M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Resep Es Jeli Hijau Bayam Kenyal dan Lembut, Ide Buka Puasa yang Segar dan Sehat

Penulis: Widya Oktaviana  |  Editor: Widya Oktaviana


MOMSMONEY.ID - Siapa sangka bayam bisa diolah menjadi minuman segar yang nikmat? Resep es jeli hijau bayam ala chef Devina Hermawan ini bisa Moms buat di rumah untuk suguhan buka puasa yang menyegarkan dan menyehatkan.

Sensasi kenyal dan lembut dari setiap suapan jeli benar-benar memanjakan lidah. Meskipun berbahan dasar bayam, namun justru lebih didominasi dengan aroma pandan yang wangi.

Baca Juga: Resep Kolak Labu Kuning yang Manis dan Gurih, Sajian Hangat untuk Buka Puasa

Cocok sekali disajikan dengan tambahan es batu, sirup manis, dan susu. Minuman ini pastinya bisa membuat energi kembali setelah seharian berpuasa.

Berikut ini resep es jeli hijau bayam yang kenyal dan lembut, yang dikutip dari channel YouTube Devina Hermawan, yang bisa Anda simak.

Baca Juga: 7 Resep Minuman Buka Puasa Rendah Kalori, Tanpa Gula, Sirup, dan Kental Manis

Resep es jeli hijau bayam

Bahan:

  • 15 gram bubuk jeli polos
  • 5-7 gram bubuk agar-agar polos
  • 4 lembar daun pandan
  • 2 liter air
  • 80 gram gula pasir
  • 50 gram horenso (bayam Jepang)

Bahan lain:

  • Susu
  • Sirup gula pandan/stevia
  • Es batu

Baca Juga: Resep Manisan Kolang-Kaling yang Simpel dan Tahan Lama, Ini Rahasianya

Cara membuat:

  1. Rebus horenso atau bayam di air yang mendidih sampai layu.
  2. Jika sudah matang, bilas dengan air dingin lalu diperas.
  3. Blender horenso atau bayam dengan air sampai halus. Lalu sisihkan.
  4. Siapkan panci, masukkan bubuk jeli polos, bubuk agar-agar, gula pasir, daun pandan, dan air. Masak sambil diaduk.
  5. Jika sudah mendidih, masukkan horenso atau bayam yang sudah diblender. Aduk kembali.
  6. Tuangkan ke cetakan. Biarkan sampai dingin dan simpan di kulkas agar set.
  7. Keluarkan jeli dari kulkas dan ambil jeli menggunakan sendok makan, lalu letakkan di gelas yang sudah diberi es batu.
  8. Tambahkan sirup gula pandan atau stevia dan susu.
  9. Es jeli hijau bayam siap dinikmati.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.