MOMSMONEY.ID - Diet untuk penderita asam urat bertujuan untuk mengurangi atau menghilangkan makanan yang tinggi purin seperti daging merah dan seafood. Makanan-makanan ini dapat menyebabkan penumpukan asam urat lebih lanjut hingga memperburuk gejala.
Tatiana Zanin, dokter ahli gizi, mengatakan, diet ini mencakup makanan yang mengandung sifat diuretik seperti buah-buahan dan sayuran untuk membantu mengeluarkan asam urat yang menumpuk.
Kadar asam urat yang tinggi dapat menyebabkan pembentukan kristal yang mengendap di sepanjang persendian dan menyebabkan kerusakan jaringan.
Asam urat adalah kondisi yang ditandai dengan ketidakmampuan tubuh untuk metabolisme purin dengan benar. Hal ini mengakibatkan peningkatan kadar asam urat dalam darah dan menyebabkan pembentukan kristal yang dapat merusak jaringan di persendian.
Baca Juga: Nanas Kunci Redakan Asam Urat? Ini Cara Tepat Konsumsinya!
Dikutip dari Tuasaude.com, kristal-kristal tersebut akan menumpuk di daerah jari kaki, pergelangan kaki, dan lutut.
Makanan yang harus dihindari pasien asam urat
Makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi selama serangan asam urat adalah:
- Minuman beralkohol, terutama bir.
- Jeroan seperti jantung, ginjal, dan hati.
- Bumbu olahan.
- Bubuk pengembang dan ragi.
- Daging merah.
- Seafood seperti kerang, remis, dan kepiting.
- Ikan teri, ikan makarel, dan ikan sarden.
- Produk olahan tinggi fruktosa seperti minuman soda, jus instan atau minuman bubuk.
- Mayones, saus olahan, madu buatan.
- Karamel, cokelat, kue, makanan penutup, makanan cepat saji, roti dan sosis.
Sedangkan, untuk makanan yang dapat dikonsumsi dalam jumlah sedang meliputi daging ayam dan telur.
Makanan rendah purin yang baik untuk asam urat
Saat menjalani diet untuk penderita asam urat, sebaiknya pilih makanan seperti:
- Sayuran seperti selada, wortel, tomat, labu, mentimun, brokoli, kembang kol, bayam dan tomat.
- Buah-buahan segar, seperti apel, jeruk, semangka, lemon, markisa, stroberi, melon.
- Produk susu rendah lemak seperti susu skim, yogurt rendah lemak, dan keju putih.
- Kacang-kacangan seperti buncis, kacang merah dan kedelai.
- Biji-bijian utuh seperti beras merah, jagung, pasta gandum utuh, atau roti gandum utuh.
- Minyak zaitun, biji rami, biji wijen, dan biji labu karena memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan.
Baca Juga: Daftar Makanan yang Paling Cepat Picu Asam Urat: Bikin Nyeri Sendi, Cek Daftarnya
Makanan yang sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah sedang
Makanan seperti asparagus, kacang-kacangan, jamur, udang, bayam, unggas, dan ikan sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah sedang. Untuk daging merah, unggas, dan ikan dapat dikonsumsi dalam porsi 60 hingga 90 gram setiap hari.
Makanan lain yang sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah sedang meliputi:
- Kacang-kacangan seperti kacang polong, kacang tanah, kedelai, buncis.
- Sayuran silangan seperti kembang kol dan bayam.
- Biji-bijian utuh seperti roti gandum utuh dan nasi, oatmeal.
- Daging putih, seperti ayam sarden, tuna, dan teri, telur.
- Jus buah alami.
Itulah diet untuk penderita asam urat yang bisa diterapkan mulai sekarang, kendalikan asam urat dengan tepat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News