M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Mirae Asset Sekuritas: Investor Tetap Perlu Cermati Tantangan Domestik

Mirae Asset Sekuritas: Investor Tetap Perlu Cermati Tantangan Domestik
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai pasar keuangan global mulai menunjukkan perbaikan seiring meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Namun demikian, investor masih perlu mencermati berbagai tantangan yang berasal dari kebijakan moneter global maupun kondisi domestik Indonesia yang diperkirakan masih memengaruhi arah pergerakan pasar dalam beberapa waktu ke depan. 

Pandangan tersebut disampaikan dalam Media Day Mirae Asset Sekuritas bertajuk "Fear vs Fundamentals: Where Is Indonesia Really Headed?" yang membahas perkembangan pasar terkini, peluang investasi sektoral, hingga strategi diversifikasi portofolio. 

Head of Research & Chief Economist PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia Rully Arya Wisnubroto mengatakan meski ketegangan geopolitik mulai mereda, pasar masih dibayangi ekspektasi suku bunga tinggi lebih lama di Amerika Serikat. Saat ini, Federal Funds Rate (FFR) berada di level 3,75% dan diperkirakan berpotensi naik masing-masing 25 basis poin pada September dan Desember hingga mencapai 4,25% pada akhir tahun. 

Di sisi lain, proyeksi pertumbuhan ekonomi global 2026 direvisi menjadi 3,1% dari sebelumnya 3,3%, sementara pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan tetap berada di kisaran 5,0%, sedikit lebih rendah dibandingkan proyeksi sebelumnya sebesar 5,1%. 

"Meredanya risiko geopolitik memberikan sentimen positif bagi pasar. Namun, ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed hingga akhir tahun membuat kondisi moneter global masih cenderung ketat sehingga volatilitas pasar diperkirakan tetap tinggi," ujar Rully dalam keterangan tertulis, Senin (30/6). 

Baca Juga: IHSG Dibuka Dengan Penurunan Hingga 0,5% ke Level 5.971 (30/6)

Menurut Rully, investor juga masih mencermati sejumlah faktor domestik, mulai dari stabilitas nilai tukar rupiah, kondisi fiskal, hingga meningkatnya perhatian terhadap potensi twin deficit setelah neraca transaksi berjalan dan neraca finansial sama-sama melemah pada kuartal I 2026. 

"Ke depan, pemulihan pasar Indonesia akan sangat ditentukan oleh kepercayaan investor terhadap kebijakan domestik. Karena itu, investor perlu tetap berfokus pada fundamental dan lebih selektif dalam menentukan strategi investasinya," tambah Rully. 

Sementara itu, Senior Research Analyst PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia Andreas Kristo Saragih melihat sektor poultry menjadi salah satu sektor yang menarik untuk dicermati di tengah kondisi pasar saat ini. Menurutnya, konsumsi daging ayam di Indonesia yang baru mencapai sekitar 8,6 kilogram per kapita, jauh di bawah Malaysia (32,9 kilogram) dan Vietnam (16,7 kilogram), menunjukkan ruang pertumbuhan yang masih besar. 

Didukung peningkatan konsumsi, termasuk melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta pasokan yang diperkirakan lebih terkendali akibat penurunan kuota impor grand parent stock (GPS) dan implementasi program culling, industri poultry berpotensi mencatatkan peningkatan profitabilitas. 

"Kami melihat sektor poultry memasuki fase yang lebih menarik dibandingkan beberapa tahun terakhir. Dengan pasokan yang lebih terkendali dan permintaan yang terus bertumbuh, profitabilitas industri berpotensi meningkat sehingga membuka peluang investasi yang menarik bagi investor," kata Andreas. 

Baca Juga: IHSG Dibanyangi Koreksi Lebih Lanjut, Ini Rekomendasi Saham dari KSI (30/6)

Di tengah volatilitas pasar, Head of Fund Services PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia Francisca Gerungan mengatakan diversifikasi menjadi kunci dalam membangun portofolio investasi. Investor perlu menyesuaikan alokasi investasi dengan tujuan keuangan, profil risiko, dan kebutuhan likuiditas karena setiap instrumen memiliki karakteristik risiko dan potensi imbal hasil yang berbeda. 

