M O M S M O N E Y I D
AturUang

Membangun Wealth Management, Ini Panduan Mengelola Aset Jangka Panjang

Membangun Wealth Management, Ini Panduan Mengelola Aset Jangka Panjang
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Mengelola kekayaan kini tidak hanya dilakukan oleh nasabah kelas atas. OCBC menilai, semakin banyak masyarakat yang mulai membutuhkan perencanaan keuangan, investasi, hingga proteksi aset untuk jangka panjang.

Perkembangan tersebut, Direktur OCBC Johannes Husin mengatakan, menunjukkan masyarakat perlu memiliki mitra finansial yang dapat membantu mengelola dan mengembangkan aset secara berkelanjutan.

"Dengan skala yang semakin kuat, expertise yang semakin dalam, dan ekosistem yang semakin terintegrasi, kami ingin membantu lebih banyak individu, keluarga, dan pelaku usaha untuk mengelola, melindungi, dan mengembangkan wealth mereka dengan lebih optimal,” ujar Johannes dalam keterangan resmi Rabu (20/5).

OCBC pun membagikan beberapa hal penting yang perlu diperhatikan saat mulai membangun wealth management:

Pertama, tentukan tujuan finansial sejak awal, mulai dari dana pendidikan anak, dana pensiun, hingga proteksi keluarga.

Baca Juga: Reksadana Saham: Strategi Jitu Gandakan Aset Jangka Panjang

Kedua, pilih instrumen investasi sesuai profil risiko, seperti reksadana, obligasi, emas, atau asuransi.

Ketiga, manfaatkan layanan digital agar lebih mudah memantau portofolio dan transaksi investasi. OCBC mencatat, transaksi wealth melalui kanal digital meningkat dari 30% pada 2024 menjadi 44% pada 2025.

Selain itu, masyarakat juga disarankan tidak hanya fokus mengejar pertumbuhan aset, tetapi juga melindungi kekayaan melalui proteksi dan perencanaan warisan.

“Bagi kami, wealth management bukan hanya tentang menyediakan produk investasi, tetapi bagaimana kami dapat berjalan berdampingan dengan nasabah," imbuh Johannes.

Dengan kekuatan ekosistem yang semakin lengkap, OCBC ingin membantu nasabah tidak hanya menangkap peluang pertumbuhan aset tetapi juga melindungi keluarga dan aset mereka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Cek 4 Rekomendasi Saham Pilihan MNC Sekuritas untuk Perdagangan Selasa (28/7)

MNC Sekuritas membagikan sejumlah rekomendasi saham untuk perdagangan hari ini Selasa (28/7/2026). Simak ulasannya berikut.

BNI Sekuritas Bagikan 6 Ide Trading untuk Perdagangan Selasa (28/7)

IHSG berpeluang untuk tes resistance di 6.220​ hari ini. Simak rekomendasi saham dari BNI Sekuritas berikut untuk hari ini.

IHSG Melanjutkan Pelemahan, Bergerak Turun 0,13%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa pagi, 28 Juli 2026, sempat naik, tetapi IHSG bergerak turun 0,13% ke level 6.177.

IHSG Menguji Area Support, Ini Saham Pilihan yang Bisa Dilirik Investor

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak cenderung konsolidasi dengan kecenderungan melemah 

Cegah Stroke Sejak Dini, Ini 7 Tips Makan Sehat yang Wajib Anda Coba

Mulai dari membatasi garam hingga mengonsumsi asam lemak omega-3, pelajari tips makan sehat untuk melindungi tubuh dari bahaya penyakit stroke.

Harga Emas Antam Hari Ini Selasa (28/7) Melemah Rp 9.000, Buyback Juga Turun Rp 9.000

Harga emas Antam hari ini turun Rp 9.000 menjadi Rp 2.613.000 per gram pada Selasa (28/7). Harga buyback juga melemah Rp 9.000.

Susunan LQ45 Periode 3 Agustus - 30 Oktober 2026, Cek Saham yang Masuk dan Keluar

Indeks LQ45 mengukur kinerja harga dari 45 saham yang memiliki likuiditas tinggi, kapitalisasi pasar besar, serta fundamental perusahaan baik. 

Ramalan Shio Hari Ini 28 Juli 2026, Ada yang Perlu Waspada

Yuk, simak ramalan shio hari ini Selasa 28 Juli 2026, cek peruntungan karier, keuangan, asmara, kesehatan, dan shio paling beruntung.

Asing Melakukan Aksi Jual Saham-saham Ini, Net Sell Rp 491 Miliar

Berdasarkan data perdagangan di pasar reguler, investor asing membukukan nilai jual bersih (net sell) Rp 491,8 miliar.

Ramalan Zodiak Hari Ini Selasa 28 Juli 2026, Siapa Paling Beruntung?

Simak ramalan zodiak hari ini Selasa 28 Juli 2026, saat energi Jupiter bawa peluang sekaligus mendorong evaluasi karier, uang, dan asmara.