M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Jenis-Jenis Jamur Pangan yang Dapat Dibudidayakan

 Jenis-Jenis Jamur Pangan yang Dapat Dibudidayakan
Reporter: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Meski hidupnya menumpang di kehidupan organisme lain, jamur memiliki banyak manfaat bagi kehidupan manusia, salah satunya adalah hal fermentasi produk makanan. Bahkan sejak dahulu, jamur sering dikonsumsi baik sebagai masakan lauk atau cemilan. Jamur yang dikonsumsi disebut sebagai jaur pangan.

Dilansir dari Wikipedia.org, jamur mengandung sejenis sterol yang mampu menghambat pertumbuhan sel kanker pada usus besar. Selain itu, jamur juga mnegandung protein, asam amino esensial, biotin, riboflavin, dan sedikit gula yang dapat mencegah diabetes.

Baca Juga: 6 Tanaman Hias Beraroma Harum untuk Pekarangan Rumah

Umumnya, jamur pangan yang banyak dikenal adalah jamur tiram dan jamur kuping. Namun, ada banyak lagi jenis lainnya. Jamur pangan juga dapat dibudidayakan sendiri di kalangan rumah tangga. Di antara banyaknya jenis jamur, berikut 5 jenis jamur pangan yang dapat dibudidayakan dan bergizi.

Jamur Tiram

Jamur tiram memiliki nama latin Pleurotus ostreatus yang bentuknya menyerupai cangkang kerang laut atau tiram. Manfaat jamur tiram adalah dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh manusia dan mencegah anemia.

Jamur tiram dapat dibudidayakan di daerah beriklim sejuk dengan suhu antara 15-25 dengan kelembapan antara 80-95%. Media tanam yang dibutuhkan adalah batang kayu, serbuk gergaji, dan jerami. Bibit jamur tiram ini sudah banyak ditemukan di beberapa daerah, Anda hanya perlu membelinya saja dan merawatnya. Pertumbuhan dan siap panen jamur tiram memerlukan waktu 4-8 minggu.

Jamur Kuping

Ada tiga jenis jamur kuping, yakni jamur kuping putih, jamur kuping hitam, dan jamur kuping merah. Di Indonesia, jamur kuping yang paling populer adalah jamur kuping hitam. Manfaat dari jamur kuping adalah dapat mengatasi hipertensi, anemia, mengobati ambeien, dan mengurangi rasa panas pada luka bakar.

Jamur kuping dapat dibudidayakan di wilayah dengan iklim dingin hingga panas, dengan suhu antara 12-36 derajat celcius. Media tanam yang digunakan adalah potongan batang kayu kering yang dilubangi, atau serbuk gergaji yang dimasukkan ke dalam polybag. Dari masa pertumbuhan hingga panen, jamur kuping membutuhkan waktu 3 sampai 4 minggu, tetapi paling lama adalah 2 bulan. Jamur ini dapat dipanen sebanyak 4 kali.

Baca Juga: Masalah yang Sering Dihadapi Tanaman Hias Monstera atau Janda Bolong

Jamur Merang

Jamur merang atau Volvariella volvacea mudah sekali dibudidayakan bahkan dengan cara budidaya jamur sederhana.  Jamur ini mengandung protein, kalsium, fosfor, dan kalori. Manfaatnya adalah untuk mencegah timbulnya sel kanker, meningkatkan daya tahan tubuh, memperkuat darah, mencegah anemia, dan baik untuk penderita diabetes serta penderita jantung.

Media tanam untuk menanam jamur merang dapat berupa jerami, kapas, kardus, enceng gondok, daun pisang, dan lain-lain. Masa pertumbuhan hingga panennya hanya berkisar 8-12 hari.

Baca Juga: Metode Pemberian Pupuk yang Baik Pada Tanaman

Jamur Kancing

Dilansir dari Pertanianku.com, jamur kancing adalah jamur saprofit yang tumbuh pada substrat organik yang sudah mengalami pengomposan. Bentuknya mirip seperti kancing zaman dahulu. Jamur ini mengandung sodium, bebas lemak, kaya akan vitamin B, vitamin C, dan potassium. Selain itu, kandungan mineralnya tinggi dan rendah kalori.

