M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Moms, Ini 4 Jenis Cokelat yang Sering Digunakan sebagai Bahan Pembuatan Kue

Penulis: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID -  Ingin mencoba bikin sendiri kue cokelat yang manis dan lembut seperti di toko kue? Sebelum mencobanya coba ketahui terlebih dahulu jenis cokelat untuk bahan pembuatan kue agar tak salah pilih.

Cokelat merupakan makanan yang memiliki berbagai fungsi. Selain bisa dinikmati sebagai camilan, cokelat juga sering dijadikan sebagai bahan pembuatan kue.

Nah, biasanya untuk dapat membuat sebuah kue cokelat yang lezat, diperlukan bahan-bahan berkualitas dari jenis tertentu, termasuk jenis cokelat yang digunakan.

Ternyata, ada beberapa jenis cokelat yang bisa diolah dan dijadikan sebagai bahan pembuatan kue. Apa saja jenisnya? Intip artikel berikut ini yang dilansir dari Pondan, selengkapnya!

Baca Juga: 3 Cara Melelehkan Coklat Batang untuk Bikin Topping Kue

Cokelat hitam

Cokelat Hitam
Cokelat Hitam

Baca Juga: Promo Menu Baru Pizza Hut Delivery 2022, Fun Pizza Serba Rp 20.000

Jenis cokelat untuk bahan pembuatan kue biasanya merupakan cokelat hitam. Jenis cokelat yang satu ini sangat umum dan sering digunakan untuk pembuatan kue. Ini karena cokelat hitam merupakan cokelat murni tanpa adanya tambahan gula dan susu seperti cokelat susu sehingga akan lebih mudah untuk menakar kue.

Cokelat hitam memiliki kadar kakao hingga 85% sehingga rasanya cenderung pahit. Meski begitu, kue yang dihasilkan dari cokelat hitam ini tetap memiliki rasa manis karena ditambahkan gula.

Tak hanya itu, jenis cokelat ini memiliki kandungan nutrisi paling banyak dibandingkan jenis cokelat lainnya. Cokelat hitam memiliki fosfor, kalsium, zat besi, kalium hingga vitamin A dan K yang baik untuk tubuh.

Baca Juga: Apa Itu Umami? Ini Dia 7 Makanan Penghasil Rasa Umami

Cokelat susu

Cokelat susu adalah jenis cokelat untuk bahan pembuatan kue. Cokelat susu sendiri merupakan jenis yang paling umum dengan berbagai merek yang beredar di pasaran.

Cokelat susu memiliki kandungan yang terdiri atas gula, susu, dan kakao. Meski begitu, cokelat ini tetap mengandung gizi seperti vitamin B6 dan B12.

Karena jenis cokelat ini sudah mengandung gula dan susu, maka penambahan takaran gula dalam kue harus lebih sedikit atau tidak memakai gula sama sekali untuk menghindari kue yang kemanisan.

Baca Juga: Promo KFC November-Desember 2022, Paket KFC Super Bola Spesial Sambut Piala Dunia

Cokelat putih

Cokelat putih
Cokelat putih

Baca Juga: Daftar 4 Makanan Pembentuk Otot yang Bagus Dikonsumsi Setiap Pagi

Cokelat putih tak sesering cokelat hitam dalam hal penggunaan untuk kue. Meski begitu, cokelat putih ini tetap bisa dikategorikan sebagai jenis cokelat untuk bahan pembuatan kue.

Cokelat putih mengandung gula yang sangat tinggi, bahkan lebih tinggi daripada cokelat susu, sehingga tak baik untuk kesehatan serta rasanya tak akan terlalu enak karena terlalu manis.

Cokelat putih berasal dari kakao yang sama seperti cokelat hitam. Hanya saja cokelat putih menggunakan lemak cokelat yang membuatnya terlihat berwarna putih gading. Cokelat putih tak menggunakan bubuk kakao sehingga warnanya tak menjadi kecoklatan.

