktober 2026: Jangan Melakukan Beberapa Hal Ini

Ramalan shio hari ini Sabtu, 31 Oktober 2026, membawa cerita berbeda bagi 12 shio dalam menjalani aktivitas akhir pekan. 

Jadwal KRL Solo-Jogja AKhir Pekan 31 Oktober dan 1 November 2026, Simak Jam-nya

Cari jadwal KRL Solo-Jogja 31 Oktober-1 November 2026? Simak waktu keberangkatan dari Palur, Solo, Klaten hingga Yogyakarta.

Catat Jadwal KRL Jogja-Solo Akhir Pekan 31 Oktober dan 1 November 2026

Cek jadwal KRL Jogja-Solo 31 Oktober-1 November 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap di setiap stasiun.

Hasil Hylo Open 2026: Jonatan dan Amri/Nita Tembus Semifinal

Hasil Hylo Open 2026 babak perempatfinal, Jumat (30/10), Jonatan Christie dan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah menembus semifinal.

Rumah Rapi Belum Tentu Praktis, Ini Tips Penyimpanan dari IKEA

Rumah rapi belum tentu praktis dan mudah dalam menemukan barang, IKEA Indonesia membagikan tips penataan tempat penyimpanan.