M O M S M O N E Y I D
Pendidikan

Rekayasa Kecerdasan Artifisial Jadi Jurusan Kuliah yang Dicari di ITS

Rekayasa Kecerdasan Artifisial Jadi Jurusan Kuliah yang Dicari di ITS
Reporter: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Di tengah era digital yang semakin mendominasi kehidupan, Program Studi Rekayasa Kecerdasan Artifisial (S1) di Institut Teknologi Sepuluh Nopember atau ITS kini menjadi salah satu pilihan jurusan kuliah paling diminati. 

Jurusan ini menjawab tantangan zaman dengan menyiapkan generasi muda yang piawai mengembangkan teknologi berbasis kecerdasan buatan. 

"Program studi rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligense/AI), mahasiswa mempelajari cara mengembangkan sistem yang akan meniru usaha manusia dalam berfikir, belajar serta beradaptasi dalam lingkungan," mengutip dari laman ITS.ac.id

Bagi Moms yang tengah menyiapkan masa depan pendidikan anak, program studi ini menawarkan peluang besar di dunia kerja modern yang dipenuhi teknologi seperti mobil otonom, asisten virtual, hingga sistem analisis data canggih.

Baca Juga: Ini Tools Prompt Engineering yang Membantu Pengembang AI Bekerja Lebih Cerdas

Mengenal rekayasa kecerdasan buatan atau AI sebagai jurusan masa depan di ITS

Rekayasa Kecerdasan Artifisial merupakan jurusan di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang fokus mengembangkan sistem komputer cerdas, meniru cara berpikir dan belajar manusia. 

Di jurusan ini, mahasiswa diajarkan untuk merancang solusi berbasis teknologi yang adaptif, efisien, dan inovatif.

Contoh aplikasinya sudah sangat akrab dalam kehidupan sehari-hari, seperti fitur rekomendasi di platform belanja online, pengenalan wajah di ponsel, hingga chatbot layanan pelanggan yang aktif 24 jam. 

Semua ini dikembangkan oleh para ahli di bidang AI, bidang yang menjadi inti dari program studi ini.

Jurusan ini sangat cocok untuk anak-anak yang menyukai tantangan logika, memiliki rasa ingin tahu tinggi terhadap teknologi, dan senang dengan dunia pemrograman.

Kurikulum dan kompetensi rekayasa kecerdasan artifisial di ITS

Kurikulum Program Studi Rekayasa Kecerdasan Artifisial di ITS dirancang mengikuti standar internasional. Mahasiswa akan mendapatkan dasar-dasar ilmu komputer hingga kemampuan lanjutan seperti:

  1. Machine Learning dan Deep Learning
  2. Computer Vision dan Pengenalan Pola
  3. Natural Language Processing (NLP)
  4. Pemrograman berbasis Python, C++, hingga Java
  5. Analisis Data dan Sistem Cerdas

Selain itu, ITS mendorong mahasiswanya untuk mengembangkan proyek nyata yang bisa menjawab tantangan di masyarakat, seperti sistem pendeteksi dini penyakit, robot otomatis, hingga platform edukasi pintar.

Dengan pendekatan praktis ini, lulusan ITS dipersiapkan untuk siap kerja dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Baca Juga: Langkah Ambisius Meta dalam Dunia AI Dinilai Tidak Sinergis dan Berisiko

Peluang karier lulusan rekayasa kecerdasan artifisial ITS

Lulusan Rekayasa Kecerdasan Artifisial ITS memiliki prospek kerja yang sangat luas. Bidang teknologi, industri kreatif, hingga kesehatan dan pendidikan kini membutuhkan tenaga ahli di bidang AI. Beberapa profesi menjanjikan yang bisa diraih di antaranya:

  1. AI Engineer dan Machine Learning Specialist
  2. Data Intelligence Analyst
  3. Computer Vision Engineer
  4. Game & Animation Developer
  5. XR Programmer (Extended Reality)
  6. Social Media Analyst berbasis data

Dari sisi penghasilan, profesi di bidang AI sangat kompetitif. Gaji awal rata-rata untuk lulusan baru berada di kisaran Rp8 juta hingga Rp15 juta per bulan, bahkan bisa jauh lebih tinggi jika bekerja di perusahaan teknologi besar.

Akreditasi dan jaminan mutu program studi di ITS

Sebagai institusi pendidikan unggulan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) memberikan perhatian besar pada mutu akademik. 

Program Studi Rekayasa Kecerdasan Artifisial telah mendapatkan akreditasi "Baik Sekali" dari Lembaga Akreditasi Mandiri Informatika dan Komputer (LAM Infokom) untuk periode 2024 hingga 2029.

