M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Memasuki Musim Hujan, Begini Cara Merawat Tanaman Hias di Rumah

Penulis: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Akhir-akhir ini, cuaca mulai sering hujan. Namun, merawat tanaman sudah menjadi kewajiban bagi pemiliknya. Oleh karena itu, Anda perlu memperhatikan cara merawat tanaman di musim hujan. Sebab, bila keliru, tanaman hias Anda bisa-bisa jadi layu, loh!

Air hujan sebenarnya baik untuk pertumbuhan tanaman, tetapi bila keseringan, justru akan merusak tanaman. Lalu, bagaimana cara merawat tanaman hias di musim hujan? Simak yuk, caranya.

Baca Juga: Tanaman Hias di Rumah Tidak Berbunga? Mungkin 5 Ini Penyebabnya

Jangan Biarkan Air Menggenangi Tanaman

Air hujan sebenarnya baik untuk tanaman karena mengandung oksigen yang lebih tinggi dibandingkan air ledeng. Akan tetapi, air hujan yang berlebihan dapat menyebabkan kelembapan berlebihan pada tanah dan akar.

Jadi, sebaiknya Anda mencegah genangan air terlalu lama pada tanaman. Segera setelah hujan usai, Anda cepat-cepat membersihkan air yang menggenangi tanaman. Saat membersihkan air yang menggenang, tetap hati-hati agar Anda tidak merusak bagian tanaman.

Lepaskan Alas Pot dan Cek Drainase

Salah satu cara untuk mencegah genangan air adalah melepaskan alas pot dan biarkan air berlebihan ini mengalir melalui lubang drainase. Anda juga perlu mengecek lubang drainase untuk memastikan lubang tidak tertutup dengan kepadatan tanah.

Dilansir dari Gardenbagan.com, buang tanah dan potong semua akar berlebih yang keluar dari lubang. Anda dapat menggunakan pisau dapur yang telah disterilkan untuk tujuan ini. Setelah itu, dorong dengan alat lancip apapun seperti obeng untuk membuat lubang terbuka kembali.

Frekuensi Penyiraman

Hujan secara alami akan menyirami tanaman saat musim hujan. Artinya, Anda perlu mengurangi penyiraman air agar tidak berlebihan.

Lakukan penyiraman hanya saat tanah benar-benar kering atau hari di mana hujan sedang tidak turun sama sekali. Jika Anda tetap menyirami saat hujan turun, ini akan menyebabkan tanaman layu karena kelebihan air.

Baca Juga: Syarat yang Harus Dipenuhi dalam Menyediakan Air Akuarium

Kurangi Pemberian Pupuk

Dalam merawat tanaman pada musim hujan, Anda perlu mengurangi pemberian pupuk. Pemberian pupuk pada musim hujan hanya akan merusak tanaman karena tanaman berhenti mengonsumsi pupuk ketika tanahnya sangat basah.

Apalagi, saat musim hujan, pemberian pupuk akan sia-sia karena mereka bisa larut dengan air yang mengalir dan akan mengubah pH tanah dengan cepat untuk merusak tanaman.

Pangkas Beberapa Daun

Pemangkasan perlu dilakukan secara teratur untuk tanaman apapun. Sebab, saat musim hujan, tanaman akan tumbuh dengan cepat. Beberapa di antaranya mungkin akan mati karena penyakit.

Hal itu, tentu, harus segera disingkirkan agar tidak menulari bagian daun atau tanaman yang lain. Selain itu, memotong beberapa bagian daun yang tidak teratur juga disarankan. Ini dapat mengurangi kelembapan tanaman dan menjadikannya tumbuh subur.

Waspadai Hama dan Penyakit

Saat musim hujan, Anda harus berhati-hati dengan serangan hama. Hama pengganggu seperti ulat, belalang, dan serangga lainnya bisa memperburuk kondisi tanaman saat cuaca buruk.

Karena itu, periksalah secara berkala kondisi tanaman dari segala gangguan hama. Anda juga perlu mewaspadai timbulnya jamur yang menyerang akar atau batang tanaman. 

Selanjutnya: Anda Tinggal di Wilayah Tanah Masam? Cocok Buat 5 Tanaman Ini!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

4 Jenis Pekerjaan Online yang Sangat Cocok untuk Ibu Rumah Tangga

Berikut adalah 4 jenis pekerjaan online yang sangat cocok untuk ibu rumah tangga karena menawarkan peluang pendapatan yang menjanjikan.

6 Tren Dekorasi Ruang Tamu 2027 yang Diprediksi Makin Nyaman dan Personal

Tren dekorasi ruang tamu 2027 mengarah pada warna hangat, pojok baca, furnitur fleksibel, penyimpanan rapi, dan sentuhan seni unik ya.  

Dari Belajar Nail Art, MUA Tuli Ini Berhasil Raup Pendapatan Rp13 Juta

Nail Art Jadi Ladang Penghasilan, MUA Tuli Binaan Bakti BCA Catat Pendapatan Rp 13 Juta               

Dana Darurat Terlalu Banyak? Ini Batas Wajar dan Cara Mengelolanya Saat Ini

Dana darurat perlu cukup untuk keadaan tak terduga, tetapi menyimpan terlalu banyak uang tunai juga punya risiko. Berikut cara mengelolanya.

Kaya Nutrisi dan Bebas Lemak, Simak 4 Manfaat Kentang Kukus untuk Menu Harian Diet

Mengandalkan kentang kukus dalam pola makan harian saat diet membantu mengontrol gula darah serta menjaga kesehatan usus.  

Jangan Dianggap Sepele ya, Ini 5 Gejala Kanker Rahim yang Wajib Dideteksi Sejak Dini

Kenali gejala kanker rahim sejak dini, dari keputihan tidak normal hingga nyeri panggul. Deteksi awal penting untuk mencegah risiko berbahaya.

4 Elemen Penting Yang Perlu Diperhatikan Saat Menyebar Keranjang Investasi

Strategi diversifikasi investasi atau menyebar keranjang investasi diperlukan supaya meminimalisir risiko.

6 Tren Desain Rumah Cantik yang Ternyata Bikin Repot Saat Dibersihkan

Ini 6 tren desain rumah terlihat cantik, tetapi bisa buat rumah Anda lebih sulit dirawat. Kenali materialnya sebelum pakai tren interior terbaru.

5 Kebiasaan Hemat Baby Boomer Amerika Saat Mengatur Uang yang Bisa Ditiru

Ini 5 kebiasaan hemat baby boomer yang sederhana bisa membantu mengurangi pengeluaran dan menjaga keuangan rumah tangga.

Tiga Prinsip Yang Bisa Dilakukan Memulai Usaha di Bangku Kuliah

Kementerian UMKM menyodorkan tiga prinsip bagi mahasiswa dengan melihat persoalan di lingkungan sekitar.