MOMSMONEY.ID - Kekurangan kalori dapat memicu serangkaian gejala fisik dan psikologis. Wajib tahu, inilah 4 tanda tubuh kekurangan kalori ya.
Kalori adalah unit energi utama yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia untuk menjalankan berbagai fungsi dasar kehidupan, mulai dari detak jantung, proses bernapas, pembelahan sel, hingga mendukung aktivitas fisik harian.
Ketika seseorang menjalani diet yang terlalu ketat atau secara tidak sengaja mengonsumsi makanan jauh di bawah kebutuhan energi harian, tubuh akan memasuki mode bertahan hidup dan mulai memotong pasokan energi ke berbagai sistem organ.
Kekurangan kalori secara kronis tidak hanya memperlambat laju metabolisme, tetapi juga memicu serangkaian gejala fisik dan psikologis sebagai sinyal peringatan dari tubuh. Banyak orang tidak menyadari bahwa rasa lelah atau perubahan suasana hati yang mereka alami merupakan pertanda bahwa tubuh sedang kelaparan.
Baca Juga: 4 Perbedaan Purging dan Skin Barrier Rusak, Perhatikan Posisi Jerawatnya
Wajib tahu, inilah 4 tanda tubuh kekurangan kalori, dilansir dari National Health Service, Healthline, dan Medical News Today.
1. Rasa lelah berlebih dan lemas sepanjang hari
Kalori adalah bahan bakar utama bagi tubuh untuk menghasilkan energi. Ketika asupan kalori terlalu rendah, tubuh akan kekurangan pasokan bahan bakar untuk menjalankan fungsi dasarnya. Ini termasuk memompa darah, bernapas, dan menjaga fungsi otak.
Akibatnya, Anda akan merasa lemas, cepat lelah, dan mudah mengantuk meskipun sudah cukup tidur. Metabolisme tubuh juga otomatis melambat untuk menghemat energi yang tersisa, sehingga stamina harian turun secara drastis.
2. Mudah marah dan suasana hati tidak stabil
Kekurangan kalori dapat memengaruhi kadar gula darah dalam tubuh. Saat perut kosong atau asupan energi tidak mencukupi, tingkat glukosa darah akan turun secara signifikan.
Otak yang sangat bergantung pada glukosa sebagai sumber energi utama akan merespons situasi ini dengan melepaskan hormon stres seperti kortisol dan adrenalin.
Lonjakan hormon stres ini dapat memicu perasaan gelisah, kecemasan, serta membuat emosi jadi tidak stabil dan mudah marah.
Baca Juga: 4 Zodiak yang Sering Playing Victim, Jangan Tertipu
3. Rambut rontok secara berlebihan
Pertumbuhan rambut, kesehatan kulit, dan kekuatan kuku membutuhkan nutrisi serta energi yang cukup. Ketika tubuh mengalami kekurangan kalori yang ekstrem, tubuh akan melakukan prioritas fungsi organ.
Energi yang tersisa akan dialokasikan ke organ vital seperti jantung, paru-paru, dan otak. Sementara itu, jaringan non-vital seperti folikel rambut akan dikesampingkan.
Hal ini menyebabkan rambut kekurangan gizi, menjadi rapuh, dan mengalami kerontokan dalam jumlah yang jauh lebih banyak dari biasanya.
4. Sering merasa kedinginan
Jika Anda sering merasa kedinginan meskipun berada di ruangan dengan suhu normal, bisa jadi itu adalah tanda asupan kalori Anda terlalu sedikit.
Tubuh membutuhkan jumlah kalori tertentu untuk menghasilkan panas dan mempertahankan suhu tubuh yang ideal melalui proses termogenesis. Saat kalori yang masuk kurang, proses pembakaran energi melambat sehingga produksi panas tubuh menurun.
Selain itu, berkurangnya lapisan lemak di bawah kulit akibat defisit kalori juga dapat mengurangi kemampuan tubuh dalam menahan rasa dingin.
Itulah 4 tanda tubuh kekurangan kalori. Menjaga asupan kalori yang seimbang sangat penting agar fungsi organ dan metabolisme tubuh tetap berjalan optimal.
Jika Anda merasakan tanda-tanda di atas, segera evaluasi kembali pola makan harian dan pastikan tubuh mendapatkan asupan energi yang cukup serta bernutrisi seimbang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News