MOMSMONEY.ID - Kesehatan ginjal dan sendi terancam jika Anda tidak memahami kebiasaan buruk. Ada banyak kebiasaan yang picu asam urat tinggi, kerusakan sendi hingga masalah ginjal.
Persendian Anda akan terasa seperti terbakar, kambuhnya asam urat biasanya berlangsung selama satu atau dua minggu.
David Zelman, dokter reumatologi, memaparkan, penyakit asam urat terjadi ketika tubuh memproduksi terlalu banyak asam urat, memungkinkan kristal asam urat menumpuk di persendian dan jaringan.
Asam urat berasal dari purin, zat kimia yang secara alami terdapat dalam tubuh, makanan serta minuman tertentu.
Untuk menghindari kambuhnya gejala, kerusakan sendi dan masalah ginjal, penting untuk mengetahui hal-hal yang memicunya. Dilansir dari Webmd.com, berikut ini adalah beberapa pemicu asam urat dan cara mengatasinya.
Baca Juga: Obati Asam Urat Tinggi saat Imlek: Cukup Lakukan Hal Sederhana Ini
Pemicu gejala asam urat melalui makanan
Beberapa makanan dan minuman dapat meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh. Anda harus membatasi konsumsinya agar dapat mencegah kambuhnya gejala.
Daging merah dan makanan laut . Daging dan makanan laut bisa tinggi purin. Ketika tubuh Anda memecahnya, kadar asam urat Anda akan meningkat. Daging yang perlu diwaspadai meliputi:
- Daging sapi, domba, babi.
- Jeroan seperti hati, babat dan ginjal.
- Ikan teri, sarden, kerang dan tuna.
Alih-alih daging, dapatkan protein Anda dari produk susu rendah lemak seperti susu skim, keju, dan yogurt. Anda juga bisa mengonsumsi lebih banyak kacang-kacangan, kedelai, dan sumber protein nabati lainnya.
Selain itu, hindari konsumsi minuman bersoda dan jus yang diberi perasa gula karena dapat memicu kambuhnya asam urat. Sebagai pengganti rasa manis, beralihlah ke air lemon dengan madu yang tidak akan meningkatkan risiko asam urat.
Pastikan juga untuk minum banyak air putih, usahakan minum setidaknya delapan gelas sehari.
Pemicu gejala asam urat lainnya
Obat-obatan tertentu, masalah kesehatan, dan pilihan gaya hidup juga dapat memicu asam urat. Berikut ini beberapa pemicu asam urat lainnya:
1. Obat-obatan tertentu
Aspirin merupakan obat diuretik untuk pasien dengan tekanan darah tinggi. Obat ini juga biasanya dikonsumsi orang yang menjalani transplantasi organ.
Namun, obat tersebut bisa jadi pemicu naiknya kadar asam urat. Jika asam urat kambuh, diskusikan semua obat yang Anda konsumsi dengan dokter Anda.
2. Kelebihan berat badan
Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk menurunkan berat badan untuk melindungi diri dari kekambuhan asam urat. Berat badan berlebih membuat sendi tertekan dan lama kelamaan bisa memperparah sendi yang terkena asam urat
3. Puasa atau diet ketat
Jika menurunkan berat badan terlalu cepat, Anda bisa meningkatkan kemungkinan mengalami serangan asam urat.
4. Kondisi kesehatan
Tekanan darah tinggi, penyakit ginjal, diabetes, dan penyakit jantung. Kondisi kesehatan ini membuat Anda lebih mungkin terkena asam urat. Konsultasilah dengan dokter untuk mengendalikan kondisi tersebut.
5. Cedera atau operasi
Saat tubuh stres atau sakit, Anda akan memiliki risiko lebih besar untuk mengalami kekambuhan asam urat. Untuk mengatasi masalah ini, cobalah untuk membicarakannya pada dokter.
Baca Juga: Gejala Asam Urat Wanita: Kenapa Beda dengan Pria? Ini Penjelasannya
Pantau pemicu gejala asam urat dengan tepat
Pemicu asam urat berbeda-beda pada setiap orang. Beberapa orang dapat makan steak atau minum bir sesekali tanpa masalah, sedangkan yang lain tidak bisa mengonsumsi makanan maupun minuman penyebab asam urat tersebut.
Jadi, Anda perlu mempelajari apa saja pemicu gejala asam urat. Buatlah catatan harian tentang apa yang Anda makan selama beberapa waktu. Dengan begitu, Anda bisa memeriksa kembali dan melihat apakah ada kaitan antara kambuhnya gejala dengan makanan tertentu.
Selain menghindari pemicu, berikut beberapa hal lain yang dapat dilakukan untuk mencegah kambuhnya gejala:
- Periksakan diri ke dokter secara teratur.
- Selalu sediakan obat untuk mengatasi kambuhnya gejala.
- Konsumsilah makanan yang menyehatkan seperti sayuran, buah-buahan, biji-bijian utuh, produk susu rendah lemak, dan protein nabati.
- Lakukan olahraga yang tidak terlalu memberi tekanan pada persendian seperti berenang, berjalan kaki, dan bersepeda.
Demikian kebiasaan yang picu asam urat tinggi, kerusakan sendi hingga masalah ginjal yang harus dipahami.
Selanjutnya: Ancaman Konflik: Militer AS Siaga, Iran Siapkan Proposal
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News