"Diversifikasi membantu investor mengelola risiko sekaligus tetap menangkap peluang investasi di berbagai kondisi pasar. Dengan memilih kombinasi instrumen yang tepat sesuai profil risiko, investor dapat membangun portofolio yang lebih seimbang untuk mencapai tujuan keuangan jangka panjang," ujar Francisca. 

Untuk mendukung kebutuhan diversifikasi tersebut, Mirae Asset Sekuritas terus memperluas pilihan produk investasi di M-FUND by Mirae Asset melalui kerja sama dengan berbagai manajer investasi, termasuk menghadirkan Syailendra Sharia Fixed Income Fund (SSFIF) Kelas A. 

Wholesale Distribution Manager PT Syailendra Capital Vania Yoshe Apriliza mengatakan SSFIF merupakan reksadana syariah pendapatan tetap yang berinvestasi pada sukuk negara dan sukuk korporasi. Produk ini ditujukan bagi investor dengan profil risiko moderat-konservatif yang ingin melengkapi portofolio melalui instrumen pendapatan tetap syariah. 

"Kami berharap kehadiran SSFIF di M-FUND dapat memberikan lebih banyak pilihan bagi investor dalam membangun portofolio yang terdiversifikasi sesuai dengan tujuan investasinya," ujar Vania. 

Melalui M-FUND, Mirae Asset Sekuritas terus memperluas akses masyarakat terhadap berbagai produk reksa dana dari beragam manajer investasi sehingga investor dapat membangun portofolio yang sesuai dengan tujuan investasi, profil risiko, dan kebutuhan likuiditasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Singapore Airlines Perbarui Menu Hingga Perangkat Saji, Apa yang Baru?

Singapore Airlines meningkatlan layanan bersantap dalam penerbangan, dengan memperbaharui menu, perangkat saji dan sentuhan layanan di pesawat. .

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (30/9) di Jabodetabek Hujan Sangat Lebat di Sini

Peringatan dini BMKG cuaca besok Rabu (30/9), Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di daerah Jabodetabek berikut ini.

Jakarta dan 16 Provinsi Ini Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (30/9)

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Rabu 30 September 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat di provinsi berikut ini.

Ramalan Zodiak Besok Rabu 30 September 2026, Teliti Sebelum Ambil Keputusan

Simak ramalan zodiak besok Rabu 30 September 2026 untuk Aries hingga Pisces, lengkap soal cinta, karier, keuangan, dan kesehatan.

Ramalan Shio Besok Rabu 30 September 2026, Kuda Dapat Energi Positif

Simak ramalan shio besok Rabu 30 September 2026 untuk 12 shio, dari Kuda yang beruntung hingga Kerbau yang perlu lebih waspada.  

Hujan Ringan hingga Petir, Ini Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok (30/9) dan Lusa

Prakiraan BMKG Jawa Barat 30 September-1 Oktober: hujan masih muncul, sementara sejumlah wilayah cerah dan berawan.

Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok (30/9): 18 Daerah Berawan, 11 Wilayah Cerah

Prakiraan BMKG Jawa Tengah Rabu (30/9) dan Kamis (1/10) didominasi cuaca berawan di sejumlah wilayah kabupaten dan kota.

Udara Kabur Mendominasi Jawa Timur Besok (30/9), Cek Cuaca di Wilayah Anda

Prakiraan BMKG Jawa Timur Rabu (30/9) dan Kamis (1/10), cuaca didominasi berawan dan udara kabur di sejumlah daerah.

Mengenalkan Bisnis dan Industri Halal Bisa Lewat Ajang Pameran

Halal Indo 2026 yang sudah berlangsung di akhir pekan lalu merangkum kegiatan para pebisnis untuk bermitra hingga mengedukasi konsumen.

Tren Wellness dan Longevity Dorong Bisnis Pariwisata Kesehatan

Perubahan pola konsumsi kesehatan memperluas peluang bisnis dari layanan medis hingga kebugaran dan pemulihan.