Akreditasi ini menjadi bukti bahwa kualitas pendidikan di ITS telah diakui secara nasional, baik dari sisi kurikulum, tenaga pengajar, hingga output lulusan.

ITS juga secara aktif membangun kerja sama dengan industri serta universitas luar negeri untuk membuka kesempatan magang, riset kolaboratif, dan pertukaran pelajar.

Baca Juga: Ini Pekerjaan yang Aman dari Gempuran AI di Tahun 2025 Menurut Bapak AI

Peran nyata rekayasa kecerdasan artifisial ITS dalam dunia nyata

Lulusan Rekayasa Kecerdasan Artifisial dari ITS tidak hanya dibekali dengan pengetahuan teori, tetapi juga mampu menghasilkan inovasi nyata. Beberapa penerapan dari keahlian mereka antara lain:

  • Sistem pendeteksi penyakit berbasis citra digital
  • Mobil tanpa pengemudi dengan teknologi pengenalan objek
  • Asisten virtual pintar untuk layanan pelanggan
  • Platform edukasi dengan sistem rekomendasi adaptif

Melalui pendekatan rekayasa yang berbasis kebutuhan masyarakat, ITS turut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup melalui teknologi yang bermanfaat dan dapat diakses luas.

Dengan kualitas pendidikan unggulan, kurikulum aplikatif, dan prospek kerja yang sangat luas, Program Studi Rekayasa Kecerdasan Artifisial di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menjadi pilihan strategis bagi calon mahasiswa yang ingin mengambil peran penting di era digital.

Bagi Moms yang sedang mempersiapkan masa depan anak-anaknya, menjadikan jurusan ini sebagai pilihan utama bukan hanya langkah bijak, tetapi juga investasi jangka panjang untuk masa depan yang lebih cerah dan kompetitif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Promo Flash Sale Kimukatsu, Makan Berdua Lebih Irit Rp 31.000-an per Orang

Promo Flash Sale Kimukatsu hanya 3 hari. Kesempatan makan hemat seharga Rp 31.000-an per orang.        

Promo Paket Halal Bi Halal: Makan Rame Hemat di Chadol Gujeolpan, Gratis Gimbap

Promo Chadol Gujeolpan tawarkan paket Halal Bi Halal mulai Rp 100 ribuan. Gratis Gimbap untuk pemilik nama 'Wahyu'! Cek syaratnya di sini!

Genre Exorcism: 7 Film Ini Buktikan Kekuatan Roh Jahat Itu Ada

Dari The Medium hingga Qodrat, temukan 7 film exorcism terbaik yang akan menghantuimu. Siapkan diri Anda untuk pengalaman tak terlupakan.

Pengganti Nasi, Manfaat Sorgum jadi Solusi Jaga Berat Badan dan Kesehatan Usus

Jaga berat badan dan kesehatan usus dengan sorgum. Pangan kaya serat ini ampuh cegah sembelit dan aman bagi penderita celiac. Baca selengkapnya!

Oppo A6s: Baterai 7.000mAh & Bawa Spek Gahar, Siap Guncang Pasar Ponsel

Ingin ponsel tahan lama? Oppo A6s usung baterai 7.000mAh dan pengisian cepat 80W. Cari tahu fitur lainnya yang bikin Anda tertarik!

Ini Produk UMKM Lokal yang Bisa Jadi Andalan di Dapur Selepas Lebaran Tanpa ART

Berikut ini produk UMKM lokal yang bisa menjadi andalan para Moms di dapur selama masa transisi tanpa ART selepas Lebaran.

Hidangan Sehat Praktis: 5 Resep Salad Ayam untuk Sarapan dan Makan Siang

Mau ide sarapan atau makan siang praktis? 5 resep salad ayam ini solusinya. Temukan cara membuatnya di sini!

15 Makanan yang Bisa Picu Kadar Kolesterol Tinggi

Ini, lo, beberapa makanan yang bisa picu tingginya kadar kolesterol tubuh. Cek ada apa saja di sini, yuk!

Pangsa Pasar Wearable: Xiaomi Kuasai Dunia, Ungguli Apple

Pasar wearable global tumbuh 6% dan Xiaomi pimpin persaingan. Pelajari ekosistem perangkat menjadi kunci kemenangan dan ancaman bagi rival. 

Penggemar Misteri? Awas, Jangan Sampai Lewat 7 Serial Detektif Ini

Anda mengaku penggemar misteri? Jangan lewatkan 7 serial detektif terbaru yang penuh teka-teki. Segera tonton dan pecahkan kasusnya.