M O M S M O N E Y I D
Bugar

Mood Langsung Naik! Ketahui 3 Waktu Tepat Santap Camilan Manis Tanpa Khawatir

Mood Langsung Naik! Ketahui 3 Waktu Tepat Santap Camilan Manis Tanpa Khawatir
Penulis: Widya Oktaviana  |  Editor: Widya Oktaviana


MOMSMONEY.ID - Camilan manis tak lagi menakutkan! Ketahui 3 waktu terbaik untuk makan manis tanpa khawatir gula darah naik. Temukan tips cerdasnya!

Camilan manis sering kali dihindari karena dianggap sebagai momok menakutkan bagi kesehatan, terutama risiko diabetes. Padahal, makan manis tidak sepenuhnya harus Anda jauhi, lo.

Kuncinya terletak pada kontrol porsi, pemilihan jenis camilan manis yang sehat, serta waktu konsumsi yang tepat.

Dengan menentukan waktu terbaik, misalnya setelah makan utama atau saat kadar gula darah sedang stabil, Anda tetap bisa menikmati rasa manis tanpa rasa bersalah. 

Baca Juga: 7 Daftar Makanan untuk Menurunkan Stres Sebelum Tidur, Cek di Sini

Jadi, jangan takut untuk menikmati camilan manis selama Anda tahu kapan waktu yang paling ideal.

Berikut waktu yang terbaik untuk makan camilan manis, dikutip dari annsbakehouse.com:

1. Setelah olahraga

Waktu terbaik untuk makan manis adalah setelah olahraga. Karena saat olahraga, Anda sudah mengeluarkan energi yang banyak. Sehingga, Anda membutuhkan asupan untuk memulihkan energi tersebut.

Nah, mengonsumsi makanan manis adalah solusinya. Anda bisa memilih dessert yang tidak terlalu tinggi lemak. Hal ini agar penyerapan glukosa lebih cepat. Misalnya saja smoothie buah.

Baca Juga: 3 Rekomendasi Makanan untuk Dikonsumsi Setiap Hari agar Jantung Sehat

2. Saat PMS atau saat haid

Apakah saat Anda PMS atau saat haid selalu ingin mengonsumsi makanan manis? Ya, kondisi ini kerap terjadi pada sebagian perempuan.

Hal ini bisa terjadi karena terjadinya perubahan hormon yang berpengaruh pada kadar gula darah dan mood. Jangan ragu untuk mengonsumsi camilan manis, namun dalam porsi yang kecil saja ya.

Pastikan makanan tersebut tidak terlalu tinggi gula dan lemak jenuh. Misalnya saja buah-buahan dan dark chocolate.

3. Untuk jadi mood booster

Saat mood lagi jelek, stress, atau pikiran sedang kacau, hal ini memang membuat hari-hari terasa tidak tenang. Salah satu cara yang bisa Anda coba untuk memulihkannya adalah dengan mengonsumsi makanan manis.

Anda bisa mengonsumsi makanan manis favorit untuk memperbaiki suasana hati. Namun, tetaplah bijak dalam mengonsumsinya ya. Di samping itu, Anda bisa mencari cara lain mengatasi kondisi tersebut agar tidak berlebihan mengonsumsi makanan manis.

Baca Juga: Ingin Kulit Sehat Cerah Alami? Ini 7 Makanan Tinggi Kolagen yang Perlu Dikonsumsi

Tips mengonsumsi camilan manis

Saat mengonsumsi camilan manis, ada beberapa tips yang perlu Anda perhatikan agar asupan tersebut tidak berlebihan. Berikut beberapa tipsnya untuk Anda:

1. Batasi porsinya

Penting untuk membatasi porsi saat mengonsumsi camilan manis. Apakah dalam bentuk porsi kecil maupun sedang. Karena meski sedikit, Anda tetap bisa mendapatkan kepuasan dan kenikmatannya.

