MOMSMONEY.ID - Mengelola kekayaan kini tidak hanya dilakukan oleh nasabah kelas atas. OCBC menilai, semakin banyak masyarakat yang mulai membutuhkan perencanaan keuangan, investasi, hingga proteksi aset untuk jangka panjang.
Perkembangan tersebut, Direktur OCBC Johannes Husin mengatakan, menunjukkan masyarakat perlu memiliki mitra finansial yang dapat membantu mengelola dan mengembangkan aset secara berkelanjutan.
"Dengan skala yang semakin kuat, expertise yang semakin dalam, dan ekosistem yang semakin terintegrasi, kami ingin membantu lebih banyak individu, keluarga, dan pelaku usaha untuk mengelola, melindungi, dan mengembangkan wealth mereka dengan lebih optimal,” ujar Johannes dalam keterangan resmi Rabu (20/5).
OCBC pun membagikan beberapa hal penting yang perlu diperhatikan saat mulai membangun wealth management:
Pertama, tentukan tujuan finansial sejak awal, mulai dari dana pendidikan anak, dana pensiun, hingga proteksi keluarga.
Baca Juga: Reksadana Saham: Strategi Jitu Gandakan Aset Jangka Panjang
Kedua, pilih instrumen investasi sesuai profil risiko, seperti reksadana, obligasi, emas, atau asuransi.
Ketiga, manfaatkan layanan digital agar lebih mudah memantau portofolio dan transaksi investasi. OCBC mencatat, transaksi wealth melalui kanal digital meningkat dari 30% pada 2024 menjadi 44% pada 2025.
Selain itu, masyarakat juga disarankan tidak hanya fokus mengejar pertumbuhan aset, tetapi juga melindungi kekayaan melalui proteksi dan perencanaan warisan.
“Bagi kami, wealth management bukan hanya tentang menyediakan produk investasi, tetapi bagaimana kami dapat berjalan berdampingan dengan nasabah," imbuh Johannes.
Dengan kekuatan ekosistem yang semakin lengkap, OCBC ingin membantu nasabah tidak hanya menangkap peluang pertumbuhan aset tetapi juga melindungi keluarga dan aset mereka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News