MOMSMONEY.ID - Kenali penyebab sakit kepala berdasarkan letak sakitnya berikut ini.
Sakit kepala umum dialami kebanyakan orang karena beragam penyebab. Biasanya sakit kepala tak hanya terjadi di satu titik saja. Beda letak dan posisi sakit kepala bisa mengindikasikan kondisi kesehatan tubuh yang berbeda.
Web Md menyebutkan bahwa ada dua jenis sakit kepala utama yaitu primer dan sekunder.
Pada tipe primer, sakit kepala merupakan masalah utama dan tidak memiliki penyebab spesifik. Sedangkan, sakit kepala sekunder dipicu oleh nyeri atau peradangan akibat kondisi lain.
Sakit kepala primer yang umum terjadi adalah sakit kepala tegang, migrain, dan sakit kepala cluster.
Sakit kepala yang disebabkan oleh infeksi, masalah pembuluh darah, atau cedera adalah sakit kepala sekunder yang umum terjadi. Sakit kepala yang disebabkan oleh gangguan kesehatan mental juga termasuk.
Dengan mengetahui letak sakit kepala yang dirasakan bisa membantu untuk memberikan penanganan yang tepat bagi penderitanya. Untuk itu, ketahui penyebab sakit kepala berdasarkan letaknya ini, yuk.
Baca Juga: 9 Daftar Minuman Probiotik untuk Menjaga Kesehatan Usus
Belakang kepala
Sakit kepala yang terasa di bagian belakang kepala bisa diakibatkan karena arthritis yang terjadi di leher. Biasanya terjadi karena postur yang buruk maupun permasalahan pada leher bagian belakang.
Sakit kepala pada bagian belakang sering dikaitkan dengan kemunculan sakit pada leher belakang. Rasa sakit bisa bertambah ketika Anda mencoba untuk duduk dengan tegap, berdiri, bersin, maupun melakukan kegiatan fisik lainnya.
Sinus
Sakit kepala sinus adalah jenis sakit kepala yang terjadi pada bagian sinus. Melansir dari laman Medical News Today, penyebab sakit kepala ini biasanya dikaitkan karena terserang flu dan alergi.
Sakit kepala sinus ini merupakan kasus yang jarang terjadi karena biasanya seseorang hanya mengalami migrain. Tanda-tanda sakit kepala sinus adalah berkurangnya indera penciuman, hidung tersumbat, telinga sakit, demam, letih, hingga sakit gigi dan bau mulut.
Sakit kepala sinus ini sering disalahartikan dengan migrain. Untuk mendiagnosis lebih tepat, Anda bisa memeriksakan kondisi pada dokter.
Baca Juga: 5 Daftar Teh Penyeimbang Hormon yang Dapat Anda Coba
Belakang mata
Sakit kepala yang dirasakan di bagian belakang mata sering disebut dengan sakit kepala cluster. Sakit kepala ini bisa merambat ke daerah dahi, leher belakang, maupun pundak.
Gejala dari sakit kepala ini adalah adanya rasa sakit di area belakang mata, mata yang berair, hidung berair, dan merasa lelah. Istirahat yang cukup bisa menjadi salah satu cara untuk mengatasi sakit kepala yang biasanya disebabkan karena kelelahan ini.
Satu sisi kepala
Sakit kepala pada salah satu bagian kepala baik bagian kanan atau kiri saja, bisa menjadi indikasi adanya sakit migrain. Ciri-cirinya, dilansir dari laman Healthline, adalah pusing di satu sisi kepala, merasa mual, dan susah untuk fokus.
Migrain bisa terjadi karena berkurangnya hormon serotonin di dalam tubuh. Kurang tidur, perubahan hormon, cahaya yang terlalu terang, dehidrasi, dan kurang makan bisa menjadi penyebab munculnya migrain.
Agar tidak salah mendiagnosis penyebab sakit kepala, sebaiknya periksa segala jenis rasa sakit kepala yang dirasakan kepada dokter dan ahli, ya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News