MOMSMONEY.ID - Memiliki rumah sendiri memang menjadi impian banyak keluarga. Namun, setelah berhasil membeli rumah, ada satu hal yang sering terlupakan, yakni menyiapkan anggaran untuk biaya perawatan dan renovasi.
Padahal, rumah membutuhkan perawatan rutin agar tetap nyaman dihuni dan tidak menimbulkan biaya besar di kemudian hari. Mulai dari servis AC, pengecatan rumah, pembersihan talang air, pengurasan toren, hingga pengendalian rayap sebaiknya dilakukan secara berkala.
Sayangnya, masih banyak pemilik rumah yang mencampurkan seluruh pengeluaran properti dalam satu rekening. Akibatnya, biaya perawatan rutin, renovasi, hingga kebutuhan darurat sering kali saling mengganggu.
Certified Financial Planner (CFP) Annisa Steviani menyarankan, setiap pemilik rumah memiliki anggaran khusus untuk merawat huniannya.
"Sebagai panduan, tentu bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing, kita bisa menyisihkan sekitar 1% hingga 2% dari nilai rumah setiap tahun untuk biaya maintenance dan renovasi ringan," ujar Annisa.
Baca Juga: Dapur Terasa Membosankan? Ini 9 Hal yang Perlu Disiapkan Sebelum Renovasi
Sebagai ilustrasi, jika nilai rumah mencapai Rp 500 juta, dana yang perlu disiapkan sekitar Rp 5 juta hingga Rp 10 juta per tahun. Artinya, Anda cukup menyisihkan sekitar Rp 416.000 hingga Rp 833.000 setiap bulan.
Selain biaya perawatan rutin, Annisa juga menyarankan setiap keluarga memiliki dana darurat khusus untuk rumah yang dipisahkan dari dana darurat pribadi.
Menurutnya, dana sebesar Rp 5 juta hingga Rp 10 juta dapat disiapkan sebagai cadangan apabila terjadi kerusakan yang tidak terduga, seperti atap roboh, pipa pecah, korsleting listrik, atau kerusakan akibat pohon tumbang.
Dengan memisahkan anggaran perawatan dan dana darurat, kebutuhan mendesak tidak akan mengganggu rencana renovasi maupun pengeluaran rutin rumah tangga.
Untuk mempermudah pengelolaan anggaran, pemilik rumah dapat membagi dana sesuai tujuan, misalnya untuk perawatan rutin, renovasi, dan dana darurat. Cara ini membantu keuangan lebih tertata sehingga setiap kebutuhan rumah memiliki alokasi dana yang jelas dan tidak tercampur dengan pos pengeluaran lainnya.
Baca Juga: 6 Ide Kamar Mandi Warna Cerah yang Bikin Ruang Sempit Terasa Tenang
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News