M O M S M O N E Y I D
Bugar

Kerap Disamakan, Begini Perbedaan Rematik dan Asam Urat yang Perlu Anda Tahu

Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Berbeda, lho! Beginilah perbedaan rematik dan asam urat yang seringkali dianggap sama.

Rematik dan asam urat adalah jenis arthritis yang sering kali menimbulkan gejala serupa, seperti nyeri dan pembengkakan sendi.

Namun, kedua kondisi ini memiliki perbedaan signifikan, baik dari segi penyebab maupun pengobatannya. MomsMoney akan mengulas perbedaan rematik dan asam urat pada kesempatan kali ini. Simak, ya!

Baca Juga: Penderita Diabetes Harus Banyak Makan Apa? Ini Dia Daftarnya!

Perbedaan Rematik dan Asam Urat

Melansir dari laman Healthline, inilah perbedaan rematik dan asam urat yang perlu Anda tahu:

1. Perbedaan Gejala Rematik dan Asam Urat

Meskipun rematik dan asam urat sama-sama menyebabkan nyeri sendi, pembengkakan, dan kemerahan, terdapat beberapa perbedaan dalam hal bagian tubuh yang terkena dan intensitas nyeri.

Gejala rematik:

  • Biasanya memengaruhi sendi kecil, seperti jari tangan, pergelangan tangan, dan kaki.
  • Nyeri disertai kekakuan, terutama pada pagi hari.
  • Menyebabkan pembengkakan yang simetris, yaitu terjadi pada sendi yang sama di kedua sisi tubuh.
  • Pada tahap lanjut, dapat menyebabkan kerusakan sendi permanen dan memengaruhi organ tubuh lainnya seperti paru-paru, jantung, dan mata.

Gejala asam urat:

  • Umumnya menyerang sendi di jempol kaki, tetapi bisa juga mempengaruhi pergelangan kaki, lutut, dan tangan.
  • Nyeri sangat intens dan sering datang tiba-tiba, terutama di malam hari.
  • Pembengkakan pada asam urat biasanya terjadi selama 1 hingga 2 minggu dalam serangan akut.
  • Pada tahap lanjut, asam urat bisa menyebabkan kerusakan ginjal.

Baca Juga: Tips Menambah Berat Badan Janin dengan Cepat dan Efektif, Cek di Sini Moms

2. Perbedaan Penyebab Rematik dan Asam Urat

Rematik disebabkan oleh gangguan autoimun, di mana sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan sendi sendiri.

Penyebab pasti rematik belum diketahui, namun faktor genetik, lingkungan, dan gaya hidup (seperti paparan asap rokok) diduga dapat meningkatkan risiko. Rematik lebih umum terjadi pada wanita dan sering kali berkembang pada usia lanjut.

Sementara itu, asam urat disebabkan oleh tingginya kadar asam urat dalam darah. Asam urat ini terbentuk ketika tubuh memecah purin, senyawa yang terdapat dalam makanan seperti daging merah, ikan, dan minuman beralkohol.

Ketika kadar asam urat berlebihan, kristal tajam terbentuk di sendi, sehingga menyebabkan peradangan dan nyeri.

Faktor risiko lainnya termasuk konsumsi alkohol, makanan tinggi purin, dan kondisi kesehatan seperti hipertensi dan sindrom metabolik.

Baca Juga: Ini Daftar Makanan Penambah Berat Badan Janin yang Bisa Moms Konsumsi

3. Perbedaan Pengobatan Rematik dan Asam Urat

Pengobatan rematik umumnya menggunakan obat-obatan antirematik pengubah penyakit (DMARD) atau biologik yang bertujuan memperlambat perkembangan penyakit dan mencegah kerusakan sendi. NSAID dan kortikosteroid juga sering diresepkan untuk mengurangi nyeri dan peradangan.

Untuk mengobati asam urat, dokter mungkin meresepkan obat seperti allopurinol atau probenecid yang berfungsi menurunkan kadar asam urat dalam darah.

