M O M S M O N E Y I D
Bugar

Penyebab dan Cara Mengatasi Sembelit saat Puasa, Wajib Tahu!

Penyebab dan Cara Mengatasi Sembelit saat Puasa, Wajib Tahu!
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Sembelit adalah kondisi yang umum terjadi saat puasa bagi beberapa orang. Ini dapat menjadi masalah yang mengganggu, terutama karena berpuasa sering kali membuat pola makan menjadi tidak teratur. Namun, ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk mencegah dan mengatasi sembelit selama berpuasa. Mari kita bahas penyebab dan cara mengatasi sembelit saat puasa.

Penyebab Sembelit saat Puasa

Adapun beberapa penyebab sembelit saat puasa sebagai berikut:

1. Pola Makan yang Tidak Teratur

Selama bulan puasa, pola makan biasanya mengalami perubahan drastis. Makanan dan minuman dikonsumsi hanya pada waktu tertentu, dan seringkali kurangnya serat dalam makanan dapat menyebabkan sembelit.

Baca Juga: Cara Mengatasi Asam Lambung Naik di Malam Hari serta Tips Mencegahnya

2. Kurangnya Cairan

Terutama saat puasa di musim panas atau di tempat yang panas, kurangnya minum cairan dapat menyebabkan dehidrasi, yang merupakan faktor risiko utama untuk sembelit.

3. Kurangnya Aktivitas Fisik

Puasa juga dapat membuat seseorang kurang bergerak secara fisik, terutama di musim panas atau tempat yang panas. Kurangnya aktivitas fisik dapat memperlambat pencernaan dan menyebabkan sembelit.

Baca Juga: Asam Urat Tinggi Karena Apa? Yuk, Simak Penyebabnya Berikut Ini!

4. Konsumsi Makanan Tinggi Lemak

Selama waktu berbuka, sering kali konsumsi makanan berlemak tinggi meningkat. Makanan yang kaya lemak dapat memperlambat proses pencernaan dan memperburuk sembelit.

5. Kurangnya Serat

Menu makanan yang kurang serat selama puasa dapat menyebabkan sembelit. Serat sangat penting untuk melonggarkan tinja dan memperlancar proses pencernaan.

Baca Juga: 7 Obat Penurun Gula Darah Alami yang Bisa Anda Coba

Cara Mengatasi Sembelit saat Puasa

Menyadur dari laman Dokter Sehat, berikut ini adalah cara mengatasi sembelit saat puasa:

1. Konsumsi Serat Tinggi

Pastikan untuk menyertakan makanan tinggi serat seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan kacang-kacangan dalam makanan berbuka dan sahur Anda. Serat membantu memperlancar pencernaan dan mencegah sembelit.

Baca Juga: Jangan Sampai Terlewat, Ini Lo Dampak Buruk Tidak Sahur Sebelum Puasa

2. Minum Banyak Cairan

Penting untuk memastikan Anda tetap terhidrasi selama berpuasa. Minumlah setidaknya delapan gelas air putih setiap hari. Jus buah dan sup buatan sendiri juga bisa membantu meningkatkan asupan cairan.

3. Hindari Makanan Tinggi Lemak

Batasi konsumsi makanan tinggi lemak seperti makanan cepat saji, makanan olahan, dan makanan berlemak selama berbuka. Ini membantu mencegah sembelit dan menjaga kesehatan pencernaan.

Baca Juga: Mampu Redakan Gejala, Inilah Daftar Minuman yang Baik untuk Asam Lambung

4. Berolahraga Secara Teratur

Meskipun mungkin sulit untuk berolahraga selama berpuasa, tetaplah aktif sesuai kemampuan Anda. Berjalan kaki ringan atau melakukan latihan ringan setelah berbuka dapat membantu memperlancar pencernaan.

5. Jangan Menahan Buang Air Besar

Jika Anda merasa perlu buang air besar, jangan menahannya. Menahan buang air besar hanya akan memperburuk sembelit.

Baca Juga: 6 Obat Herbal Darah Tinggi yang Paling Baik dan Ampuh

6. Konsumsi Yogurt

Yogurt mengandung bakteri sehat yang dapat membantu memperbaiki kesehatan usus dan mencegah sembelit.

7. Pertimbangkan Konsultasi dengan Dokter

Jika sembelit Anda berlanjut atau parah, segera konsultasikan dengan dokter Anda. Mereka dapat memberikan saran atau resep yang sesuai dengan kondisi Anda.

Itulah pembahasan lengkap mengenai penyebab dan cara mengatasi sembelit saat puasa. Sembelit saat puasa dapat menjadi masalah yang mengganggu, tetapi langkah-langkah sederhana seperti meningkatkan asupan serat dan cairan, serta tetap aktif secara fisik, dapat membantu mencegahnya. Penting untuk tetap memperhatikan pola makan dan gaya hidup Anda selama bulan puasa agar tetap sehat dan nyaman selama ibadah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hujan Lebat Guyur Jabodetabek hingga 23 Januari, Kata BMKG Ini yang Jadi Penyebab

Hujan lebat mengguyur wilayah Jabodetabek dan menyebabkan banjir di sejumlah daerah. Ini yang menjadi penyebab menurut BMKG.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (19/1) Jabodetabek Hujan Sangat Lebat di Daerah Ini

Peringatan dini BMKG cuaca besok Senin (19/1) dan Selasa (20/1) di Jabodetabek dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat 

10 Manfaat Konsumsi Tape Singkong untuk Kesehatan Tubuh yang Jarang Diketahui

Ini dia manfaat konsumsi tape singkong untuk kesehatan tubuh yang jarang diketahui. Apa saja?               

Perencana Keuangan: Ini 3 Keunggulan Manusia yang Tak Dimiliki Teknologi AI

Cek perbandingan pakar keuangan dan AI, ini kelebihan, risiko, serta solusi paling aman untuk mengelola keuangan kamu kedepan.

Kartu Kredit Ditolak Lagi? Cek 5 Risiko Ini Sebelum Moms Ajukan Ulang

Pengajuan kartu kredit Moms sering ditolak? Cek penyebab paling umum dan solusi logis agar peluang disetujui bank makin besar, yuk.

Bikin Kulit Glowing, Ini 4 Manfaat Buah Kiwi Jika Dikonsumsi Setiap Hari

Suka buah kiwi? Ada 4 manfaat buah kiwi jika dikonsumsi setiap hari. Simak sampai akhir, berikut informasi selengkapnya.  

7 Makanan yang Kandungan Lemak Sehatnya Tinggi, Apa Saja?

Ternyata ini, lho, beberapa makanan yang kandungan lemak sehatnya tinggi. Intip selengkapnya di sini!

Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Minggu (18/1/2026) Kompak Turun

Harga emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Minggu (18/1) kompak turun. Emas Galeri 24 1 gram (gr) jadi Rp 2.688.000, emas UBS 1 gr Rp 2.739.000

Android 17 Rilis Fitur App Lock, Bisa Sembunyikan Detail Chat Saat HP Dipinjam

Terobosan privasi terbaru! Android 17 bakal otomatis sensor isi chat di bilah notifikasi. Tak perlu lagi takut pesan pribadi diintip orang.

Sudut Belajar Minim Distraksi Jadi Fokus Utama Kamar Anak di Tahun 2026

Simak tren desain kamar anak 2026, mulai dari warna alami, furnitur fleksibel, hingga konsep aman yang mendukung tumbuh kembang anak.