M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Badai Geopolitik, Begini Saran Strategi Investasi Bitcoin cs

Badai Geopolitik, Begini Saran Strategi Investasi Bitcoin cs
Reporter: Dupla Kartini  |  Editor: Dupla Kartini


MOMSMONEY.ID - Harga Bitcoin relatif bertahan di tengah gejolak harga minyak mentah. Simak strategi investasi di tengah badai geopolitik!

Volatilitas pasar keuangan global kembali meningkat tajam menyusul eskalasi ketegangan geopolitik AS-Iran, yang memicu fluktuasi ekstrem harga minyak dunia. Harga minyak sempat melonjak hampir menyentuh US$ 120 per barel, sebelum melandai ke kisaran US$ 85-US$ 90 setelah adanya sinyal de-eskalasi
dari Presiden AS Donald Trump.

Di sisi lain, perekonomian AS menunjukkan tanda-tanda keretakan. Data ketenagakerjaan Februari 2026 mencatat hilangnya 92.000 pekerjaan, jauh di bawah ekspektasi pasar. Tingkat pengangguran naik ke 4,4%, dan utang nasional AS kini menembus US$ 38,43 triliun. Narasi stagflasi, yaitu kondisi ekonomi stagnan di tengah inflasi tinggi kembali menghantui pasar saham.

Fahmi Almuttaqin, Crypto Analyst Reku, menilai, kompleksitas dinamika ini perlu dipahami secara cermat oleh investor. Gangguan di Selat Hormuz mendorong negara-negara seperti UEA dan Kuwait memangkas produksi akibat kapasitas penyimpanan yang penuh. Kondisi ini menciptakan tekanan operasional bagi perusahaan energi global dan volatilitas yang belum pernah terjadi sebelumnya pada saham-saham produsen minyak AS.

Di tengah badai ini, Bitcoin menunjukkan ketangguhan yang menarik untuk dicermati. Meskipun harga Bitcoin masih enggan naik tinggi, namun, infrastrukturnya justru menguat. 

Baca Juga: DEXE Bertahan di Puncak Kripto Top Gainers saat Pasar Rebound

Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$ 67.000-US$ 69.000 atau sekitar 46% di bawah rekor tertingginya. Meski begitu, Fahmi bilang, fondasi institusional justru semakin kokoh.

"Langkah Morgan Stanley yang menunjuk BNY Mellon sebagai kustodian aset kripto, serta investasi besar dari pemilik NYSE di bursa kripto, menandakan transisi Bitcoin dari instrumen spekulatif semata menjadi bagian dari infrastruktur keuangan global yang semakin strategis," bebernya dalam siaran pers, Selasa (10/3).

Peluang dari FOMC Maret 

Menurut Fahmi, meski korelasi Bitcoin dengan Nasdaq saat ini masih cukup tinggi di angka 85,4%, kondisi pasar yang berada di zona Extreme Fear justru sering kali menjadi sinyal akumulasi bagi investor dengan horizon jangka panjang.

"Ketika Fear & Greed Index menyentuh level Extreme Fear, sejarah mencatat bahwa ini adalah zona akumulasi bagi mereka yang memiliki nafas panjang, bukan waktu untuk panic selling," tuturnya.

Ke depan, perhatian pasar akan tertuju pada pertemuan pejabat bank sentral AS dalam FOMC 17-18 Maret mendatang.

 

Dengan data ketenagakerjaan yang memburuk, ada peluang The Fed memberikan sinyal dovish melalui hasil dot plot-nya, meski suku bunga kemungkinan besar masih akan ditahan. Data inflasi tetap menjadi variabel penentu utama arah suku bunga The Fed.

Nah, saran Fahmi, strategi yang paling relevan saat ini adalah menjaga likuiditas dan memanfaatkan momentum koreksi untuk masuk secara bertahap pada aset-aset berpotensi besar yang terdiskon akibat kepanikan makro. "Manajemen risiko yang disiplin menjadi kunci utama dalam kondisi seperti ini," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

BRI Danareksa Sekuritas Bagikan 4 Ide Trading Saham Hari Ini (3/6)

BRI Danareksa Sekuritas membagikan sejumlah ide trading saham yang dapat dicermati investor pada perdagangan Rabu (3/6/2026) 

Foundation Sering Salah? Pahami 3 Cara Menentukan Tone Kulit Demi Tampil Natural

Riasan sering tampak aneh di wajah? Selisih pemilihan warna foundation bisa jadi penyebabnya. Cek cara mudah menentukan tone kulit Anda!

Saham Perbankan dan Konglo Bervariasi, IHSG Turun 0,7% Pada Rabu Pagi (3/6)

Sempat dibuka di zona hijau, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali bergerak turun. Pada Rabu, 3 Juni 2026, 

IHSG Diproyeksi Terkoreksi, Berikut 6 Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas (3/6)

IHSG masih rawan mengalami koreksi pada perdagangan Rabu (3/6/2026).​ Simak rekomendasi saham dari BNI Sekuritas untuk hari ini.

Ini Manfaat Minuman Kolagen untuk Kecantikan Kulit

Louis Renzo Cosmindo meluncurkan minuman kolagen WYCE yang menggunakan korean heartleaf. Simak manfaat kolagen untuk kecantikan kulit. 

IHSG Ada Peluang Menguat, Simak Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas (3/6)

IHSG berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Rabu (3/6/2026).​ Berikut rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.

Harga Emas Antam Hari Ini Rabu (3/6) Stagnan di Angka Rp 2.774.000

Harga emas batangan bersertifikat Antam hari ini keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) stagnan pada Rabu (3/6).

Cek Rekomendasi Saham Hari Ini dari Mirae Sekuritas (3/6)

Setelah menguat 1,1% ke level 6.195 pada perdagangan kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang konsolidasi dulu di jalur bullish 

Jangan Anggap Remeh, Masalah Infertilitas Tinggi Karena Hal Ini

Soal kesuburan masih tinggi, penyebabnya banyak. Mulai dari gangguan kesehatan reproduksi sampai keguguran berulang.

Promo ShopeeFood, Ayam Keju Richeese Factory Cuma Rp 16 Ribuan Sepanjang Juni

Membeli ayam keju bisa lebih hemat! Dapatkan Combo Richeese Parmesan Whole Wings hanya Rp 16 ribuan. Kuota terbatas, klik untuk detail!