M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Pinhome: Pasar Properti Residensial Melandai di Kuartal II 2026

Pinhome: Pasar Properti Residensial Melandai di Kuartal II 2026
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Aktivitas pasar properti residensial Indonesia pada Kuartal II 2026 menunjukkan tren yang lebih moderat.

Kondisi itu tercermin dari data terbaru Pinhome, Indonesia Property Market Signal, indikator kesehatan pasar properti residensial yang mengukur aktivitas pencarian, interaksi terhadap listing, penawaran, pasokan rumah, hingga kecepatan transaksi untuk memberikan sinyal awal mengenai arah pergerakan pasar sebelum tercermin pada data transaksi. 

Dari skor berskala 0–100, Market Signal Score pada Kuartal 2 2026 tercatat 50,3, melandai dibanding puncak aktivitas pada akhir 2025. Meski demikian, kondisi pasar masih relatif stabil, didukung pasokan properti yang tetap kuat dan mulai membaiknya kecepatan transaksi.

Penurunan paling signifikan terjadi pada aktivitas pencarian, seperti penggunaan filter, penyimpanan (wishlist), dan pembagian listing dengan skor 38,8/100. Di sisi lain, minat calon pembeli untuk menghubungi agen maupun pemilik properti tetap terjaga. Pola ini mengindikasikan bahwa permintaan masih ada, namun calon pembeli kini lebih selektif dan mempertimbangkan pilihan properti secara lebih matang. 

Dayu Dara Permata, CEO & Founder Pinhome, mengatakan calon pembeli kini lebih fokus pada properti yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan anggaran mereka. Artinya, yang melambat bukan minat untuk membeli, melainkan proses pengambilan keputusan yang menjadi lebih terukur.

Sementara itu, pasokan properti menjadi penopang utama kondisi pasar dengan skor 56,8/100. Jumlah listing baru tetap tinggi, disertai peningkatan proporsi listing dengan urgensi untuk segera terjual, seperti keterbukaan untuk negosiasi harga maupun menjual secepat mungkin. 

Baca Juga: Pasar Sewa Properti Terus Tumbuh Positif, Harga Jual Rumah Turun Tipis

"Kondisi ini memperbesar ruang tawar bagi pembeli di tengah permintaan yang lebih terkendali. “Di tengah meningkatnya fleksibilitas dari sisi penjual, kondisi ini membuka peluang bagi pembeli untuk memperoleh kesepakatan yang lebih optimal,” jelas Dara dalam keterangan tertulis, Rabu (26/8). 

Dari sisi kecepatan transaksi, sinyal positif terlihat pada indeks ini dengan skor 55,4/100. Setelah sempat melambat pada kuartal I 2026, waktu yang dibutuhkan sebuah listing untuk memperoleh penawaran pertama kembali membaik pada Juni 2026. Perbaikan terutama didorong oleh listing yang dipasarkan melalui agen, yang lebih cepat menarik minat calon pembeli.

Berdasarkan wilayah fokus pasar bergerak, tren pada kuartal II 2026 menunjukkan niat membeli tidak merata antar wilayah. Penurunan minat membeli paling tajam di Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Kota Depok. Sementara itu, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Tangerang, dan Kabupaten Bogor justru mencatatkan penguatan. 

Wilayah kota di luar Jakarta seperti Kota Bekasi, Kota Tangerang, dan Surabaya juga menunjukkan peningkatan minat, sedangkan Kota Bandung bergerak relatif stabil. Pola ini mengindikasikan bahwa arah pusat aktivitas pasar mulai bergeser ke kawasan penyangga dan berpotensi berlanjut dalam beberapa kuartal mendatang.

Dari sisi dinamika permintaan dan pasokan, koridor Bekasi, Tangerang, dan Surabaya menjadi pasar yang paling dinamis dengan pertumbuhan minat beli dan listing baru yang sama-sama menguat. Hal ini diperkuat oleh data dari APEX, Kantor Agen Properti Eksklusif, yang menunjukkan koridor Bekasi, Tangerang, dan Surabaya menjadi pasar yang paling dinamis, dengan pertumbuhan minat beli dan listing baru sama-sama menguat di kuartal 2 2026. Sebaliknya, Jakarta Selatan mencatat pelemahan pada kedua sisi. 

