MOMSMONEY.ID - Pasca Ramadan dan Idulfitri jadi momen tepat bagi keluarga untuk mengevaluasi pola pengeluaran sekaligus membangun kebiasaan hidup yang lebih bermakna.
Melihat hal ini, Kino Indonesia mendorong keluarga mulai dari langkah sederhana yakni membuat pilihan sehari-hari yang lebih tepat.
Head of PR Kino Indonesia Arviane D.B. menegaskan, hidup bermakna kini tak lagi soal hal besar, melainkan konsistensi dari keputusan kecil.
“Meaningful living bukan lagi tentang seberapa banyak kita membeli, tetapi bagaimana kita memilih dengan lebih sadar dan bernilai,” ujarnya dalam keterangan resmi Senin (4/5).
Baca Juga: 7 Cara Praktis Menghindari Skimming ATM biar Rekening Tetap Aman
Lalu, apa saja tips yang bisa diterapkan keluarga?
1. Fokus pada pilihan yang sadar dan bernilai
Menurut Arviane, keputusan kecil seperti memilih produk hingga mengatur kebutuhan rumah tangga bisa berdampak besar jika dilakukan konsisten. Artinya, utamakan kualitas dan manfaat, bukan sekadar kuantitas.
2. Terapkan mindful consumption
Financial Planner Mike Rini CFP mengingatkan pentingnya belanja dengan tujuan jelas.
“Mindful consumption berarti membeli dengan purpose, bukan karena FOMO atau impulsif,” jelasnya. Jadi, pastikan setiap pengeluaran benar-benar sesuai kebutuhan.
3. Biasakan smart spending
Mike menekankan, kondisi finansial jangka panjang justru dibentuk dari kebiasaan kecil sehari-hari.
“Smart spending bukan tentang membatasi diri, tetapi tentang membuat pilihan yang lebih intentional dan selaras dengan kebutuhan, nilai, dan prioritas hidup,” katanya.
Baca Juga: Dompet Akhir Bulan Aman: Trik Jitu Belanja Hemat yang Wajib Dicoba!
4. Pilih produk yang praktis dan relevan
Produk yang tepat bisa membantu efisiensi waktu dan biaya. Mike menyebut, memilih produk yang praktis dan sesuai kebutuhan sama dengan investasi kualitas hidup.
“Ketika kita memilih produk yang tepat, yang praktis, berkualitas, dan sesuai kebutuhan, kita sebenarnya sedang berinvestasi pada kualitas hidup jangka panjang,” tambahnya.
5. Manfaatkan momen pasca Lebaran untuk evaluasi keuangan
Periode setelah Lebaran dinilai sebagai waktu refleksi alami untuk menata ulang prioritas keluarga, termasuk memperbaiki pola konsumsi agar lebih sehat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News