M O M S M O N E Y I D
Santai

Rekomendasi Sepatu Lari untuk Pemula: Raih Kenyamanan Maksimal Tanpa Cedera

Rekomendasi Sepatu Lari untuk Pemula: Raih Kenyamanan Maksimal Tanpa Cedera
Penulis: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Sepatu lari terbaik untuk pemula harus menawarkan kombinasi kenyamanan. Jika hendak membeli sepatu, carilah sepatu yang empuk dengan tinggi tumit minimal 30mm. 

Jovana Subic, sneakerheads dari Runrepeat.com, membeberkan, sepatu lari dengan ukuran di bawah 30mm, biasanya kurang memberikan perlindungan benturan yang cukup untuk pelari pemula. Selanjutnya, selisih tinggi tumit dan ujung kaki sebaiknya lebih dari 8 mm. 

Berikut ini ada beberapa rekomendasi sepatu lari terbaik untuk pemula yang worth it buat dibeli.

Baca Juga: Angkat Beban atau Lari? Sepatu Gym Wajib Beda, Ini Alasannya

Rekomendasi sepatu lari terbaik untuk pemula

1. ASICS Novablast 5

Novablast 5 memiliki tiga komponen kunci yang dibutuhkan pelari pemula yakni kenyamanan, dukungan yang stabil, dan pengembalian energi yang cukup baik. Sepatu lari harian ini sangat nyaman digunakan. 

Dibuat dengan ketebalan sol di atas rata-rata yaitu 40,9/33,5 mm dan busa yang luar biasa, memberikan kenyamanan dan daya pantul menyeluruh. Busa yang dipakai sepatu ini 17% lebih lembut dari rata-rata.

Meski memiliki bantalan maksimal, sepatu ini mampu menjaga kaki tetap pada tempatnya bahkan saat berbelok cepat. Kaki terasa nyaman menapak di tanah berkat midsole yang 8,3/6,9 mm lebih lebar dari rata-rata di bagian depan dan tumit. 

Semua ini meningkatkan stabilitas dan dukungan saat berlari. Berdasarkan uji tekuk 30°, Novablast 5 25,3% lebih fleksibel daripada rata-rata.

Namun, sol luar sepatu ini kurang memberikan rasa percaya diri dalam kondisi basah. Para pemula yang sering menghadapi jalanan yang basah sebaiknya mencari sepatu yang memiliki daya cengkeram lebih baik.

2. Brooks Ghost 16

Brooks Ghost 16 adalah rekomendasi sepatu lari harian terbaik untuk pemula karena platformnya yang empuk, midsole yang sederhana, dan outsole yang tahan lama. Sepatu ini memiliki ketebalan tumit 35,1 mm untuk pendaratan yang lembut. 

NA Loft v3 memiliki kekerasan 41,5 AC yang seimbang, menawarkan sedikit daya pantul pada setiap langkah. Dengan bagian depan kaki yang sederhana, perbedaan tinggi tumit dan ujung kaki adalah 12,4 mm.

Karena 3,7 mm lebih curam dari rata-rata, sepatu ini lebih cocok untuk pemula yang cenderung mendarat dengan tumit dan pelari dengan masalah tendon Achilles atau betis. Sol tengahnya meluncur mengikuti setiap langkah, tanpa hambatan. 

Sol luar sepatu ini dirancang agar tahan lama dan mampu menempuh jarak yang jauh. Sol ini hanya mengalami penyok sedalam 0,7 mm, dibandingkan dengan rata-rata 0,9 mm, jadi lebih tahan terhadap keausan.

3. Hoka Mach 6

Hoka Mach 6 sangat energik dan ringan, menawarkan ruang untuk fleksibilitas. Selain itu, sepatu ini memiliki bantalan yang baik dalam kemasan yang ringan.

Dengan 65,4% di bagian tumit dan 67,0% di bagian depan, Mach 6 jauh lebih responsif daripada sepatu lainnya. Bentuk rocker-nya juga menjaga transisi tetap mulus.

Mach 6 memiliki bantalan tebal antara kaki kita dan tanah dengan pengukuran kaliper yang presisi sebesar 36,0/26,4 mm. Kenyamanan ditingkatkan ke level berikutnya dengan skor penyerapan guncangan tingkat atas sebesar 135 SA di tumit dan 114 SA di bagian depan kaki, keduanya di atas rata-rata.

Sepatu ini sangat ringan, hanya 8,2 ons (232g). Konstruksinya cukup lentur, terbukti 8,7% lebih fleksibel daripada rata-rata dalam uji sudut 30 derajat.

4. Adidas Adistar 4

Adidas Adistar 4 adalah sepatu lari yang memungkinkan untuk menempuh jarak jauh dengan nyaman. Sol luarnya berkinerja tinggi dengan ketebalan 40,0/29,9 mm. 

Bantalan semakin ditingkatkan dengan kapasitas penyerapan guncangan yang lebih tinggi, dibuktikan dengan skor tinggi 132 SA di bagian tumit dan 130 SA di bagian depan kaki. 

