M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Kiat Orangtua Menyesuaikan Konten YouTube Yang Baik untuk Anak Remaja

Kiat Orangtua Menyesuaikan Konten YouTube Yang Baik untuk Anak Remaja
Reporter: Jane Aprilyani  |  Editor: Jane Aprilyani


MOMSMONEY.ID - Di era perkembangan teknologi yang kian berkembang pesat, YouTube menjadi wadah bagi para remaja untuk menonton apa yang mereka sukai, mulai dari mengulang pelajaran sekolah, mengikuti kreator favorit, mendengarkan podcast yang sedang viral, hingga melihat cuplikan olahraga yang seru.

Jennifer Flannery O'Connor, VP Product Management YouTube, menyebut YouTube percaya pada pentingnya melindungi anak-anak di dunia digital, bukan menjauhkan mereka dari dunia digital.

“Itulah sebabnya kami telah menghabiskan lebih dari satu dekade untuk membangun produk yang disesuaikan dan perlindungan bawaan bagi para penonton kami yang berusia muda,” ujar Jennifer Flannery O’Connor dalam keterangan resmi yang diterima Selasa (20/1).

Saat orang tua dan pakar memberi tahu apa yang mereka inginkan dari akun anak dan remaja, ada tiga hal yang menjadi fokus mereka:

  • Kontrol yang membantu mengajari anak-anak cara menikmati konten secara bertanggung jawab, dan opsi bagi orang tua agar dapat membuat pilihan yang tepat bagi keluarga dan merasa lebih tenang dengan waktu yang mereka habiskan untuk menonton YouTube.
  • Konten yang sesuai usia serta kebijakan dan pengamanan yang lebih ketat untuk audiens yang lebih muda.
  • Pengalaman yang tepat untuk setiap usia dengan akun sederhana yang mencakup perlindungan bawaan dan memudahkan orang tua memastikan anak mereka mendapatkan pengalaman YouTube yang tepat.

Baca Juga: Daftar HP Xiaomi RAM 8GB: Performa Gaming Makin Ngebut, Anti Lag

Berikut beberapa info terbaru yang dapat membantu orang tua menyesuaikan pengalaman YouTube keluarga mereka, terutama untuk penonton remaja.

Kontrol Tambahan untuk Menonton dengan Bijak

Orang tua kini dapat membantu anak remaja mereka lebih berhati-hati dalam menonton video dengan mengatur waktu yang diizinkan untuk men-scroll video shorts. Dan sebentar lagi, orang tua akan melihat opsi untuk menyetel timer ke nol. 

Fitur ini adalah yang pertama di industri ini yang memberi orang tua kendali penuh atas jumlah konten video pendek yang boleh ditonton anak-anak mereka. Fitur ini juga memberi orang tua fleksibilitas, misalnya, mereka dapat menyetel batas feed Shorts ke nol saat ingin anak remaja mereka menggunakan YouTube untuk fokus mengerjakan tugas sekolah, dan mengubahnya menjadi 60 menit selama perjalanan mobil yang panjang agar terhibur.

Selain itu, orang tua yang mengelola akun yang diawasi akan dapat menyetel waktu tidur dan pengingat waktu istirahat, yang melengkapi perlindungan kesehatan digital default yang sudah ada untuk remaja.

Pedoman untuk Konten Remaja Berkualitas Tinggi

Kami memperkenalkan prinsip-prinsip baru dan panduan kreator untuk mengarahkan remaja ke konten yang menyenangkan, sesuai usia, berkualitas tinggi, dan lebih memperkaya wawasan.

Baca Juga: Konten AI YouTube 10 Menit: Raih Cuan Cepat Pakai 3 Alat Sakti Ini

Dikembangkan bersama Komite Penasihat Pemuda (Youth Advisory Committee) dan Center for Scholars & Storytellers di UCLA serta didukung oleh pakar global dari American Psychological Association, Digital Wellness Lab di Boston Children's Hospital, dan organisasi global lainnya, prinsip-prinsip ini menguraikan jenis konten yang dianggap berkualitas rendah dan berkualitas tinggi bagi penonton remaja.