2. Pilih waktu yang tepat

Pemilihan waktu saat mengonsumsi makanan manis juga penting. Tujuannya adalah agar tubuh Anda bisa memproses asupan gula tersebut dengan baik.

Baca Juga: 6 Makanan yang Harus Dibatasi Konsumsinya setelah Usia 50 Tahun agar Tetap Sehat

3. Pilih makanan yang berkualitas

Usahakan makanan manis yang Anda konsumsi dalam kondisi yang berkualitas ya. Hal ini tidak sekadar memberikan kenikmatan, tetapi juga memberi pengaruh positif bagi tubuh. 

4. Imbangi dengan nutrisi lain

Usahakan saat mengonsumsi camilan manis juga didampingi dengan nutrisi lainnya. Ini menjadi salah satu cara agar keinginan untuk mengonsumsi makanan manis bisa berkurang.

Baca Juga: 12 Makanan dan Minuman Sehari-hari yang Tinggi Kalori

5. Makan perlahan

Saat makan camilan manis, lakukanlah secara perlahan dan nikmati setiap gigitannya. Ini menjadi cara agar Anda mendapatkan kesadaran akan rasa kenyang sekaligus menikmati makanan tersebut.

Ingatlah, kunci utamanya bukanlah menghindari, melainkan mengelola. Mulai sekarang, jadwalkan makan camilan manis Anda dengan bijak, dan rasakan perbedaannya. Selamat mencoba!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

AI Tak Sekadar Jadi Mesin Jawaban, Bisa Bantu Mahasiswa Perdalam Pemahaman

Penggunaan teknologi akal imitasi atau AI memiliki manfaat yang besar dalam dunia pendidikan bila digunakan dengan tepat.

Film Desember Jani Gelar World Premiere di TIFF 2026, Ini Sinopsis Singkatnya

Film Desember Jani produksi Palari Films terpilih menggelar World Premiere di Tokyo International Film Festival (TIFF) ke-39​.

6 Serial Western hingga Drakor Kriminal Tentang Dunia Narkoba

Berikut ini ada beberapa rekomendasi serial bertema narkoba yang wajib ditonton para penikmat serial kriminal.​

Lengan Besar Bikin Minder? Ini 4 Cara Mengecilkannya dengan Cepat

Tumpukan lemak membandel di area lengan kerap menurunkan rasa percaya diri. Berikut 4 cara mengecilkan lengan dengan cepat.

Nikmati Serunya Promo A&W Sharing Meal Oktober 2026, Porsi Puas Harga Pas

Nikmati kelezatan paket promo A&W Sharing Meal mulai Rp 130.000-an lengkap dengan nasi, kentang goreng, dan minuman segar favoritmu.

7 Pilihan Menu Sarapan Diet yang Enak, Kaya Nutrisi & Anti Lapar, Wajib Dicoba

Bingung cari menu sarapan diet yang bikin kenyang lebih lama? Temukan berbagai inspirasi makanan sehat dan praktis untuk bantu turunkan berat.

Perangkat Galaxy Siap Rombak Layar Kunci dan Tampilan Lewat One UI 8.5

One UI 8.5 membawa perubahan besar pada Quick Panel hingga efek 3D ikon. Intip deretan fitur canggih yang bakal hadir di ponsel Anda.

Nikmati Promo HokBen x Bank Saqu Oktober 2026, Cashback 50% Plus Gratis Menu

Nikmati promo HokBen bulan ini pakai Bank Saqu untuk dapatkan cashback hingga 50%, ekstra cashback, serta gratis Chicken Tofu lezat.

Benarkah Telur Puyuh Bisa Menyebabkan Kolesterol Tinggi? Ketahui Faktanya, yuk

Ketahui kandungan nutrisi serta batas aman konsumsi telur puyuh agar tidak memicu lonjakan kolesterol di sini.

Konsumsi Minuman Berpemanis Membebani Tubuh dan Naikkan Gula Darah

Makan manis saat perut kosong membebani tubuh drastis. Urutan santapan ternyata memegang kunci pencegahan lonjakan gula darah.