MOMSMONEY.ID - Yuk simak, cara reset keuangan 2026 agar pengeluaran Moms lebih rapi, utang terkendali, dan tabungan makin aman untuk masa depan nyaman.
Memasuki tahun 2026, urusan keuangan jadi topik yang makin sering dibicarakan banyak orang. Harga kebutuhan yang terus naik, kebiasaan belanja online, sampai pengeluaran kecil yang terasa sepele ternyata bisa bikin dompet cepat menipis.
Tidak heran jika banyak orang merasa sudah bekerja keras, tetapi kondisi keuangan masih jalan di tempat. Padahal, awal tahun adalah waktu yang pas untuk berhenti sejenak dan melihat kembali cara kita mengelola uang.
Melansir dari Nerd Wallet, menekankan bahwa evaluasi sederhana di awal tahun dapat membantu seseorang membuat keputusan finansial yang lebih sehat.
“Ambil kartu kredit dan rekening bank Anda, lalu lihat dengan jujur ke mana uang Anda selama ini pergi,” ujar D’Andre Clayton, salah satu pendiri Clayton Financial Solutions.
Baca Juga: Strategi Pensiun Dini: Karyawan Swasta Wajib Tahu 4 Kunci Keuangan Ini, Simak Yuk
Evaluasi keuangan, langkah kecil yang sering dilupakan
Banyak orang langsung ingin menabung atau investasi, padahal belum benar benar paham kondisi keuangannya sendiri. Cobalah mulai dari hal paling dasar, yaitu mengecek mutasi rekening, riwayat belanja digital, dan tagihan rutin bulanan.
Dari sini biasanya terlihat pengeluaran yang sebenarnya bisa dikurangi. Langkah sederhana ini membantu kita lebih sadar sebelum uang habis tanpa terasa.
Bagi target keuangan supaya tidak terasa berat
Target keuangan besar sering bikin stres karena terlihat sulit dicapai. Supaya lebih ringan, target tersebut bisa dibagi menjadi langkah langkah kecil.
Misalnya, daripada langsung memikirkan dana darurat dalam jumlah besar, cukup fokus menyisihkan uang secara rutin setiap bulan. Cara ini membuat proses menabung terasa lebih realistis dan mudah dijalani.
Atur utang dengan strategi yang jelas
Utang sering menjadi sumber tekanan dalam keuangan rumah tangga maupun pribadi. Tanpa rencana, utang bisa terus menumpuk dan sulit dikendalikan.
Mulailah dengan mencatat semua kewajiban yang ada, lalu tentukan urutan penyelesaiannya. Dengan strategi yang jelas dan disiplin mengatur pengeluaran, beban utang perlahan bisa berkurang.
Bangun kebiasaan hemat dan cari peluang tambahan
Mengatur keuangan tidak selalu berarti harus serba menahan diri. Ada banyak cara sederhana untuk lebih hemat, seperti memasak di rumah, memilih hiburan gratis, atau mengecek kembali langganan yang jarang dipakai.
Di sisi lain, mencari penghasilan tambahan sesuai kemampuan juga bisa menjadi solusi di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu. Uang ekstra ini sebaiknya langsung diarahkan untuk tabungan atau tujuan finansial penting.
Baca Juga: Cek Dampak Hapus Cicilan Kendaraan pada Kesehatan Finansial Jangka Panjang
Mengelola keuangan di tahun 2026 tidak harus rumit dan penuh tekanan. Dengan evaluasi yang jujur, target yang masuk akal, pengelolaan utang yang rapi, serta kebiasaan hidup yang lebih bijak, kondisi finansial bisa perlahan membaik.
Kuncinya ada pada konsistensi dan kesadaran dalam setiap keputusan. Langkah kecil yang dilakukan hari ini akan membawa dampak besar bagi ketenangan hidup di masa depan.
Selanjutnya: Targetkan 82,9 Juta Penerima MBG pada 2026, BGN Optimis Bulan Mei Sudah Tercapai
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News