“Kami akan menggunakan prinsip dan panduan ini untuk mengedukasi komunitas kreator global kami mengenai peran mereka dalam mendukung remaja di YouTube,” tambah Jennifer.

Prinsip-prinsip ini juga menjadi dasar sistem rekomendasi yang memungkinkan YouTube untuk mengangkat video berkualitas tinggi seperti dari Khan Academy, CrashCourse, dan TED-Ed serta meningkatkan frekuensi penayangannya kepada remaja.

Upaya ini juga dikembangkan berdasarkan prinsip konten berkualitas untuk anak di bawah usia 13 tahun yang sudah ada sebelumnya, serta perlindungan untuk rekomendasi konten remaja.

Memudahkan pengguna mendapatkan pengalaman yang tepat untuk usia yang tepat

Keluarga tidak perlu khawatir karena YouTube akan menempatkan remaja ke akun pengguna berusia di bawah 18 tahun yang dilindungi. Dalam beberapa minggu mendatang, YouTube akan menghadirkan pengalaman pendaftaran terbaru yang memungkinkan orang tua membuat akun anak baru dan beralih akun dengan mudah di aplikasi seluler, tergantung siapa yang menonton, hanya dengan beberapa ketukan. 

Hal ini memudahkan untuk memastikan semua anggota keluarga mendapatkan pengalaman menonton yang tepat dengan setelan konten dan rekomendasi konten sesuai usia yang memang ingin mereka tonton.

Baca Juga: Ubah Channel Jadi Mesin Cuan: Ini Cara Dapatkan Sponsor di Channel YouTube

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kelelahan Finansial Bisa Menguras Energi, Ini Cara Mudah Mengatasinya

Kelelahan finansial dapat memicu stres dan mengganggu hubungan. Kenali penyebab serta cara mengatasinya dengan lebih seimbang.

Jangan Salah Pilih Tanaman, 5 Jenis Ini Bisa Bikin Nyamuk Datang ke Rumah

Tanaman tertentu di halaman rumah bisa menciptakan tempat nyaman bagi nyamuk. Kenali jenisnya dan cara menjaga taman tetap aman.  

Cuma Rp5.000 Sehari, Metode Micro-Sinking Funds Bantu Jaga Keuangan

Cukup sisihkan Rp5.000 per hari, micro-sinking funds bisa membantu memenuhi kebutuhan tanpa bikin keuangan bulanan kewalahan.  

Ide Dekorasi Rumah Vas Badai Era 2000-an yang Banyak Dilirik Desainer

Vas badai kembali populer sebagai dekorasi rumah 2026. Simak inspirasi menatanya agar hunian terasa hangat, modern, dan estetik.  

Kelelawar Masuk Loteng Rumah? Kenali Tanda, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Kelelawar masuk loteng rumah bisa jadi masalah. Kenali penyebab, tanda, cara mengatasi, dan langkah pencegahan agar tidak kembali.

4 Ciri-Ciri Rambut Rusak dan Penyebabnya, Hindari Handuk yang Kasar!

Sebelum terlambat, ketahui 4 ciri-ciri rambut rusak dan penyebabnya agar Anda bisa menemukan perawatan yang tepat.  

Cara Orang Tua Siapkan Masa Depan Anak Berkebutuhan Khusus Sejak Dini

Simak cara menyusun keuangan anak berkebutuhan khusus agar masa depannya lebih aman tanpa mengabaikan kondisi finansial keluarga.

Hasil China Open 2026: Tambah 3, Ada 7 Wakil Indonesia ke Babak 16 Besar

Hasil China Open 2026 babak 32 besar hari kedua Rabu (22/7), tiga wakil Indonesia melenggang ke 16 besar. 

Ada Beasiswa dari Lotte, Mahasiswa di Kampus Ini Berpeluang Dapat Bantuan Pendidikan

Lotte Foundation kembali menghadirkan program beasiswa bagi mahasiswa S1 dan D4 yang berprestasi di 10 universitas mitra  

Disebut Silent Killer, Ini 7 Gejala Kanker Ovarium yang Sering Dianggap Kembung Biasa

Gejala kanker ovarium kerap diabaikan karena mirip masalah pencernaan. Waspadai tanda seperti perut kembung terus-menerus hingga nyeri panggul.