M O M S M O N E Y I D
Bugar

Kasus Melonjak Pesat, Ini 10 Cara Mencegah Demam Berdarah di Rumah

Kasus Melonjak Pesat, Ini 10 Cara Mencegah Demam Berdarah di Rumah
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Kasus terus melonjak, yuk, terapkan cara mencegah demam berdarah di rumah berikut ini.

Demam berdarah merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti.

Di Indonesia, demam berdarah masih menjadi masalah kesehatan yang serius karena jumlah kasusnya terus meningkat dari tahun ke tahun.

Oleh karena itu, penting untuk melakukan tindakan pencegahan yang tepat untuk melindungi diri dan keluarga dari penyakit ini.

Menyadur dari laman Dokter Sehat dan Hello Sehat, berikut adalah sepuluh cara mencegah demam berdarah di rumah:

1. Menguras tempat penampungan air

Jentik-jentik nyamuk Aedes aegypti biasanya berkembang biak di tempat seperti bak mandi, drum, ember, dan potongan-potongan barang bekas yang bisa menampung air hujan.

Menguras tempat-tempat ini secara rutin setiap minggu dapat mengurangi risiko berkembangnya nyamuk.

Baca Juga: Koalisi Bersama Lawan Dengue, Gerakan Tanggulangi Demam Berdarah

2. Menutup tempat penampungan air

Pastikan semua tempat penampungan air tertutup rapat agar nyamuk tidak bisa masuk dan bertelur di dalamnya. Hal ini sangat penting karena nyamuk Aedes aegypti betina bertelur di air yang tergenang.

3. Menggunakan kelambu

Gunakan kelambu saat tidur untuk melindungi diri dari gigitan nyamuk, terutama bagi anak-anak yang tidur siang di luar rumah atau orang yang sakit.

4. Menggunakan obat anti nyamuk

Gunakan obat anti nyamuk seperti lotion, spray, atau kipas anti nyamuk saat berada di luar rumah, terutama saat pagi dan sore hari ketika nyamuk Aedes aegypti aktif menggigit.

Baca Juga: Tekan Angka Kematian, Pemerintah Dorong Vaksin DBD Sebagai Perlindungan

5. Menggunakan pakaian tertutup

Saat berada di luar rumah, pakailah pakaian yang menutupi tubuh secara menyeluruh, termasuk lengan dan kaki, untuk mengurangi risiko gigitan nyamuk.

6. Menghindari tempat yang berpotensi berkembangbiaknya nyamuk

Hindari tempat-tempat yang lembab, gelap, dan berpotensi menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk seperti tempat pembuangan sampah yang tidak tertutup atau genangan air.

7. Menjaga kebersihan lingkungan

Jaga kebersihan lingkungan sekitar rumah dengan membersihkan selokan, got, dan tempat-tempat lain yang bisa menjadi sarang nyamuk.

8. Vaksin DBD

Pertimbangkan untuk mendapatkan vaksin dengue di klinik atau rumah sakit terdekat. Vaksin ini telah disetujui oleh BPOM RI dan diberikan dalam 3 dosis dengan jarak 6 bulan.

WHO merekomendasikan vaksin dengue untuk usia 9-45 tahun, tetapi lebih efektif jika diberikan pada anak usia 9-16 tahun.

Baca Juga: Waspadai Moms! Ini Sederet Penyakit yang Rentan Terjadi di Musim Hujan

9. Fogging

Fogging merupakan metode pencegahan DBD secara massal dengan menyemprotkan obat nyamuk yang dapat menjangkau area lebih luas.

Obat fogging mengandung piretroid sintetis yang dilarutkan dengan air dan diuapkan menjadi kabut asap, cepat menyebar dan membunuh nyamuk serta jentik-jentiknya.

10. Jangan menumpuk pakaian

Apakah Anda sering menunda-nunda untuk melipat cucian dan membiarkannya menumpuk? Atau mungkin Anda lebih suka menggantung pakaian di balik pintu dan menumpuk cucian kotor di pojokan kamar?

Sebaiknya hentikan kebiasaan ini. Pakaian menumpuk dapat menjadi tempat favorit bagi nyamuk karena mereka menyukai aroma tubuh manusia. Jika Anda harus menyimpan kembali baju yang baru dipakai, lipatlah dan simpanlah pada tempat yang tertutup.

Demikianlah beberapa cara mencegah demam berdarah di rumah yang bisa Anda coba. Demam berdarah dapat dicegah dengan langkah-langkah sederhana di rumah.

Dengan melakukan tindakan pencegahan yang tepat, kita dapat melindungi diri dan keluarga dari penyakit ini. Jika Anda atau anggota keluarga mengalami gejala demam berdarah, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jadwal KRL Solo-Jogja Akhir Pekan 7-8 Februari 2026, Cek Jam Malamnya

Berikut jadwal KRL Solo Jogja akhir pekan 7-8 Februari 2026. Ini jam malam yang dapat Anda catat dengan teliti sebelum berangkat ke Yogyakarta.

Jadwal KRL Jogja-Solo untuk Akhir Pekan 7-8 Februari 2026, Segera Catat

Berikut jadwal KRL Jogja Solo akhir pekan 7-8 Februari 2026 yang dapat Anda catat jam perjalanannya sebelum ada lonjakan penumpang.

Hasil BATC 2026 : Menang dari Thailand, Tim Putra Indonesia Melaju ke Semi Final

Tim bulutangkis putra Indonesia akan menghadapi tim bulutangkis putra Jepang untuk berebut tiket final BATC 2026. 

Sambut Imlek, Genki Sushi Hadirkan 3 Menu dengan Harga Spesial

Ada 3 menu khusus yang dipersiapkan Genki Sushi untuk menyambut datangnya Tahun Kuda Api nanti.       

Bayi Sering Gumoh, Dokter Jelaskan Bedanya Regurgitasi dan GERD

​Gumoh kerap membuat orang tua khawatir. Padahal banyak kasus merupakan kondisi normal dan hanya sebagian kecil yang berkaitan dengan GERD

Sambil Salurkan Bantuan, Enervon Nusantara Run 2026 Digelar Minggu (8/2) di TMII

​Taman Mini Indonesia Indah (TMII) akan menjadi lokasi penyelenggaraan Enervon Nusantara Run 2026 akhir pekan ini, Minggu (8/2).

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (7/2), Hujan Amat Deras Guyur Provinsi Ini

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Sabtu 7 Februari 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat juga Waspada hujan lebat.

10 Minuman Sehat yang Bagus Dikonsumsi untuk Kesehatan Jantung

Intip beberapa minuman sehat yang bagus dikonsumsi untuk kesehatan jantung berikut ini, yuk!            

8 Rebusan Daun Alami untuk Menurunkan Tekanan Darah yang Tinggi

Yuk, ketahui beberapa rebusan daun alami untuk menurunkan tekanan darah yang tinggi berikut ini!          

13 Kebiasaan yang Bikin Lebih Cepat Tua Tanpa Disadari, Cek di Sini!

Ini beberapa kebiasaan yang bikin lebih cepat tua tanpa disadari. Cek ada apa saja!