MOMSMONEY.ID - Kanker ginjal menjadi salah satu jenis kanker yang kasusnya terus meningkat.
Sayangnya, penyakit ini kerap baru terdeteksi saat sudah memasuki stadium lanjut karena pada tahap awal sering kali tidak menimbulkan gejala.
Dokter Umum RS Siloam Kelapa Dua, Tangerang, Fristly Nasri, mengatakan masyarakat perlu mewaspadai sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko kanker ginjal, seperti merokok, obesitas, hipertensi, penyakit ginjal kronis, hingga riwayat keluarga.
"Pada stadium awal sering kali tidak ada gejala sama sekali. Gejala yang lebih khas meliputi darah dalam urin, nyeri pinggang yang menetap, benjolan di daerah pinggang atau perut, penurunan berat badan tanpa sebab jelas, hingga kelelahan berkepanjangan," ujar Fristly dalam keterangan resmi Minggu (29/6).
Baca Juga: Kanker Ginjal Vidi Aldiano, Ini Gejala dan Faktor Risiko yang Wajib Diketahui
Ia menjelaskan, deteksi dini dapat dilakukan melalui medical check-up rutin, seperti pemeriksaan urin, fungsi ginjal, dan tekanan darah. Sementara pada kelompok berisiko tinggi, dokter dapat merekomendasikan pemeriksaan USG ginjal, CT scan, atau MRI.
"Faktanya, cukup banyak kasus kanker ginjal stadium awal ditemukan secara tidak sengaja saat pasien menjalani USG atau CT scan untuk keluhan lain," katanya.
Menurut dr. Fristly, peluang kesembuhan akan jauh lebih besar jika kanker ginjal ditemukan sejak dini. Pada stadium I, angka ketahanan hidup relatif lima tahun mencapai sekitar 90% atau lebih setelah mendapat penanganan yang tepat.
"Yang terpenting, semakin dini kanker ginjal ditemukan dan ditangani, semakin besar peluang keberhasilan terapi dan kelangsungan hidup jangka panjang," jelasnya.
Dalam rangka memperingati Hari Kanker Ginjal Sedunia, Holywings Peduli menggelar pemeriksaan kesehatan gratis dan seminar edukasi mengenai kanker ginjal di Jakarta.
Komisaris Utama Holywings Group sekaligus Ketua Program CSR Holywings Peduli, Andrew Susanto, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan ginjal.
"Kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih memahami faktor risiko kanker ginjal dan pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat dapat memperoleh edukasi yang benar sekaligus memanfaatkan layanan kesehatan gratis yang kami sediakan," ujar Andrew.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News