M O M S M O N E Y I D
Bugar

6 Makanan yang Harus Dibatasi Konsumsinya setelah Usia 50 Tahun agar Tetap Sehat

6 Makanan yang Harus Dibatasi Konsumsinya setelah Usia 50 Tahun agar Tetap Sehat
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ada beberapa makanan yang harus dibatasi konsumsinya setelah usia 50 tahun agar tetap sehat. Apa sajakah itu?

Memasuki usia 50 tahun ke atas, tubuh mulai mengalami berbagai perubahan yang memengaruhi cara metabolisme bekerja. Kebutuhan nutrisi tidak lagi sama seperti sebelumnya, sementara kemampuan tubuh dalam memproses makanan juga cenderung menurun. Karena itu, memilih asupan yang tepat menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan jangka panjang.

Tidak semua makanan yang dulu terasa aman dikonsumsi dalam jumlah bebas tetap cocok di usia ini. Beberapa jenis makanan justru perlu dibatasi agar tidak membebani organ tubuh, terutama jantung, ginjal, dan sistem pencernaan. Dengan pengaturan pola makan yang lebih bijak, Anda bisa tetap aktif dan menjaga kualitas hidup.

Baca Juga: 10 Tips Pola Makan ala Jepang supaya Panjang Umur

Melansir dari Verywell Health, berikut ini beberapa makanan yang harus dibatasi konsumsinya setelah usia 50 tahun agar tetap sehat:

1. Makanan tinggi natrium atau garam

Jika Anda terbiasa mengonsumsi camilan asin, sebaiknya mulai menguranginya setelah usia 50 tahun. Natrium dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, yang cukup sering terjadi pada usia lanjut.

Membatasi asupan garam hingga sekitar 1 sendok teh per hari dapat membantu menjaga tekanan darah tetap stabil. Jenis makanan yang perlu dibatasi antara lain keripik, pretzel, pizza, sup kalengan, pasta instan, dan makanan beku.

2. Makanan tinggi lemak jenuh

Seiring bertambahnya usia, penting untuk mengurangi konsumsi lemak tidak sehat. Lemak jenuh yang terdapat pada daging berlemak dan produk susu penuh lemak dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Untuk menguranginya, batasi makanan seperti daging merah, sosis, bacon, daging olahan, mentega, es krim, makanan gorengan, serta minyak kelapa dan minyak sawit.

3. Makanan dengan gula tambahan

Mengurangi gula tetap penting di usia berapa pun. Batas konsumsi yang disarankan adalah sekitar 25 gram per hari untuk wanita dan 36 gram untuk pria.

Asupan gula berlebih dapat meningkatkan risiko diabetes, penyakit jantung, peradangan, serta memengaruhi fungsi otak. Hindari makanan seperti kue, minuman manis, sereal manis, yogurt dengan tambahan gula, dan snack bar.

Baca Juga: 6 Buah yang Bikin Tubuh Lebih Sehat dan Panjang Umur jika Dikonsumsi

4. Makanan ultra-olahan

Makanan ultra-olahan cukup banyak dikonsumsi sehari-hari, tetapi umumnya mengandung tambahan garam, gula, dan lemak.

Konsumsi berlebihan dapat berdampak pada proses penuaan, meningkatkan peradangan, serta memengaruhi kesehatan metabolisme. Contohnya adalah oatmeal instan, roti kemasan, hot dog, mie instan, dan selai kacang olahan.

5. Alkohol

Konsumsi alkohol dalam jumlah berlebihan dapat mempercepat penurunan fungsi kognitif dan berdampak pada kesehatan secara keseluruhan.

Seiring usia, tubuh memproses alkohol lebih lambat, sehingga efeknya bisa terasa lebih kuat. Alkohol juga dapat berinteraksi dengan obat-obatan dan meningkatkan risiko cedera.

6. Makanan dengan kalori kosong

Memasuki usia 50 tahun, tubuh cenderung membakar kalori lebih sedikit dibandingkan sebelumnya.

Mengonsumsi makanan tinggi kalori tetapi rendah nutrisi dapat menyebabkan penambahan berat badan. Makanan seperti permen, kue, dan camilan manis termasuk dalam kategori ini, sehingga sebaiknya dibatasi.

Baca Juga: 6 Camilan Sehat yang Bikin Panjang Umur jika Dikonsumsi

Itulah beberapa makanan yang harus dibatasi konsumsinya setelah usia 50 tahun agar tetap sehat. Semoga bermanfaat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jangan Panik! Lakukan Cara Mengatasi Keracunan Makanan pada Anak Berikut Ini

Pelajari cara mengatasi keracunan makanan pada anak sebagai pertolongan pertama untuk meminimalisir risiko yang lebih serius.

Jangan Panik! Lakukan Cara Mengatasi Keracunan Makanan pada Anak Berikut Ini

Pelajari cara mengatasi keracunan makanan pada anak sebagai pertolongan pertama untuk meminimalisir risiko yang lebih serius.

Bedak Sering Cracky? Intip Moisturizer Hyaluronic Acid yang Bikin Makeup Nempel

Moisturizer biasa kerap membuat wajah berminyak dan makeup bergeser. Lihat pilihan moisturizer ringan yang bikin kulit plumpy seketika.

Obat Herbal untuk Penderita Asam Urat, Bantu Turunkan Purin Tanpa Obat Dokter

Penumpukan kristal asam urat berisiko merusak fungsi ginjal. Simak daftar obat herbal dan pengobatan rumahan yang efektif mengatasinya.

Daftar Jus Buah untuk Atasi Gerd, Tetap Sehat dan Segar

Masukan dalam daftar makanan, berikut daftar jus buah yang bisa membantu atasi gerd saat tiba-tiba muncul.

Baterai Redmi Note 17 Pro Tembus 8.340 mAh, Isi Daya Pakai HyperCharge 67W

Redmi Note 17 Pro Max mengemas baterai monster 8.340 mAh dan HyperCharge 67W. Cek daya tahannya saat diuji penggunaan nyata di sini.

Bikin Tegang, Tonton 7 Film Korea Tentang Bencana Alam Hingga Wabah Penyakit Ini

Berikut ini ada beberapa rekomendasi film Korea yang memiliki tema tentang bencana alam dan wabah penyakit.​

Trace34 Memadukan Olahraga, Kebersamaan, dan Kepedulian terhadap Lingkungan

Sepanjang rute, para peserta Trace34 mengumpulkan dan memilah sampah anorganik yang ditemukan sebagai bagian dari aktivitas plogging.  ​

Ada Cashback hingga Rp 500.000, Intip Promo Kartu Kredit BCA Blibli Tiket

​Kartu Kredit BCA Blibli Tiket Mastercard menawarkan cashback dan reward untuk berbagai transaksi sehari-hari.

AI Buka Ruang Eksplorasi Baru bagi Kreator di Industri Film dan Hiburan

AI membantu kreator mengeksplorasi ide dan mempercepat produksi, tanpa menggantikan keputusan kreatif manusia.