M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Kesalahan Mengatur dan Menata Rumah Berkonsep Open Space, Cari Tahu Yuk!

Penulis: Kania Paramahita  |  Editor: Kania Paramahita


MOMSMONEY.ID - Konsep terbuka atau open space termasuk salah satu jenis konsep layout rumah yang banyak digunakan di suatu hunian. 

Rumah dengan konsep ini umumnya memiliki desain terbuka tanpa sekat yang memisahkan area-area tertentu di rumah.

Konsep rumah open space banyak disukai karena menawarkan beragam keuntungan, misalnya suasana rumah yang lebih lapang dan lega. Apakah rumah Anda menggunakan konsep ini?

Supaya interior rumah dengan konsep open space makin nyaman ditempati, penataan dan dekorasinya pun perlu diperhatikan dengan baik. Yuk, kenali kesalahan apa saja yang kerap terjadi saat mendekorasi rumah berkonsep open space!

Baca Juga: Mencari Inspirasi Rumah Mewah? Tengok Drakor Ini, Yuk!

Menggunakan terlalu banyak gaya

Karena menyatukan berbagai area dalam satu ruangan, Anda perlu memastikan rumah dengan konsep open space memiliki tampilan yang serasi dan harmonis.

Oleh karena itu, hindari mencampuradukkan berbagai jenis gaya dekorasi sekaligus di dalam rumah. Melansir Decoist, sebaiknya batasi penggunaan warna dan gaya dekorasi menjadi sekitar dua atau tiga jenis saja supaya interior rumah terlihat enak dipandang.

Tidak memisahkan area

Walaupun rumah berkonsep open space tidak menggunakan tembok untuk memisahkan area-area di dalam rumah, sebaiknya tetap pisahkan setiap area seperti ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan, hingga dapur.

Dikutip dari Houzz, hal ini akan membantu Anda menciptakan suasana rumah yang lebih homey dan fungsional, karena setiap area memiliki fungsinya sendiri-sendiri. Coba gunakan partisi, karpet, atau furnitur untuk memisahkan area-area di rumah berkonsep open space.

Baca Juga: Pahami Kelebihan dan Kekurangan Wallpaper, Wajib Tahu Sebelum Pasang!

Tidak merencanakan pencahayaan

Rumah berkonsep open space memiliki area yang cukup luas. Oleh karena itu, pencahayaannya tidak boleh bergantung pada satu sumber cahaya saja, sebab dapat membuat rumah terasa suram dan gelap.

Dilansir dari Beautiful Homes, coba gunakan teknik lighting layering atau kombinasi berbagai sumber pencahayaan. Maksimalkan sumber pencahayaan alami, kemudian tambahkan lampu downlight di beberapa titik ruangan. Sebagai tambahan, Anda bisa menambahkan lampu dekoratif seperti lampu meja atau lampu dinding.

Baca Juga: Bikin Keren, Simak 4 Tips Memajang Benda Koleksi di Rumah

Menggunakan furnitur yang tidak proporsional

Ukuran furnitur merupakan hal yang perlu diperhatikan dalam interior rumah berkonsep open space. Sebagai contoh, furnitur yang terlalu besar akan membuat rumah terasa sempit dan mengganggu lalu lintas di dalam rumah.

Jadi, gunakan furnitur dengan ukuran yang proporsional dan sesuai dengan luas ruangan. Jangan lupa untuk mengukur luas rumah untuk mengetahui ukuran furnitur yang cocok diletakkan di dalam rumah. 

Tidak menata furnitur dengan benar

Selain ukuran furnitur, penataan furnitur yang kurang tepat juga akan menghalangi pergerakan Anda di dalam rumah, sehingga mengganggu lalu lintas.

Jadi, pastikan Anda menata furnitur dengan benar di dalam rumah. Jangan sampai Anda harus melalui berbagai furnitur hanya untuk berpindah dari satu area ke area lainnya.

Nah, itulah beberapa contoh kesalahan yang sering terjadi saat menata dan mendekorasi rumah dengan konsep open space. Semoga penjelasan di atas bermanfaat untuk Anda!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Trik Tukang Cat Profesional biar Mengecat Rumah Lebih Cepat Selesai

Trik sederhana dari tukang cat profesional membuat proses mengecat rumah lebih cepat, rapi, hemat waktu, dan minim capek.  

4 Perbedaan SPF dan PA pada Sunscreen yang Wajib Dipahami, Jangan Asal Beli!

Saat membeli produk sunscreen, Anda pasti sering melihat label SPF dan PA. Wajib tahu, ini 4 perbedaan SPF dan PA pada sunscreen.

10 Kebiasaan Finansial yang Bisa Bantu Kelas Menengah Naik Asetnya

Ingin kondisi keuangan lebih baik? Simak 10 kebiasaan finansial yang dapat bantu kelas menengah membangun aset secara bertahap.

4 Waktu Terburuk untuk Olahraga yang Bisa Membahayakan Tubuh, Hindari Ya!

Sudah tahu belum? Ada 4 waktu terburuk untuk olahraga yang wajib Anda hindari. Klik untuk penjelasan selengkapnya.

IHSG Pekan Ini Siap Bullish, IPOT Jagokan Tiga Saham Berikut

Pergerakan IHSG pada pekan ini diperkirakan lebih dipengaruhi musim laporan keuangan emiten kuartalan.

Volatilitas SUN Tetap Tinggi Pasca-Rating S&P, Yield SUN 10 Tahun Ditaksir 6,8%-7,3%

Prospek obligasi dinilai tetap menarik hingga akhir 2026, didukung permintaan domestik dan risiko downgrade yang mereda.

Hujan Lebat Masih Turun di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (21/7)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 21 Juli 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

S&P Pertahankan Rating Indonesia, Apa Artinya bagi Pasar Obligasi & Rupiah?

Yield obligasi pemerintah, CDS, rupiah belum menunjukkan perubahan signifikan usai S&P mempertahankan rating Indonesia. Apa sebabnya?

Risiko Rambut Rontok, Mengapa Cat Rambut Permanen Bikin Batang Rambut Rapuh?

Bahan kimia dalam cat rambut permanen bisa mengikis protein alami rambut. Simak alasan mengapa batang rambut rontok setelah diwarnai.

Bitcoin Bertahan di US$ 64.000 Saat Geopolitik Memanas, Apa sebabnya?

Harga Bitcoin bertahan di atas US$ 64.000 meski harga minyak dunia melonjak akibat memanasnya konflik AS-Iran.