M O M S M O N E Y I D
AturUang

Melunasi KPR Resolusi Keuangan yang Rawan Gagal, Begini Cara Meringankannya

Melunasi KPR Resolusi Keuangan yang Rawan Gagal, Begini Cara Meringankannya
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Ingin melunasi kredit pemilikan rumah alias KPR adalah salah satu tujuan keuangan yang membutuhkan pemasukan besar untuk mewujudkannya. Sebab, jumlah yang harus Anda bayar bisa ratusan juta rupiah.

Menurut Ully Safitri, Perencana Keuangan Oneshildt, melunasi KPR adalah resolusi keuangan yang rawan gagal atau sulit tercapai.

Misalnya, ingin melunasi KPR dengan outstanding Rp 500 juta dalam tempo satu tahun. Sedang gaji hanya Rp 10 juta per bulan.

"Tujuan semacam ini tidak masuk akal, karena pendapatan tersebut masih perlu dikurangi biaya hidup dan biaya lainnya," tegas Ully kepada Momsmoney.

Sejatinya, memungkinkan saja melunasi KPR dengan outstanding masih Rp 500 juta lebih cepat. Tetapi, tidak dalam waktu satu tahun.

Baca Juga: Layani Nasabah KPR, Bank Mandiri Gandeng APERSI Wujudkan KPR Subsidi dan Komersial

Caranya, dengan memotong pengeluaran yang tidak perlu dan fokus pada pengeluaran untuk sandang, pangan, juga papan.

Kemudian, pastikan ada asuransi kesehatan sehingga ketika sakit tidak akan memakan tabungan. Dan, yang tak kalah penting, tidak menambah utang baru selain KPR.

Lantas, tambah pendapatan, dan setiap ekstra pendapatan digunakan untuk pelunasan KPR dipercepat tersebut, ungkap Ully.

Tita Gracia Yosheko, Perencana Keuangan Finansialku, menambahkan, dalam mencapai resolusi keuangan apapun, jika memang belum bisa mencapai mimpi tersebut, mungkin Anda bisa menurunkan targetnya.

Tapi, kalau ternyata dari sisi konsistennya yang belum maksimal dalam mencapai resolusi keuangan tersebut, maka yang harus Anda lakukan adalah mengkaji kembali, apa yang menjadi penyebab.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Pantau Prakiraan Cuaca Besok (7/4) di Jawa Barat, Didominasi Hujan Ringan

​BMKG memperkirakan cuaca besok Selasa (7/4) dan lusa (8/4) di Jawa Barat akan didominasi hujan ringan.

Hujan Lebat di Wilayah Ini, Simak Peringatan dini BMKG Cuaca Besok (7/4) Jabodetabek

Peringatan dini BMKG cuaca besok Selasa (7/4) di Jabodetabek dengan status Waspada hujan lebat di daerah berikut ini.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (7/4), Hujan Sangat Lebat Turun di Provinsi Ini

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 7 April 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat di provinsi berikut ini.

Perempuan Merasa Aman dan Nyaman Berkendara dengan Driver Perempuan Shejek

Aplikasi transportasi online khusus perempuan masih eksis menangkap pasar niche penumpang perempuan.

Prakiraan Cuaca Besok (7/4) di Banten, Diprediksi Turun Hujan

​BMKG memperkirakan cuaca besok Selasa (7/4) dan lusa (8/4) di wilayah Banten akan turun hujan ringan dan hujan sedang.

Punya UMKM? Ini 5 Mindset yang Wajib Kamu Punya biar Usaha Naik Kelas

Simak mindest yang perlu pelaku usaha tanamkan untuk membantu usaha naik kelas berikut ini.       . 

Pelatihan Ini Dorong Katering Lokal Punya Kompatibilitas dengan Kebutuhan Industri

PT Surveyor Indonesia lakukan pelatihan komprehensif bagi pelaku katering lokal, juru masak, dan asisten jurumasak lokal.

Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Besok (7/4), Waspadai Hujan Turun di Daerah Ini

​BMKG memperkirakan cuaca besok Selasa (7/4) di Jakarta akan turun hujan di beberapa daerah berikut ini.

Ingin Menata Rambut Jadi Menarik, BLIV Tawarkan Solusi Ini

Jawab kebutuhan styling rambut para perempuan, BLIV menawarkan inovasi hair tools berteknologi plasma ion.

PRISM Perluas Ekspansi Palette di Destinasi Wisata dan Kota Berkembang

PRISM, perusahaan induk OYO, akan memperluas ekspansi brand premiumnya, Palette, di destinasi wisata dan kota berkembang Indonesia.