MOMSMONEY.ID - Instagram akan menghapus enkripsi end to end (E2EE) di DM mulai Mei 2026. Ketika sebuah pesan dienkripsi end to end, hanya pengirim dan penerima yang dapat membaca isi pesannya.
Instagram menghapus enkripsi dengan alasan bahwa enkripsi end to end mempersulit platform untuk mendeteksi aktivitas berbahaya seperti penipuan, penyalahgunaan, atau konten ilegal.
Khushi Arora, pengamat media sosial dari Thebetterindia.com, menjelaskan bahwa ada alasan yang lebih sederhana yakni pesan terenkripsi tidak banyak diadopsi dalam DM Instagram.
Baca Juga: Chat WhatsApp Hilang? Ini Cara Aman Backup ke Google Drive
Jadi, platform ini sekarang cenderung ke arah model yang memprioritaskan pemantauan keamanan dan kemudahan penggunaan daripada privasi penuh.
Tetapi bagaimana akses ini sebenarnya bekerja?
Setelah enkripsi end to end dihapus, kemampuan teknis untuk mengakses konten pesan tetap ada. Meski, perusahaan menyatakan bahwa itu hanya digunakan bila perlu atau diwajibkan secara hukum.
Bagi pemilik usaha kecil yang mengandalkan DM untuk komunikasi dengan klien, hal ini membutuhkan kehati-hatian yang lebih besar. Berbagi informasi sensitif seperti kata sandi, dokumen, atau data pribadi di DM Instagram sebaiknya dihindari.
Bagaimana dengan keamanan data pengguna?
Setelah fitur ini dinonaktifkan secara resmi, pesan langsung tidak akan lagi dilindungi oleh protokol E2EE. Perubahan ini membuat pesan masih bisa terlindungi dari peretas saat pengiriman.
Tetapi, Meta dapat mengakses, memindai, dan menyimpan kontennya. Jika saat ini Anda memiliki "Percakapan Rahasia" terenkripsi yang aktif, Instagram akan mulai menandai percakapan ini dengan peringatan dalam aplikasi.
Baca Juga: Akun WhatsApp Diretas? Amankan Kembali Data Anda Sekarang
Instagram sangat menyarankan pengguna untuk mengunduh dan mengekspor secara manual pesan, foto, atau video penting apa pun dari percakapan sebelum batas waktu yang ditentukan.
Demikian informasi mengenai Instagram akan menghapus enkripsi end to end (E2EE) di DM.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News