Bagi Anda yang tak terlalu suka rasa kue yang sangat manis, MomsMoney tak menyarankan Anda menggunakan jenis cokelat yang satu ini, ya!

Baca Juga: Mudah Diaplikasikan, Ini 6 Cara Memilih Ikan Segar Berdasarkan Ciri-cirinya

Cokelat couverture

Cokelat couverture adalah jenis cokelat untuk bahan pembuatan kue. Jenis cokelat ini berkualitas tinggi yang telah melalui proses penggilingan sehingga kualitasnya terjamin.

Cokelat couverture itu sendiri terbuat dari campuran cocoa solid atau bubuk kakao dengan cocoa butter atau lemak kakao dengan persentase tinggi.

Karena cokelat couverture adalah cokelat berkualitas, maka untuk dapat mengolahnya, cokelat ini perlu dilelehkan pada suhu tertentu. Para koki dan chef biasa mengolah jenis cokelat ini untuk berbagai jenis hidangan mulai dari kue hingga es krim yang dibuat di hotel dan restoran mewah.

Itu dia beberapa jenis cokelat untuk bahan pembuatan kue. Jadi jika Moms ingin membuat kue cokelat, coba pilih jenis cokelat di atas, ya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Fitur Baru WhatsApp Android Tingkatkan Interaksi, Tak Perlu Repot Lagi

Jangan lewatkan update WhatsApp Android yang paling ditunggu. Menu pesan baru ini hadirkan tampilan segar dan interaksi lebih intuitif. 

HP Samsung Terbaru: Fitur Kamera S25 Ultra Unggul Jauh dari Seri Lain

Mencari HP Samsung terbaik? Galaxy S25 Ultra hadir dengan Snapdragon 8 Elite, namun ada kejutan di seri S25 & A35. Simak perbandingannya!

Kesehatan Anak Optimal: 7 Manfaat Labu Siam untuk MPASI, Kunci Tingkatkan Imun

Penting memberikan MPASI dengan nutrisi penting. Labu siam murah meriah ini bisa jadi solusi cegah obesitas dan tingkatkan imunitas anak.

Tablet Mini Terbaik: Ukuran Kecil, Performa Juara di 2026

Jangan salah pilih tablet mini. Huawei MatePad Mini dirilis dengan M-Pencil Pro dan layar OLED tajam. Lihat perbandingannya dengan tablet lain!

DBD Bukan Hanya Urusan Anak, Dokter Internist Desak Orang Dewasa Segera Vaksinasi

PAPDI desak vaksinasi DBD untuk dewasa 18–60 tahun karena komorbiditas perbesar risiko komplikasi hingga 7 kali lipat  

12 Daftar Makanan dan Minuman yang Mengandung Kalori Tinggi

Intip beberapa daftar makanan dan minuman yang mengandung kalori tinggi berikut ini, yuk!               

6 Daftar Makanan yang Perlu Dibatasi Setelah Usia 50 Tahun agar Tetap Sehat

Yuk, cek daftar makanan yang perlu dibatasi setelah usia 50 tahun agar tetap sehat berikut ini! Apa sajakah itu?  

Anak Paling Rentan DBD, IDAI Dorong Vaksinasi Dini sebagai Perlindungan Komprehensif

IDAI dorong vaksinasi dini DBD pada anak karena kelompok usia 5–14 tahun catat kematian tertinggi di Indonesia  

9 Rekomendasi Camilan untuk Menjaga Kesehatan Jantung yang Kaya Protein

Cek rekomendasi camilan untuk menjaga kesehatan jantung yang kaya protein ini, yuk!                    

5 Alasan Wanita Cepat Naik Berat Badan saat Usia 50 Tahun ke Atas

Ada beberapa alasan wanita cepat naik berat badan saat usia 50 tahun ke atas. Apa sajakah itu?