Baca Juga: Cicilan Mulai Rp 3 Juta-an, Ini Pilihan Hunian Tepi Danau di Kota Harapan Indah

Di sisi lain, Kabupaten Bogor menunjukkan pasar yang semakin kompetitif karena permintaan meningkat di tengah pasokan yang menyusut, sementara Bandung dan Jakarta Timur menawarkan ruang negosiasi yang lebih besar bagi pembeli karena pertumbuhan pasokan melampaui peningkatan minat.

Pinhome Indonesia Property Market Signal merupakan indikator dini yang mengukur aktivitas pencarian, interaksi listing, penawaran, pasokan rumah, dan kecepatan transaksi untuk memberikan gambaran arah pergerakan pasar beberapa bulan sebelum tercermin pada angka transaksi aktual.

Indikator ini menggunakan skala 0–100, di mana skor yang lebih tinggi mengindikasikan aktivitas pasar yang menguat, sedangkan skor yang lebih rendah menunjukkan aktivitas yang cenderung melambat dibandingkan periode acuan. 

Kata Dara, perubahan di pasar properti umumnya diawali oleh perubahan perilaku pencarian dan interaksi calon pembeli. Karena itu, Pinhome Indonesia Property Market Signal dirancang untuk menangkap sinyal-sinyal awal tersebut sehingga dapat memberikan perspektif yang lebih cepat mengenai dinamika pasar.

"Kami berharap indikator ini dapat menjadi referensi berbasis data yang membantu pelaku industri, pemerintah, maupun masyarakat memahami arah pasar sebelum perubahan tersebut terlihat pada data transaksi," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

6 Cara Merawat Payudara Mudah, Wajib Pakai Bra yang Tepat

Bagi perempuan, simak beberapa cara mudah untuk merawat payudara yang bisa dilakukan di rumah saja. 

Baterai Titan 8.400 mAh RedMagic 12 Pro Plus Cetak Rekor Skor Geekbench!

RedMagic 12 Pro Plus memangkas jumlah kamera belakang demi efisiensi desain. Cari tahu alasan di balik perubahan drastis ponsel gaming ini.

Bahaya Makan Berlebihan, Ini Jatah Kalori Aman untuk Pengidap Gula Darah Tinggi

Pengidap gula darah tinggi disarankan konsumsi 25-30 kalori per kg berat badan. Pelajari batas aman agar glukosa tetap stabil.

25 Ucapan World Sight Day 2026, Serukan Ajakan Rawat Penglihatan dan Mata

Ucapan World Sight Day 2026 berikut ini menjadi salah satu cara menyebarkan pesan untuk merawat dan mencintai mata.

Jadwal KRL Jogja-Solo Terbaru 12-16 Oktober 2026, Cek Jam Keberangkatannya

Jadwal KRL Jogja-Solo periode Senin hingga Jumat, 12-16 Oktober 2026, cek yang ingin kegiatan bekerja, kuliah, atau jalan-jalan. 

Jadwal KRL Solo-Jogja Terbaru 12-16 Oktober 2026, Cek Jam Berangkatnya

Jadwal KRL Solo-Jogja untuk Senin hingga Jumat, 12-16 Oktober 2026 buat yang ingin berangkat kerja, kuliah, atau bepergian ke Yogyakarta. 

Usaha Fesyen Masih Memerlukan Pelatihan Manajemen

 Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kementerian Ekraf) membekali 33 pelaku usaha fesyen. ​

Waralaba Masih Bisa Menjadi Pilihan Menjalankan Bisnis Perdana

Keunggulan waralaba adalah sudah adanya sistem manajemen yang sudah berjalan yang bisa memudahkan mitra waralaba.

Tak Rumit, Ini Praktik Gaya Hidup Berkelanjutan Ala Cinta Laura

Cinta Laura Kiehl membeberkan berbagai kebiasaan sederhana yang dilakukannya untuk menjalankan gaya hidup berkelanjutan.

Tayang 16 Oktober, Heartlake The Musical Jadi Live-Action Pertama Lego Friends

Lego Friends: Heartlake The Musical, tayangan live-action pertama Lego Friends hadir secara lengkap pada 16 Oktober.