M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Kasur Spring Bed Cepat Rusak? Hindari Lakukan Kebiasaan Ini!

Reporter: Benedicta Prima  |  Editor: Benedicta Alvinta


MOMSMONEY.ID - Yuk, cari tahu penyebab kasur spring bed mudah rusak. Ini, lo, kebiasan buruk yang merusaknya.

Kasur adalah salah satu benda di rumah yang sering Anda gunakan. Kita menghabiskan selama sepertiga waktu per harinya di atas kasur. 

Tak heran, kasur spring bed pun membutuhkan perawatan supaya tak mudah rusak karena sering digunakan.

Ada beberapa kebiasaan yang perlu Anda hindari untuk mencegah kasur cepat rusak. 

Sayangnya, selama merasa masih nyaman berbaring di atas kasur spring bed, biasanya Anda abai. Anda mungkin juga tak terlalu banyak melakukan perawatan untuk kasur spring bed Anda. 

Baca Juga: Coaching Clinic Untuk Penjual UMKM Bidang Fesyen di Bandung

Padahal, saat kasur spring bed sudah rusak, solusi paling mudah adalah membeli baru yang membutuhkan biaya besar. Supaya tak mudah rusak, Anda perlu tahu penyebab kasur spring bed rusak. 

Melansir In The Box dan Kompas, berikut penyebab kasur spring bed Anda mudah rusak:

1. Tidak menjemur kasur spring bed

Menjemur kasur spring bed bukan pekerjaan yang mudah dilakukan secara rutin. Terutama karena dimensi dan berat kasur. Padahal kasur sangat perlu Anda jemur minimal satu bulan sekali.

Tujuannya, agar kasur tidak lembap dan jamur. Menghilangkan kedua hal ini tidak cukup Anda vacuum cleaner saja, tetapi harus terkena sinar Matahari.

2. Melompat di atas kasur spring bed

Kasur spring bed terbuat dari per atau pegas yang membuat kasur mudah memantulkan pergerakan. Nah, bahan ini kerap menjadi daya tarik bagi anak-anak untuk melompat di kasur.

Padahal, melompat di kasur bisa membuat lapisan busa dan per rusak meski tidak secara langsung. 

3. Menggunakan seprai gantung

Seprai gantung adalah seprai yang memiliki ujung terurai menutupi kaki ranjang. Meski membuat kasur lebih elegan, ternyata menggunakan seprai gantung menjadi penyebab kasur spring bed Anda mudah rusak. 

Seprai gantung tidak terlalu berfungsi menutupi kasur dengan sempurna. Hal ini membuat debu dan tungau bisa bebas masuk ke permukaan kasur membuat kasur jadi rapuh dan rusak.

Baca Juga: Ingin Ubah Nada Dering WhatsApp Jadi Antimainstream? Begini Cara Mudahnya

4. Tidak merotasi kasur spring bed

Beberapa area kasur memiliki kecenderungan cenderung cekung sebelum waktunya. Area ini biasanya yang terkena tekanan berat dari sekitar pinggul dan bahu.

Untuk menjaganya lebih awet dan tidak mudah rusak, penting bagi Anda untuk rutin merotasi kasur Anda sehingga tidak cekung di beberapa bagian saja. 

5. Tidak pernah membersihkan kasur spring bed

Meski terlihat bersih, kasur spring bed banyak menyimpan kotoran dan serangga. Kasur adalah tempat perkembangbiakan bakteri untuk air liur, keringat, sel kulit mati dan jutaan tungau debu. 

6. Menggunakan ranjang yang salah

Saat Anda menggunakan ranjang, sebaiknya sesuaikan ranjang dengan jenis kasur. Misalnya jika ranjang terlalu kecil dibandingkan kasur spring bed, kasur Anda bisa berubah bentuk dan tidak nyaman. 

Demikian 6 penyebab kasur spring bed Anda di rumah mudah rusak. Hindari melakukan hal-hal di atas supaya kasur Anda lebih awet. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.