M O M S M O N E Y I D
Bugar

Kacang Hijau Menyebabkan Asam Urat dalam Tubuh, Benarkah?

Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Benarkah kacang hijau menyebabkan asam urat dalam tubuh? Yuk, ketahui faktanya di sini!

Asam urat tinggi sering kali disebabkan oleh makanan yang kaya akan purin, sebuah zat kimia yang ketika dipecah tubuh akan menghasilkan asam urat.

Beberapa makanan yang tinggi purin antara lain daging merah, seafood, dan minuman beralkohol.

Lantas, bagaimana dengan kacang hijau? Benarkah kacang hijau menyebabkan asam urat?

Baca Juga: Intip Manfaat Bekam untuk Kesehatan Tubuh di Sini, Ada 9 Manfaat

Bersumber dari laman Dokter Sehat, ternyata kacang hijau juga termasuk dalam daftar makanan yang dapat meningkatkan risiko asam urat.

Meski kacang hijau dikenal sehat karena kandungan protein dan seratnya yang baik untuk pencernaan, bagi mereka yang lebih tua atau sudah menderita asam urat, disarankan untuk menghindari konsumsi kacang hijau.

Ini karena, meskipun purin dalam kacang hijau tergolong sedang, konsumsi dalam jumlah besar dapat menyebabkan asupan purin yang berlebihan.

Baca Juga: 8 Rebusan Daun Penurun Darah Tinggi yang Dapat Anda Coba

Mengutip dari Hello Sehat, legum lain seperti kacang merah, kacang tanah, tauge, dan melinjo bisa dikonsumsi dalam jumlah moderat.

Produk olahan kacang kedelai seperti tahu dan tempe juga tidak perlu sepenuhnya dihindari oleh penderita asam urat.

Penelitian dari Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition menunjukkan, produk dari kacang kedelai bisa meningkatkan kadar purin, namun belum ada bukti konkret bahwa ini langsung menyebabkan asam urat.

Namun, masih dianjurkan untuk membatasi konsumsi makanan ini untuk menjaga kadar asam urat tetap normal.

Baca Juga: Wajib Tahu Dampak Buruk Begadang Ini, Studi Sebut Bisa Mempersingkat Umur

Lantas, benarkah kacang hijau menyebabkan asam urat? Kacang hijau bisa meningkatkan risiko asam urat, sehingga sebaiknya dikonsumsi secara terbatas atau dihindari oleh mereka yang sudah menderita kondisi tersebut.

Sebelum memutuskan untuk mengonsumsi kacang hijau, ada baiknya berkonsultasi dulu dengan dokter untuk mendapatkan saran yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Dibuka Menguat, IHSG Naik 1,5% Pada Jumat Pagi (12/6)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka bertenaga pada Jumat, 12 Juni 2026. Pada pukul 9:12 WIB, indeks tercatat naik 1,5% ke level 5.974. 

6 Film Ayah-Anak Ini Ubah Cara Pandang Tentang Keluarga Jadi Penuh Makna

Hubungan ayah dan anak tak selalu mulus. 6 film pilihan ini merangkum emosi tawa hingga air mata ayah dan anak dalam keluarga.

IHSG Diproyeksi Menguat, Simak Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas (12/6)

IHSG berpeluang kembali menguat pada perdagangan Jumat (12/6/2026).​ Simak rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.

7 Daftar Sayuran yang Lebih Bernutrisi jika Dimasak, Cek di Sini

Yuk, cek daftar sayuran yang lebih bernutrisi jika dimasak berikut ini! Kira-kira ada apa saja, ya? 

5 Rekomendasi Teh Pereda Pilek Alami yang Layak Dicoba

Ini dia beberapa rekomendasi teh pereda pilek alami yang layak dicoba. Yuk, intip daftarnya berikut ini!

8 Manfaat Luar Biasa Konsumsi Buah Jeruk untuk Kesehatan Tubuh Anda

 Mari intip beberapa manfaat luar biasa konsumsi buah jeruk untuk kesehatan tubuh berikut ini!           

IHSG Ada Peluang Menguat, Cek Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas (12/6)

IHSG berpotensi short term teknikal rebound​ pada perdagangan hari ini. Simak rekomendasi saham dari BNI Sekuritas untuk hari ini.

Perombakan Apple Music iOS 27: Lirik Multibahasa, Siri Lebih Canggih!

Tahukah Anda Apple Music iOS 27 punya fitur AutoMix AI? Lagu bisa berganti otomatis layaknya DJ profesional, penasaran cara kerjanya?   

Annyeong, Paris Baguette Rilis 3 Menu Baru Khas Korea

Penggemar drama Korea kian meningkat di Indonesia, Paris Baguette pasarkan kampanye menu makanan dan minuman Annyeong

Asing Net Sell Rp 262 Miliar, Ini Deretan Saham Paling Banyak Dijual Asing (11/6)

Di tengah pergerakan yang cukup volatil, investor asing masih melanjutkan aksi jual dengan net sell sebesar Rp 261,6 miliar di seluruh pasar.