Jamur ini cocok tumbuh di wilayah beriklim sejuk atau dingin atau bersuhu 15-20 derajat celcius. Maka, dibutuhkan teknologi seperti pendingin ruangan untuk menumbuhkan jamur ini. Media tanam yang digunakan sama seperti media tanam untuk jamur merang, seperti jerami, ampas tebu, dan lain-lain. Namun, jamur kancing dapat dipanen setelah kurang lebih 6 minggu.

Jamur Payung

Jamur paying adalah sebutan untuk jamur shiitake. Namun, di Jawa Barat jamur ini lebih dikenal dengan sebutan jamur jengkol karena bentuk dan baunya mirip seperti jengkol. Meski harganya lumayan tinggi, jamur ini bermanfaat untuk mengobati kanker.

Budi daya jamur ini sangat cocok ditanam di wilayah beriklim dingin dengan suhu 15-20 derajat celcius. Oleh karena itu, pembudidayaannya sering dilakukan di lokasi dengan ketinggian antara 800-1000 meter di atas permukaan laut. Media tanam yang digunakan berupa serbuk gergaji dengan tambahan bekatul dan kalsiumkarbonat. Jamur shiitake dapat dipanen setelah berumur 5 minggu. 

Selanjutnya: Berikut Macam-Macam Cara Menanam Hidroponik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Olahraga Hyrox Lagi Digemari, AirAsia Jalin Kerjasama Dengan Hyrox APAC

Dorong Wisata Olahraga dan Gaya Hidup di Asia Pasifik, AirAsia Jalin Kemitraan dengan Hyrox APAC        

Dapur Putih Ditinggalkan? Ini Warna Netral yang Lebih Hangat dan Disukai Desainer

Dapur putih Anda mulai bergeser? Simak warna netral baru yang lebih hangat, fleksibel, dan tetap cocok untuk rumah masa kini.  

Cara Cerdas Pakai Voucher Promo QRIS di MyBCA biar Transaksi Makin Hemat

Membeli dengan QRIS myBCA pekan ini ternyata bisa lebih hemat. Simak panduan lengkap memanfaatkan voucher promo agar pengeluaran lebih bijak.  

Desainer Ungkap! Permadani Klasik Bikin Rumah Modern Anda Lebih Berjiwa

Permadani klasik kembali jadi tren dekorasi 2026, simak cara menatanya agar rumah kamu terasa hangat, estetik, dan sesuai gaya masa kini.  

Sertifikat Rumah Belum Balik Nama? Awas, Sengketa Mengintai!

Simak panduan biaya balik nama rumah Anda di 2026 ini agar tidak salah hitung, legalitas aman, dan keuangan tetap terkendali.  

Angpao Digital & Uang Tunai: Mana Lebih Bermakna di Imlek Tahun 2026 Ini? Simak Yuk

Cek panduan isi angpao yang wajar, etis, dan cocok dengan kondisi keuangan Anda saat ini agar tradisi tetap bermakna dan tidak memberatkan.  

10 Jus yang Paling Cepat Turunkan Kolesterol Tinggi, Mau Coba?

Ini, lho, beberapa jus yang paling cepat turunkan kolesterol tinggi. Cek ada apa saja di sini!                 

8 Manfaat Kesehatan Diet Mediterania yang Tak Banyak Diketahui

Ada beberapa manfaat kesehatan diet Mediterania yang tak banyak diketahui, lo. Cek pembahasan lengkapnya di sini!

6 Daftar Jus Sayur untuk Menurunkan Kadar Kolesterol Tinggi secara Alami

Intip sejumlah daftar jus sayur untuk menurunkan kadar kolesterol tinggi secara alami berikut, yuk! 

8 Jenis Sayur yang Bisa Turunkan Kolesterol Tinggi dengan Cepat

Mari intip beberapa jenis sayur yang bisa turunkan kolesterol tinggi dengan cepat berikut ini, yuk! Ada apa saja, ya?