M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Komitmen Eramet Mengurangi Emisi Karbon

Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Indonesia tengah menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan mineral hijau untuk mengurangi jejak karbon. Berdasarkan laporan Badan Energi Internasional (IEA) untuk mencapai karbon netral pada tahun 2050 dibutuhkan 35 juta ton mineral hijau setiap tahunnya. Kebutuhan akan mineral hijau penting dikejar karena penggunaan tembaga dan nikel diperkirakan kan terus meningkat hingga 50%-70% di 2030. 

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus mendukung pencapaian target penurunan emisi dengan mendorong komitmen perusahaan tambang untuk menerapkan kegiatan dekarbonisasi dalam operasional mereka. Ini termasuk pengembangan dan penerapan teknologi ramah lingkungan yang dapat mengurangi dampak lingkungan dari kegiatan pertambangan.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) juga berperan penting dengan fokus pada pengawasan emisi dan penerapan standar keberlanjutan yang lebih ketat. Semakin ketatnya regulasi lingkungan dan meningkatnya kesadaran global akan perubahan mendorong perusahaan tambang untuk bertransformasi, sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam hal transisi energi.

Baca Juga: Indonesia Tegaskan Komitmen Menuju Net Zero Emission pada 2060

Dalam konteks ini, Eramet, perusahaan pertambangan dan metalurgi global asal Prancis, menyatakan komitmennya untuk mengurangi emisi karbon sebesar 40 persen pada tahun 2035 dan mencapai karbon netral pada tahun 2050. Dekarbonisasi merupakan salah satu prioritas utama Eramet di seluruh operasionalnya secara global. 

Novi Gusman, Sustainable and Permitting Expert Eramet Indonesia, mengungkapkan dalam keterangan tertulis, Kamis (15/8),  bahwa Eramet berfokus pada penerapan smart mining sebagai bagian dari inisiatif "Act for Positive Mining". Bagi Eramet, smart mining dan keberlanjutan adalah dua aspek yang saling melengkapi. "Melalui roadmap CSR kami, kami berkomitmen untuk mengintegrasikan kinerja operasional dengan kontribusi positif terhadap masyarakat dan lingkungan," kata Novi.

Roadmap CSR Eramet yang dikenal sebagai "Act for Positive Mining" memfokuskan perhatian pada keberlanjutan di tiga area utama: People (Manusia), Nature (Lingkungan), dan Value Chain (Rantai Nilai). Selain itu, Eramet telah mengimplementasikan teknologi inovatif melalui tim Research and Development (R&D), termasuk penggunaan Integrated Remote Operation Centers (IROCs) dan drone dalam eksplorasi. Inovasi ini bertujuan untuk meminimalisir emisi karbon dan mengurangi konsumsi energi.

Eramet juga menunjukkan komitmennya terhadap pertambangan yang bertanggung jawab sesuai standar keberlanjutan bertaraf internasional, yakni International Responsible Mining Assurance (IRMA). "IRMA mengedepankan transparansi dan akuntabilitas melalui pendekatan multi-stakeholder yang melibatkan lebih dari 100 entitas, dari perusahaan tambang hingga komunitas lokal. Proses audit yang ketat dilakukan secara self-assessment dan oleh pihak ketiga," jelas Novi.

Dekarbonisasi menjadi hal yang penting dalam industri pertambangan guna mendukung transisi energi, khususnya untuk industri kendaraan baterai listrik (EV). Dengan standar IRMA dan penerapan smart mining, Eramet terus berusaha untuk memenuhi kebutuhan mineral global, sekaligus memastikan bahwa kegiatan operasional Perusahaan mendukung keberlanjutan dan tanggung jawab lingkungan.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ini Sunscreen Water Based Aman untuk Kulit: Jerawat & Iritasi Minggat

Sunscreen water based jadi penyelamat kulit berminyak di cuaca panas. Temukan 5 rekomendasi terbaik yang tidak lengket dan bebas whitecast.  

6 Khasiat Tak Terduga Buah Nanas untuk Kesehatan Optimal

Cuma satu cangkir nanas kaya vitamin C dan mangan! Ketahui 6 manfaat pentingnya, dari percepat penyembuhan hingga lawan penyakit.

Solusi Pesan WhatsApp Tak Masuk: Aktifkan Pengaturan Penting Ini!

Membuka WhatsApp baru menerima pesan? Itu pertanda ada pengaturan yang perlu diubah. Temukan langkah praktis agar chat masuk tanpa tertunda.  

Fungsi Ginjal Terganggu? Waspada, Obesitas Bisa Tingkatkan Asam Urat

Obesitas ternyata pemicu utama asam urat lo, mempercepat pembentukan kristal dan menghambat pembuangan. Pahami kaitan keduanya di sini.  

HP Murah Itel Power 80 Bodi Ramping & Baterai 7.000mAh, Ini Rahasia Desainnya

Meskipun baterai 7.000mAh, Itel Power 80 tidak dirancang untuk game berat. Pahami batasan performanya sebelum Anda memutuskan membeli.

Jerawat Muncul Terus? Waspada 5 Penyebab Tak Terduga Ini

Ada 5 penyebab jerawat muncul terus yang perlu Anda tahu. Apa saja? Simak informasi selengkapnya di sini.

Meja Dapur Jadul Kembali Viral? Ini Alasan Desain Era 90-an jadi Incaran

Meja dapur era 90-an kembali populer dengan konsep modern. Simak alasan tren ini diminati dan cara membuatnya tetap fungsional.

5 Kebiasaan Finansial Warren Buffett yang Patut Ditiru Kelas Menengah agar Kaya

Ingin kondisi finansial terus berkembang? Simak lima kebiasaan Warren Buffett yang bisa diterapkan untuk membangun aset jangka panjang.

6 Tren Dekorasi Teras yang Mulai Ditinggalkan Desainer, Ternyata Pilih Model Ini

Ini 6 tren dekorasi teras yang mulai ditinggalkan desainer karena terlihat usang. Simak gaya baru agar ruang luar rumah tetap nyaman.

5 Kebiasaan Menabung untuk Pemula yang Bikin Saldo Cepat Bertambah

Menabung menjadi kebiasaan sederhana yang membantu saldo terus bertambah secara konsisten tanpa terasa membebani keuangan.