M O M S M O N E Y I D
Pendidikan

Sebelum Daftar Kuliah S2, Cek 5 Hal Ini agar Kuliah Tak Jadi Beban Finansial

Sebelum Daftar Kuliah S2, Cek 5 Hal Ini agar Kuliah Tak Jadi Beban Finansial
Reporter: Alya Fathinah  |  Editor: Alya Fathinah


MOMSMONEY.ID - Anda berencana melanjutkan pendidikan ke jenjang S2? Jangan buru-buru memilih program hanya karena nama besar kampus atau posisi dalam pemeringkatan.

Kuliah S2 merupakan keputusan yang membutuhkan investasi cukup besar, bukan hanya dari sisi biaya pendidikan, tetapi juga waktu dan kesempatan yang mungkin harus dikorbankan selama menjalani studi.

Oleh karena itu, calon mahasiswa perlu melihat apakah program yang dipilih benar-benar memberikan manfaat yang sebanding dengan investasi tersebut.

Pembahasan mengenai hal ini turut muncul dalam diskusi mengenai pendidikan bisnis dan kebutuhan industri. Salah satu indikator yang dapat digunakan untuk melihat manfaat pendidikan lanjutan adalah return on investment (ROI).

Dalam konteks pendidikan, ROI tidak hanya berkaitan dengan kenaikan pendapatan setelah lulus. Manfaatnya juga dapat berupa peningkatan reputasi profesional, perluasan jaringan, peluang promosi, hingga kemampuan beradaptasi dengan kebutuhan industri.

Baca Juga: Ini Cara Kuliah 2 Tahun di Indonesia dan 2 Tahun di China, Bisa Dapat Dua Gelar

Lantas, apa saja yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan mengambil S2? Prof. Dezie Leonarda Warganegara, Ph.D. dan Dr. Asnan Furianto dalam diskusi BINUS Business School memberikan tipsnya sebagai berikut:

1. Hitung biaya kuliah dan biaya kesempatan

Jangan hanya menghitung uang kuliah. Calon mahasiswa juga perlu memperhitungkan biaya lain seperti transportasi, tempat tinggal, buku, hingga kebutuhan pendukung selama studi.

Selain itu, ada opportunity cost yang perlu dipikirkan, terutama bagi pekerja. Waktu yang digunakan untuk kuliah bisa mengurangi waktu untuk bekerja, mengambil proyek tambahan, atau mengejar peluang karier lainnya.

Dengan begitu, calon mahasiswa dapat mengetahui berapa besar investasi yang sebenarnya dikeluarkan untuk memperoleh gelar tersebut.

2. Lihat prospek karier setelah lulus

Gelar S2 sebaiknya tidak dipandang sebagai tujuan akhir. Pertanyaan yang lebih penting adalah, posisi atau peluang apa yang ingin dikejar setelah lulus?

Salah satu indikator dalam QS Global MBA Rankings adalah employability, yang berkaitan dengan daya saing dan kemampuan lulusan beradaptasi dengan kebutuhan industri.

Artinya, calon mahasiswa perlu melihat apakah kurikulum dan metode pembelajaran sebuah program memang relevan dengan bidang pekerjaan yang dituju.

Baca Juga: Biaya Jadi Tantangan Kuliah, Beasiswa Bisa Jadi Salah Satu Solusi

3. Periksa seberapa relevan kurikulumnya dengan industri

Dunia kerja berubah cepat, terutama dengan perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI).

Perubahan teknologi disebut membuat kesenjangan antara pendidikan dan kebutuhan industri semakin cepat berubah. Salah satu cara yang dilakukan institusi pendidikan adalah memperbarui kurikulum secara berkala berdasarkan masukan dari pelaku industri.

Bagi calon mahasiswa, hal ini bisa menjadi pertimbangan ketika membandingkan program S2.

Cek mata kuliah yang ditawarkan, keterlibatan praktisi dalam pembelajaran, hingga kesempatan mengerjakan proyek yang berkaitan dengan persoalan nyata di industri.

4. Jangan abaikan networking

Nilai pendidikan lanjutan tidak selalu berhenti pada materi yang dipelajari di kelas.

Jaringan dengan dosen, teman kuliah, alumni, maupun pelaku industri juga dapat menjadi aset dalam perjalanan karier.

Karena itu, calon mahasiswa sebaiknya mencari tahu apakah program yang dituju memiliki komunitas alumni yang aktif serta kesempatan berinteraksi dengan profesional dari berbagai sektor.

