M O M S M O N E Y I D
Bugar

Penyebab Asam Urat Seperti Fruktosa Harus Dihindari? Simak Alasannya Berikut

Penulis: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Penyebab asam urat seperti fruktosa harus dihindari. Penyakit asam urat sering kali dikaitkan dengan konsumsi makanan tinggi purin, seperti jeroan atau seafood. 

Namun, tidak banyak yang tahu bahwa fruktosa, jenis gula alami yang banyak ditemukan dalam buah-buahan, minuman manis, dan makanan olahan juga menjadi penyebab tersembunyi dari lonjakan kadar asam urat dalam tubuh. 

Mengabaikan faktor ini bisa membuat pengelolaan asam urat menjadi tidak efektif dan berujung pada kambuhnya gejala yang menyakitkan. Fruktosa memiliki cara kerja yang unik di dalam tubuh. 

Baca Juga: Obat Asam Urat Alami Essential Oil Bisa Sembuhkan Nyeri Sendi, Coba Sekarang

Saat dikonsumsi dalam jumlah berlebih, fruktosa akan meningkatkan produksi purin dan memicu pembentukan asam urat. Tak hanya itu, fruktosa juga menghambat pembuangan asam urat melalui ginjal, sehingga kadarnya makin menumpuk dalam darah. 

Inilah mengapa konsumsi berlebihan dari minuman manis seperti soda, jus kemasan, atau makanan tinggi pemanis buatan menjadi salah satu faktor pemicu yang sering diabaikan. Selain fruktosa, gaya hidup modern yang cenderung tinggi gula dan rendah aktivitas fisik turut memperburuk kondisi. 

Banyak orang merasa aman mengonsumsi produk "sehat" seperti smoothies atau yogurt buah tanpa menyadari kandungan fruktosa tersembunyi di dalamnya.

Padahal, bagi penderita asam urat, menjaga pola makan menjadi hal yang krusial demi menghindari peradangan sendi dan serangan mendadak yang bisa sangat menyiksa.

Dilansir dari Hindustan Times, berikut makanan tinggi fruktosa yang harus dihindari penderita asam urat:

1. Kismis

Kandungan fruktosa pada kismis yaitu per 100 gram adalah 26,54 gram. Kismis berasal dari anggur yang mengandung purin. 

Kombinasi kandungan purin dan fruktosa yang tinggi membuat kismis emas menjadi salah satu makanan yang wajib dihindari oleh penderita asam urat. Konsumsinya bisa memicu lonjakan kadar asam urat secara signifikan.

2. Asam jawa

Kandungan fruktosa pada asam jawa per 100 gram yaitu 12,31 gram. Meski dikenal memiliki manfaat untuk pencernaan, asam jawa tidak cocok untuk penderita asam urat. 

Baca Juga: Jangan Konsumsi Pantangan Asam Urat ya, Ini 8 Makanan yang Sebaiknya Dikonsumsi

Fruktosa di dalamnya dapat merangsang produksi asam urat berlebih, memperparah kondisi sendi.

3. Apel

Kandungan fruktosa pada apel per 100 gram adalah 8,52 gram. Apel sering dianggap sehat, namun bagi penderita asam urat, konsumsi apel secara berlebihan sebaiknya dihindari.

Fruktosa yang cukup tinggi dalam apel bisa berdampak buruk bagi keseimbangan kadar asam urat.

4. Kurma 

Kandungan fruktosa pada kurma per 100 gram sebesar 15,04 gram. Kurma memang rendah purin, namun kandungan fruktosanya tergolong tinggi. 

Jika dikonsumsi secara rutin, kurma dapat memicu peningkatan kadar asam urat dalam darah.

5. Ayam

Kandungan fruktosa pada ayam per 100 gram yaitu 8,6 gram. Meski dikenal sebagai sumber protein hewani, ayam ternyata mengandung fruktosa dalam kadar yang tidak rendah. 

Untuk penderita asam urat, konsumsi ayam sebaiknya dibatasi atau bahkan dihindari jika sedang dalam masa kambuh.

Baca Juga: 10 Makanan Tinggi Purin Ini Meningkatkan Risiko Asam Urat & Merusak Sendi lo

Buah-buahan rendah fruktosa yang aman dikonsumsi

  • Kismis hitam: 2,98 gram
  • Gooseberry: 2,1 gram
  • Melon: 0,62 gram
  • Persik: 1,15 gram
  • Nanas: 1,21 gram
  • Delima: 1,01 gram
  • Stroberi: 1,9 gram

Tips mengendalikan kadar asam urat

  • Hindari minuman bersoda yang kaya gula dan fruktosa.
  • Batasi konsumsi jus buah, terutama yang tidak menggunakan buah utuh.
  • Jauhi alkohol, karena bisa memicu produksi asam urat.
  • Minum teh atau kopi secukupnya, karena bisa membantu proses metabolisme.
  • Kurangi makanan tinggi purin seperti bayam, brokoli, kacang hijau, dan makanan laut.
  • Hindari daging merah yang sangat tinggi purin.
  • Perbanyak konsumsi air putih untuk membantu pengeluaran asam urat lewat urin.
  • Rutin berolahraga ringan dan jaga berat badan agar tidak membebani sendi.

Baca Juga: Asam Urat Normal Berkat Makanan Rendah Purin, Konsumsi ini Saja

Itulah penjelasan lengkap mengenai penyebab asam urat seperti fruktosa harus dihindari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.