Baca Juga: Angkat Beban atau Lari? Sepatu Gym Wajib Beda, Ini Alasannya

5. Brooks Adrenaline GTS 24

Brooks Adrenaline GTS 24 memberikan dukungan lebih baik dari sepatu lari harian biasa. Dimulai dari sisi yang kokoh, model ini dilengkapi teknologi GuideRails dari Brooks untuk meningkatkan stabilitas. 

Memanjang di sepanjang sisi, teknologi ini mengangkat dinding samping midsole untuk mengamankan kaki kita di dalam sepatu.  Untuk menyeimbangkan kekakuan, digunakan midsole adaptif yang mendorong langkah alami. 

Saat diuji kelenturannya, sepatu ini terbukti 20% lebih fleksibel daripada rata-rata. Adrenaline GTS 24 menyediakan platform pendaratan yang luas di bagian tumit, menginspirasi pendaratan yang aman dan nyaman. 

Bantalan sepatunya terasa nyaman sekaligus kenyal. Kenyamanan ditingkatkan dengan bantalan tumit yang sangat tebal, yaitu 39,0 mm.

Namun, bagian depan sol hanya berukuran 25,5 mm yang menciptakan perbedaan tinggi sol cukup curam sebesar 13,5 mm. 

6. ASICS Gel Pulse 16

ASICS Gel Pulse 16 anti selip dan tahan aus, menciptakan pengalaman berlari yang nyaman. Pada level ini, daya cengkeramnya 34,7% lebih baik daripada rata-rata. 

Selain itu, karet tersebut terbukti kokoh dengan hanya sedikit penyok berukuran 0,8 mm dalam uji Dremel. Gel Pulse 16 menawarkan sensasi pijakan yang mantap berkat platformnya yang lebar berukuran 119,3/97,8 mm. 

Selain itu, kekakuan torsionalnya yang tinggi menjaga keseimbangan tubuh. Meski memiliki sol luar yang tahan lama dan platform yang stabil, Gel Pulse 16 memiliki bobot yang sangat ringan yaitu 8,5 ons (241g). 

7. Adidas Questar 3

Questar 3 menawarkan stabilitas tumit yang kokoh, bagian tumitnya juga lebar yaitu 95,7 mm. Dengan begitu, sepatu ini membantu menstabilkan pijakan, terutama saat mendarat.

Alat ukur kekerasan sol membuktikan ketangguhan sol luar dengan pengukuran 84,0 HC, 6,1% lebih keras dari rata-rata. Solnya hanya sedikit penyok 0,8 mm, sol ini sangat rentan terhadap keausan.

Namun, traksinya yang di bawah rata-rata paling cocok untuk jalan kering. Itulah rekomendasi Sepatu lari terbaik untuk pemula yang cocok buat dibeli.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jenis-Jenis Stres Menurut Psikologi, Ini Bedanya Stres Akut dan Stres Kronis!

Berdasarkan studi penelitian tentang jenis-jenis stres dalam psikologi, stres dibagi menjadi 3 jenis utama. Ini 3 jenis stres beserta gejalanya.

Cara Kumpulin Dana Darurat Rp10 Juta dalam 6 Bulan dengan Gaji Rp6 Juta

Target dana darurat Rp10 juta dalam 6 bulan? Simak hitungan setoran, cara mengatur gaji Rp6 juta, dan strategi agar tetap konsisten.​  

4 Manfaat Kimpul untuk Kecantikan Kulit, Atasi Jerawat hingga Penuaan Dini

Kimpul menyimpan nutrisi melimpah yang sangat berguna untuk merawat kecantikan kulit dari dalam. Ini 4 manfaat kimpul untuk kecantikan kulit.  

Orang Tua Pensiun? Ini Cara Menata Keuangan Keluarga biar Tetap Kokoh

Orang tua memasuki masa pensiun? Begini cara menata keuangan keluarga agar kebutuhan tetap aman tanpa membebani anak.

Scandi Farmhouse Jadi Tren Interior 2026? Ini Cara Menerapkannya di Rumah

Scandi farmhouse memadukan minimalis dan nuansa hangat untuk membuat rumah terasa rapi, terang, nyaman, dan natural.

Headboard Fleksibel, Trik Mudah Bikin Kamar Terlihat Mewah Tanpa Renovasi

Headboard fleksibel bisa bikin kamar terasa mewah dan personal tanpa renovasi besar. Simak cara memilihnya agar tetap nyaman.

Ketika Balas Budi Anak Tak Lagi Menjadi Rencana Pensiun Orangtua

Survei MAMI menunjukkan 93% responden Indonesia meyakini kemandirian merupakan warisan paling bermakna yang dapat ditinggalkan bagi keluarga.

Hujan Deras Masih Terjadi di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini Cuaca Besok (12/8)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Rabu 12 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat hanya di provinsi berikut ini.

Prakiraan Cuaca Sumsel Rabu (12/8), Antisipasi Udara Kabur di Wilayah Ini

Cek prakiraan cuaca Sumatera Selatan besok Rabu (12/8). Sejumlah wilayah diprediksi berawan hingga udara kabur.

Dua Hari Diperdagangkan di BEI, ETF Emas XMES Naik 24%

Baru melantai di BEI, produk ETF emas XMES menarik perhatian dengan kenaikan harga kumulatif 24% dalam dua hari perdagangan.