Networking memang tidak bisa langsung diterjemahkan menjadi nominal rupiah. Namun, jaringan profesional dapat membuka akses terhadap informasi pekerjaan, kolaborasi, maupun peluang bisnis.

Baca Juga: AI Ubah Dunia Kerja? Begini Cara Orang Tua Menyiapkan Anak Kuliah

5. Bandingkan dengan pilihan lain, termasuk kuliah di luar negeri

Kuliah di luar negeri sering kali dianggap memberikan nilai tambah tersendiri. Namun, keputusan tersebut tetap perlu dibandingkan dengan biaya dan manfaat yang diperoleh.

Dalam diskusi tersebut, manfaat pendidikan di luar negeri juga dikaitkan dengan biaya yang lebih besar serta konsekuensi lain seperti harus berpindah negara dan meninggalkan pekerjaan.

Artinya, pilihan terbaik tidak selalu merupakan program dengan reputasi paling tinggi atau lokasi paling jauh.

Calon mahasiswa perlu membandingkan total biaya, kualitas pendidikan, peluang networking, relevansi dengan karier, serta manfaat yang mungkin diperoleh setelah lulus.

Pada akhirnya, ranking kampus dapat menjadi salah satu referensi, tetapi bukan satu-satunya dasar keputusan.

BINUS Business School sendiri pada QS Global MBA Rankings 2027 tercatat berada di peringkat 191-200 dunia dan peringkat 27 di Asia. Pemeringkatan tersebut menggunakan lima indikator, yakni employability, return on investment, thought leadership, entrepreneurship & alumni outcome, serta diversity.

Jadi, poin mana saja yang sudah Anda penuhi?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Stop Multitasking! Ini 4 Dampak Negatif Multitasking untuk Kesehatan Otak Anda

Multitasking sering kali dianggap sebagai sebuah keahlian hebat. Perlu Anda waspadai, ini 4 dampak negatif multitasking ya.

7 Rekomendasi Serial Horor Singkat Netflix, Bisa Ditonton Saat Waktu Luang

Jika cuma punya sedikit waktu luang, yuk, tonton beberapa rekomendasi serial horor singkat ini di Netflix.

Mau Makan Siang Hemat? Cek Menu Promo HokBen Oktober Mulai Rp 17 Ribuan

Nikmati berbagai menu lewat promo HokBen edisi Oktober. Mulai dari Hoka Murmer hingga Super Bowl dengan harga super terjangkau.

Pro Max Gantikan Varian Xiaomi 18 Ultra dengan Chipset 2nm, Bawa Sensor 200 MP

Xiaomi resmi membatalkan perilisan 18 Ultra dan menggantinya dengan 18 Pro Max. Simak perubahan spesifikasi dan perkiraan harganya.

Malas Minum Obat? Tanaman Herbal Ini Jadi Alternatif Terbaik untuk Hipertensi!

Kandungan alami dalam tanaman herbal bumbu dapur mampu melebarkan pembuluh darah. Simak deretan rempah pelindung jantung yang wajib Anda ketahui!  

Kolesterol LDL Meningkat? Serat Mampu Mencegah Penumpukan Plak Arteri Berbahaya

Plak arteri mulai terbentuk sejak usia muda akibat kolesterol. Simak cara mencegah risiko serangan jantung sebelum terlambat.  

Sering Tunda Buang Air Kecil? Menahan Pipis Bisa Menyebabkan 6 Penyakit Ini, lo

Kenali beragam masalah kesehatan serius yang mengintai saat menahan pipis bisa menyebabkan nyeri, infeksi ginjal, hingga pembengkakan organ dalam.

Apakah Minum Jus Buah Setiap Hari Menyehatkan? Ternyata Ini Jawabannya

Apakah sehat jika terus-terusan minum jus buah setiap hari? Yuk, cari tahu jawabannya di artikel ini.

Sebelum Daftar Kuliah S2, Cek 5 Hal Ini agar Kuliah Tak Jadi Beban Finansial

Kuliah S2 membutuhkan biaya, waktu, dan tenaga sehingga calon mahasiswa perlu menghitung potensi manfaatnya terhadap karier, pendapatan, jaringan.

Sering Kedinginan? Ini 4 Tanda Tubuh Kekurangan Kalori yang Wajib Anda Tahu

Kekurangan kalori dapat memicu serangkaian gejala fisik dan psikologis. Wajib tahu, inilah 4 tanda tubuh kekurangan kalori ya.