M O M S M O N E Y I D
Santai

Prakiraan Cuaca Besok (22/4) dan Lusa di Banten, Hujan Turun di Seluruh Wilayah

Prakiraan Cuaca Besok (22/4) dan Lusa di Banten, Hujan Turun di Seluruh Wilayah
Reporter: Shintia Rahma Islamiati  |  Editor: shintia rahma


MOMSMONEY.ID - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menayangkan informasi prakiraan cuaca besok, Rabu (22/4) untuk wilayah Banten di laman internet resmi.

Bukan hanya besok, BMKG juga memprediksi cuaca untuk lusa (23/4) dan beberapa hari ke depan.

Secara rutin BMKG mengeluarkan prakiraan cuaca wilayah Banten dan wilayah-wilayah lain. Masyarakat bisa memanfaatkan informasi prakiraan cuaca itu sesuai kebutuhan dan kepentingan masing-masing.

BMKG memperkirakan cuaca besok dan lusa di Banten akan turun hujan ringan di seluruh wilayah, jadi pastikan untuk membawa payung sebelum bepergian.

Nah, berikut ini prakiraan cuaca hari ini dan besok di wilayah Banten.

Baca Juga: iPhone Makin Cerdas,Ini Fitur AI Baru iOS 27 yang Wajib Dicoba

Pandeglang

  • Rabu, 22 April: Hujan Ringan (23–32 °C ,74–98%)
  • Kamis, 23 April: Hujan Ringan (24–33 °C ,73–99%)

Lebak

  • Rabu, 22 April: Hujan Ringan (23–31 °C ,75–97%)
  • Kamis, 23 April: Hujan Ringan (23–32 °C ,72–97%)

Tangerang

  • Rabu, 22 April: Hujan Ringan (23–31 °C ,72–99%)
  • Kamis, 23 April: Hujan Ringan (24–32 °C ,68–97%)

Serang

  • Rabu, 22 April: Hujan Ringan (23–32 °C ,70–99%)
  • Kamis, 23 April: Hujan Ringan (24–34 °C ,65–98%)

Baca Juga: HP 1 Jutaan Terbaru: Fitur Canggih, Produktivitas Maksimal

Kota Tangerang

  • Rabu, 22 April: Hujan Ringan (23–32 °C ,69–98%)
  • Kamis, 23 April: Hujan Ringan (24–32 °C ,68–96%)

Kota Cilegon

  • Rabu, 22 April: Hujan Ringan (23–32 °C ,67–98%)
  • Kamis, 23 April: Hujan Ringan (23–33 °C ,69–96%)

Kota Serang

  • Rabu, 22 April: Hujan Ringan (23–32 °C ,65–99%)
  • Kamis, 23 April: Hujan Ringan (24–34 °C ,64–98%)

Kota Tangerang Selatan

  • Rabu, 22 April: Hujan Ringan (23–32 °C ,70–98%)
  • Kamis, 23 April: Hujan Ringan (24–33 °C ,68–96%)

Itulah prakiraan cuaca besok dan lusa di wilayah Banten selengkapnya dari BMKG.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tren Teras 2026 yang Nggak Cuma Estetik, Tapi Bikin Rumah Lebih Berkesan

Tren teras 2026 fokus pada kenyamanan, fungsi, dan nilai rumah agar tetap relevan dan menarik dalam jangka panjang. Berikut ini bisa kamu coba.​

Tren Warna Cat Rumah 2026, Ini 5 Aturan Lama yang Sudah Tidak Cocok Lagi

Aturan warna cat lama mulai ditinggalkan, ini cara baru bikin rumah tampil estetik, modern, dan lebih hidup tanpa ribet.​

Dapur Kecil Terasa Luas Tanpa Renovasi Mahal? Ini 6 Trik Simpel yang Bisa Dicoba

Membongkar kesalahan umum desain dapur kecil yang bikin sempit. Ini cara mengubahnya dengan trik sederhana tanpa renovasi mahal.

Harga Gadget Naik di Era AI, Ini Penyebab dan Cara Mudah Menyiasatinya

Harga gadget makin mahal di era AI, pahami penyebabnya dan temukan cara hemat agar tetap bisa upgrade tanpa boros.​  

Gaji Naik Belum Tentu Aman, Ini Tips Atasi Stres Keuangan yang Bisa Dicoba

Stres keuangan tak selalu karena gaji kecil, pahami kebiasaan finansial yang sering jadi penyebab dan cara mudah mengatasinya.​

Reksa Dana atau Emas Digital? Ini Tips untuk Cuan dan Jaga Stabilitas Keuangan

Pilih reksa dana atau emas digital di tahun 2026? Pahami dahulu perbedaan, risiko, dan simulasi keuntungan agar investasi lebih tepat.​  

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Hari Kamis (23/4), Hujan Ringan di Kota Ini!

Hujan ringan mendominasi cuaca Jawa Timur pada Kamis, 23 April 2026, sementara sebagian kota akan berawan

Virus dan Penyakit Kian Banyak, Layanan Kesehatan Ini Dibutuhkan

Layanan kesehatan yang modern dan terintegrasi jadi kebutuhan banyak orang, rumah sakit ini hadirkan layanan ini  

Mau Bisnis Kuliner Makin Cuan, Ini Strategi Digital ala Bakso Lapangan Tembak Senayan

​Bersama OttoDigital, BLTS memanfaatkan sistem POS digital untuk memantau penjualan dan stok secara real-time.  

Minat Investor Ritel Indonesia terhadap Instrumen Pasif Meningkat

Tren investor ritel menarih dana investasi di instrumen pasif meningkat. Hal ini disebabkan oleh fluktuasi IHSG beberapa bulan terakhir. ​