M O M S M O N E Y I D
Bugar

Kaitan Turun Berat Badan dan Kanker yang Perlu Anda Tahu

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Tahukah bahwa ternyata ada kaitan turun berat badan dan kanker. Bagaimana bisa begitu?

Kehilangan berat badan tanpa sengaja bisa menjadi pertanda adanya kondisi kesehatan yang serius, termasuk kanker. Penurunan berat badan seringkali dilihat sebagai hal positif, terutama dalam konteks diet dan olahraga. Namun, penurunan berat badan tiba-tiba yang tidak dapat dijelaskan harus Anda waspadai.

Baca Juga: Ini Cara Sederhana untuk Menghilangkan Mikroplastik dari Air Minum Anda

Dikutip dari Healthline, American Cancer Society menunjukkan bahwa penurunan berat badan yang tidak diinginkan dan tidak dapat dijelaskan sering kali menjadi salah satu tanda awal dari beberapa jenis kanker, termasuk kanker esofagus, pankreas, lambung, dan paru-paru.

Kanker lain, seperti kanker ovarium, mungkin mulai menunjukkan penurunan berat badan sebagai gejala ketika tumor telah berkembang cukup besar sehingga menekan perut, yang bisa menyebabkan seseorang merasa cepat kenyang.

Selain itu, berbagai jenis kanker dapat menyebabkan gejala yang membuat seseorang kesulitan untuk makan, seperti mual, kehilangan selera makan, serta kesulitan mengunyah dan menelan.

Kanker juga diketahui meningkatkan tingkat peradangan dalam tubuh. Peradangan ini merupakan bagian dari reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap adanya tumor, menyebabkan produksi sitokin pro-inflamasi yang mempengaruhi metabolisme tubuh. Hal ini dapat menginterupsi fungsi hormon yang mengatur nafsu makan, serta mendukung penguraian lemak dan otot.

Tumor yang berkembang cenderung mengkonsumsi banyak energi dari tubuh, yang dapat menyebabkan peningkatan resting energy expenditure (REE). REE merupakan jumlah energi yang dbutuhkan oleh tubuh untuk menjalankan fungsi-fungsi vital saat beristirahat.

Baca Juga: Benarkah Makan Kimchi Bisa Turunkan Berat Badan? Cek Penjelasan dari Studi

Kanker yang biasanya terkait dengan penurunan berat badan yang tidak disengaja pada tahap awal juga mungkin menunjukkan gejala tambahan, seperti:

  • Kehilangan selera makan
  • Kesulitan menelan
  • Sering mengalami gangguan pencernaan atau sensasi terbakar
  • Kulit yang menguning
  • Kelelahan yang berkelanjutan
  • Suara serak yang berlangsung lama
  • Nyeri yang tidak kunjung membaik atau bahkan memburuk
  • Perubahan pola buang air besar
  • Pendarahan pada sistem pencernaan

Baca Juga: 4 Alasan Perlu Pakai Sunscreen di Dalam Ruangan, Salah Satunya Mencegah Kanker Kulit

Meskipun gejala-gejala ini dapat menunjukkan adanya kanker, kondisi ini juga sering kali diakibatkan oleh berbagai kondisi medis lain yang lebih umum. Adapun kondisi lain yang dapat menyebabkan penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan, antara lain:

  • Penyakit celiac, suatu gangguan autoimun yang dipicu oleh gluten
  • Penyakit Crohn, suatu jenis penyakit inflamasi usus
  • Kolitis ulserativa, kondisi inflamasi pada lapisan usus besar dan rektum
  • Tukak lambung, luka pada dinding lambung atau bagian awal dari usus kecil
  • Efek samping dari penggunaan obat-obatan tertentu
  • Gangguan tiroid, termasuk hipertiroidisme (tiroid terlalu aktif) dan hipotiroidisme (tiroid kurang aktif)
  • Penyakit Addison, gangguan pada kelenjar adrenal
  • Masalah gigi yang menyebabkan kesulitan makan
  • Demensia, yang bisa menyebabkan seseorang lupa makan
  • Gangguan psikologis seperti depresi, stres, dan kecemasan
  • Diabetes, terutama jika belum didiagnosis dan dikelola
  • Penyalahgunaan narkoba
  • Infeksi parasit
  • HIV/AIDS

Itulah pembahasan lengkap mengenai kaitan turun berat badan dan kanker. Penting untuk memperhatikan gejala-gejala ini dan berkonsultasi dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut guna menentukan penyebab pastinya. Mendeteksi dan mengobati kondisi apa pun, termasuk kanker, pada tahap awal bisa meningkatkan hasil pengobatan dan prognosis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Mengenal Wisata Budaya Bhutan, Ada 108 Stupa Suci yang Dibangun dalam Sehari

​Bhutan kenalkan budaya dan tradisi spiritualnya melalui Project 108, inisiatif pembangunan 108 stupa suci secara bersamaan dalam satu hari.

Baru Pertama TIndik, Simak Tips Cara Merawat Luka Piercing Ini

Jika Anda baru pertama kali mendapatkan tindik, ketahui cara untuk merawat dan membersihkan tindik berikut ini.​

Awas, Ada Bahaya Anak Remaja Hamil bagi Kesehatan hingga Ekonomi

Kehamilan anak di usia dini bisa menimbulkan risiko kesehatan hingga ekonomi. Berikut ini risiko hamil muda yang wajib semua orang tahu.

Skor AnTuTu HP Vivo X300 Ultra Tembus 3,9 Juta Lewati Galaxy S26 Ultra

Vivo X300 Ultra berhasil mencetak skor AnTuTu 3.977.648. Simak perbandingannya dengan Samsung Galaxy S26 Ultra di artikel ini.

Daftar 5 MBTI Paling Romantis, Cocok Jadi Pasangan Hidup

Berikut ini adalah daftar tipe MBTI yang paling romantis yang pantas dijadikan pasangan di antara MBTI lainnya.

Daun Kemangi Bikin Gula Darah Stabil sekaligus Tingkatkan Sensitivitas Insulin

Serat dalam kemangi memperlambat penyerapan karbohidrat tubuh. Baca panduan lengkap cara mengolahnya untuk penderita gula darah tinggi.

Sebabkan Sindrom Metabolik, Ketahui Efek Samping Kebanyakan Makan Mie Instan

Mau tahu apa saja efek samping makan mie instan terlalu sering untuk kesehatan? Simak penjelasannya di sini.

Risiko Akun Dibobol Meningkat jika Pakai Password Sama, Ketahui Cara Aman Ini

Satu kata sandi untuk semua akun ibarat kunci master bagi pencuri. Simak cara meracik sandi unik agar dompet digital aman.

Promo Subway Spesial World Sandwich Day, Beli 1 Gratis 1 Sandwich Cuma 3 Hari

Sambut World Sandwich Day dengan promo Subway Beli 1 Gratis 1 pada 2–4 November 2026. Jangan sampai ketinggalan promo terbatas ini!

10 Kebiasaan Orang Kaya yang Bisa Ubah Cara Anda Kelola Uang buat Masa Depan

Kenali 10 kebiasaan orang kaya dalam mengelola uang, membangun aset, memperluas koneksi, dan menyiapkan masa depan finansial.