M O M S M O N E Y I D
Santai

Kenalan Sama Malware Sturnus yang Bisa Bobol WhatsApp & Telegram, Cek di Sini!

Kenalan Sama Malware Sturnus yang Bisa Bobol WhatsApp & Telegram, Cek di Sini!
Penulis: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Sebuah malware bernama Sturus telah muncul dan mengancam enkripsi WhatsApp hingga Telegram. Malware ini mendapatkan akses ke Android setelah terpasang melalui berkas APK.

Tushar Mehta, pengamat media sosial dari Androidauthority.com menjelaskan bahwa malware ini akan membuat ulang UI aplikasi perbankan palsu untuk mencuri data perbankan Anda.

Google telah menghubungi Android Authority dan menyampaikan bahwa tidak ada aplikasi di Google Play yang terindikasi malware ini. Pengguna Android secara otomatis akan dilindungi dari versi malware yang ini oleh Google Play Protect.

Fitur ini aktif secara default pada perangkat Android dengan Layanan Google Play.

Google Play Protect dapat meringankan pengguna atau memblokir aplikasi yang menunjukkan perilaku berbahaya, bahkan ketika aplikasi tersebut berasal dari sumber di luar Play Store.

Baca Juga: Kenalan dengan Malware Android Herodotus, Bisa Menguras Saldo di Rekening Bank

Mengenal malware sturnus

Malware ini tidak membobol enkripsi enkripsi, melainkan dengan mengambil akses tingkat tinggi dan mendapatkan visibilitas obrolan Anda.

Sturnus juga dapat membuat ulang notifikasi perbankan, menggunakan HTML dengan akurasi tinggi untuk mengelabui kredensial login.

Sehingga penipu bisa mengendalikan perangkat dari jarak jauh. Menurut lembaga analisis pencegahan penipuan online ThreatFabric, Sturnus telah tersebar di beberapa lokasi di Eropa Selatan dan Tengah.

Para peneliti belum mengidentifikasi bagaimana malware ini ditularkan, mereka menduga malware ini ditularkan melalui lampiran palsu yang dikirim melalui aplikasi chatting.

Malware ini kemudian menyebar di perangkat Android dengan menyamar sebagai Google Chrome palsu atau aplikasi bawaan lainnya. 

Malware ini kemudian menyalahgunakan pengaturan aksesibilitas seperti melihat teks di layar, merekam layar, dan membuat ulang UI dari aplikasi perbankan. Malware ini pada akhirnya dapat mempertahankan teks dan menavigasi antarmuka ponsel.

Malware Sturnus juga mendapatkan hak Admin di ponsel yang memungkinkan untuk melacak upaya membuka kunci dan melihat kata sandi. Malware ini juga dapat mengunci perangkat dan menggunakan ADB.

Menariknya, meskipun dirancang untuk menyusup ke percakapan terenkripsi, Sturnus mengirimkan data yang dicuri dari perangkat pengguna dengan membuat kunci AES 256-bit pada perangkat dan mengirimkannya ke server peretas.

Semua komunikasi dan transfer data selanjutnya kembali ke dasar data dienkripsi.

Mengingat sifat serangannya, tidak ada cara untuk mencegah malware ini selain berhati-hati saat mengunduh berkas APK dari sumber di luar Google Play Store.

Baca Juga: Akun WhatsApp Diblokir karena Spam Chat? Ini Dia Solusi Ampuh yang Wajib Dicoba.

Bagaimana cara kerja malware sturnus?

Para peneliti menjelaskan bahwa Sturnus dirancang untuk melakukan penipuan keuangan menggunakan dua metode utama:

1. Layar masuk palsu

Penjahat akan menampilkan layar palsu perbankan di atas aplikasi sah. Jadi, ketika pengguna secara tidak sadar akan mengetikkan nama pengguna dan kata sandi di layar masuk palsu.

2. Serangan layar hitam

Ketika peretas ingin melakukan transaksi dari jarak jauh pada perangkat korban, mereka akan memunculkan tampilan layar hitam yang membuat ponsel menjadi gelap. Pengguna akan mengira bahwa percaya bahwa perangkat tersebut mati. 

Setelah itu, peretas akan mengoperasikan ponsel di latar belakang dan menghabiskan dana tanpa disadari oleh korban.

Para peneliti juga diperingatkan bahwa Sturnus diprogram untuk tetap berada di ponsel korban secara agresif dengan menggunakan hak akses perangkat administrator. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah penghapusan instalasi oleh pengguna.

Malware ini terus-menerus memeriksa level baterai, sensor, dan status jaringan untuk memastikan apakah sedang dijelaskan oleh peneliti keamanan. Jika merasa sedang bersantai, malware ini mungkin menyembunyikan perilakunya.

Jika pengguna mencoba menghapus instalasi atau mencabut izin pengaturan, malware akan mendeteksinya dan secara otomatis akan menutup jendela.

Itulah deskripsi singkat yang meringkas tentang malware Sturnus yang bisa bobol WhatsApp dan Telegram.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Trailer & Poster Film Laut Bercerita Dirilis, Tampilkan Perjuangan Hingga Kehilangan

Film Laut Bercerita yang disutradarai oleh Yosep Anggi Noen dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 29 Oktober 2026.

5 Manfaat Vitamin K untuk Menyembuhkan Luka hingga Jerawat

Penelitian medis baru-baru ini mengakui manfaat luar biasa vitamin K untuk kulit. Berikut 5 manfaat vitamin K untuk kulit. Catat, ya!  

4 Efek Samping Makan Alpukat Berlebihan, Awas Berat Badan Naik!

Berikut adalah 4 efek samping makan alpukat berlebihan yang wajib Anda ketahui. Simak sampai akhir, ya.

Samsonite Luggage Trade-In Digelar Hingga 11 Oktober, Tawarkan Diskon Hingga 50%

Samsonite Indonesia kembali menghadirkan Samsonite Luggage Trade-In yang berlangsung dari 3 September hingga 11 Oktober. 

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (10/9) di Jabodetabek, Daerah Ini Hujan Deras

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok (10/9) waspada hujan lebat di daerah Jabodetabek berikut ini.

Bisa Coba Produk Lebih Dulu, Wilson Buka Gerai Baru di Plaza Indonesia

Erajaya Active Lifestyle resmi membuka gerai Wilson di Plaza Indonesia level 3. Ini jadi toko ke-14 Wilson di portofolio Erajaya Active Lifestyle  

Sederhana tapi Luar Biasa! Ini 5 Manfaat Makan Tempe untuk Diet yang Wajib Anda Tahu

Tempe bukan sekadar lauk sehari-hari, melainkan superfood pendukung diet dan kesehatan pencernaan. Pelajari berbagai manfaat makan tempe di sini.  

Jangan Diabaikan! Ini 5 Cara Efektif Meredakan Keputihan Gatal pada Area Intim Wanita

Dari penggunaan bahan pakaian dalam yang tepat hingga asupan nutrisi, pelajari langkah praktis mengatasi keputihan gatal agar area intim sehat.

Hujan Lebat Guyur 12 Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (10/9)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Kamis 10 September 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Sejumlah Wilayah Masih Diselimuti Udara Kabur, Cek Prediksi Cuaca Jawa Timur Besok

Cuaca Jawa Timur Kamis (10/9) dan Jumat (11/9) didominasi berawan, disertai udara kabur di sejumlah daerah.