MOMSMONEY.ID - Beberapa cara perilaku psikologis bisa juga diperhatikan dan menjadi sebuah tanda bahwa orang sedang berbohong lo.
Kendati dilarang oleh agama, nyatanya tetap banyak orang yang terbiasa melakukan kebohongan dalam kehidupan ini. Namun, kebohongan itu ternyata bisa dideteksi, lo.
Ada kunci utama yang harus Anda pahami jika ingin mengetahui seseorang yang berbohong pada Anda.
“Kuncinya adalah memasuki percakapan tanpa asumsi, kata Kevin Colwell, Profesor Psikologi di Southern Connecticut State University, pada laman Time.
Maka dari itu, Anda harus terlibat dan terhubung dengan mereka sedemikian rupa sehingga membuat percakapan menjadi mudah bagi mereka.
Baca Juga: Pasutri Wajib Tahu, Ini 4 Manfaat Physical Touch yang Lebih dari Kemesraan
Bukan hanya dari obrolan, untuk mengetahui apakah seseorang sedang berbohong atau tidak dapat diperhatikan dari matanya.
Mata adalah salah satu panca indera yang paling tidak bisa berbohong. Mata adalah salah satu bagian yang menceritakan sesuatu kebenaran.
Laman Time menjelaskan, ketika berbohong, seseorang memiliki kecenderungan untuk melihat ke suatu arah atau menghindari kontak mata dengan seseorang yang bertanya padanya.
Ketika seseorang berbohong dan orang tersebut bukanlah merupakan orang kidal, orang tersebut memiliki kecenderungan untuk melirik ke arah atas kanannya.
Karena ketika seseorang melihat ke arah kanan atas orang tersebut sedang berusaha untuk mengakses memori yang ada di otaknya.
Sebaliknya, orang kidal akan melihat ke arah kanan atas kirinya untuk menciptakan imajinasinya.
Baca Juga: Rahasia LDR Langgeng, Ini 4 Kunci biar Hubungan Jarak Jauh Tetap Awet
Laman Insider menyebutkan, kedipan mata yang terjadi secara terus menerus bisa menjadi sebuah tanda bahwa seorang juga sedang berbohong.
Secara normal, mata manusia berkedip sebanyak 5 hingga 6 kali dalam satu menit. Ketika kedipan terjadi melebihi keadaan normal, maka tanda-tanda kebohongan bisa dideteksi hanya dari mata saja.
Selain mata, laman Time menyebutkan beberapa tanda lain yang bisa diperhatikan saat seseorang berkata bohong, seperti:
1. Ekspresi mikro: Ekspresi wajah sekilas dan tidak disengaja yang mengungkapkan emosi sebenarnya, sering kali bertentangan dengan kata-kata yang diucapkan.
2. Beban kognitif: Berbohong melelahkan secara mental. Tanda-tandanya antara lain jeda yang lama, ucapan yang lebih lambat, atau perlunya mengulang cerita untuk memastikan cerita terdengar konsisten.
Baca Juga: Seks Terlalu Sering Bisa Bikin Iritasi, Kenali 4 Bahaya yang Mengintai
3. Bahasa tubuh: Perhatikan perilaku seperti memainkan rambut, menekan bibir, berkedip berlebihan, atau menyentuh wajah atau leher.
4. Detail terlalu banyak atau terlalu sedikit: orang yang berbohong mungkin menceritakan sebuah cerita dengan detail yang berlebihan dan tidak perlu agar dapat dipercaya, atau menjadi sangat kabur untuk menghindari jebakan.
5. Petunjuk verbal: orang yang berbohong mungkin menggunakan lebih banyak kata ganti orang ketiga (dia, mereka) untuk menjauhkan diri, dan menggunakan lebih banyak kata-kata kotor.
Itulah tadi cara mudah mendeteksi kebohongan seseorang yang bisa dilihat lewat mata dan perilakunya. Jangan sampai tertipu, ya!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News