Obat colchicine sering digunakan untuk mengurangi peradangan saat terjadi serangan asam urat. Selain itu, perubahan pola makan seperti mengurangi makanan tinggi purin juga sangat dianjurkan untuk mencegah kekambuhan.

Baca Juga: Rekomendasi Buah-buahan Penurun Kolesterol Alami yang Paling Efektif

Nah, itulah ulasan lengkap terkait perbedaan rematik dan asam urat yang perlu Anda ketahui. Meskipun rematik dan asam urat sama-sama menyebabkan nyeri dan pembengkakan sendi, keduanya memiliki penyebab dan pengobatan yang berbeda.

Rematik lebih banyak menyerang sendi kecil secara simetris dan bisa merusak jaringan tubuh lainnya. Sementara itu, asam urat biasanya terjadi pada jempol kaki dan disebabkan oleh penumpukan asam urat.

Jika Anda mengalami nyeri sendi yang tidak biasa, segera periksakan diri ke dokter untuk diagnosis dan penanganan yang tepat.

Dengan pengobatan yang sesuai, gejala kedua kondisi ini dapat dikontrol. Semoga bermanfaat, ya.

Tonton: Tinggalkan 5 Kebiasaan Sehari hari Ini Jika Tak Ingin Asam Lambung Kambuh

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tablet Lenovo Tab P11 Pro: Layar OLED 2K, Pengalaman Visual Maksimal

Nikmati visual tajam dan warna memukau dengan layar OLED 2K di Lenovo Tab P11 Pro. Temukan fitur yang membuat pengalaman menonton tak tertandingi.

Bedak Compact Powder Ini Bikin Kulit Kering Glowing, Cek Rekomendasinya

Mencari bedak compact powder yang tak bikin kering? Cek 5 rekomendasi bedak yang bikin kulit sehat dan plumpy.

Promo Diskon KAI 50% Menanti! KA Sangkuriang Bandung-Ketapang Perdana, Cek Jadwalnya

KA Sangkuriang resmi beroperasi 1 Mei 2026 rute Bandung-Ketapang. Diskon 50% khusus perjalanan perdana menunggu Anda. Cek jadwal lengkapnya!

Buah Ini Bikin Diabetes dan Asam Urat Terkendali, Hidup Lebih Sehat

Ketahui buah-buahan yang bisa bantu turunkan gula darah dan kadar asam urat. Dapatkan panduan lengkap untuk diet Anda di sini.

Daftar Harga Emas Antam Hari Ini Selasa (21/4) Melonjak Rp 40.000!

Harga emas Antam di Logam Mulia hari ini Selasa (21/4) melonjak Rp 40.000 dari perdagangan seelumnya

Cek Proyeksi IHSG dan Rekomendasi Saham dari BRI Danareksa Sekuritas (21/4)

IHSG diproyeksi bergerak terbatas pada perdagangan Selasa (21/4/2026).​ Cek rekomendasi saham dari BRI Danareksa Sekuritas untuk hari ini.

14 Promo Hari Kartini 2026 Banjir Diskon Kuliner Resto Populer, Subway hingga HokBen

Promo Hari Kartini 2026 siap memanjakan lidah Anda. Gokana jual menu Rp 21.000, Pepper Lunch gratis Beef & Chicken. Buruan manfaatkan diskonnya!

IHSG Diproyeksi Lanjut Terkoreksi, Simak Rekomendasi Saham BNI Sekuritas (21/4)

IHSG diproyeksi akan melanjutkan koreksi pada perdagangan Selasa (21/4/2026).​ Simak rekomendasi saham dari BNI Sekuritas untuk hari ini.

6 Film Tampilkan Bahaya Obsesi Berlebihan Dari Balerina Hingga AI

Film tentang obsesi berlebihan ternyata menyimpan banyak pelajaran penting. Temukan 6 judul wajib tonton yang akan mengubah pandangmu.

IHSG Masih Rawan Koreksi, Berikut Rekomendasi Saham MNC Sekuritas Selasa (21/4)

IHSG diproyeksi masih rawan melanjutkan koreksi pada perdagangan Selasa (21/4/2026).​ Berikut rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.