M O M S M O N E Y I D
Bugar

Jangan Disepelekan! Ini Sederet Dampak Sering Menahan Kentut

Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Inilah beberapa dampak sering menahan kentut yang perlu Anda ketahui, dan jangan disepelakan karena bisa membahayakan.

Menahan kentut biasanya dilakukan untuk menghindari rasa malu karena sedang berada di tempat umum atau sedang mengobrol dengan banyak orang.  

Hati-hati, jika Anda sering menahan kentut, kondisi ini bisa memicu rasa tidak nyaman, kembung, masalah pencernaan, hingga heartburn

Menahan kentut bisa membuat gas terperangkap di usus, membuatnya terus menumpuk dan memberi tekanan pada dinding usus besar sampai Anda bisa mengeluarkannya. 

Menahan kentut biasanya tidak memicu efek atau dampak kesehatan yang serius dan berbahaya. Meski begitu, melepaskan kentut lebih baik daripada terus menahannya.

Melansir dari Health Focus, inilah beberapa dampak sering menahan kentut untuk kesehatan yang perlu Anda ketahui, antara lain:  

Baca Juga: Moms, Kenali 5 Penyebab Sakit Perut Melilit agar Bisa Mengatasinya dengan Tepat

1. Menjadi sering sendawa

Dampak sering menahan kentut untuk kesehatan yang pertama adalah menjadi sering bersendawa. Ini karena tubuh dapat menyerap kembali gas untuk sementara waktu. 

Menurut Digestive Diseases and Sciences, gas tetap akan menemukan jalan keluar, jika tidak melalui perut yang terasa kembung, maka gas akan keluar melalui sendawa.

2. Risiko divertikulitis

Dampak sering menahan kentut untuk kesehatan yang kedua adalah risiko divertikulitis. Hasilnya, Anda akan merasa mual, muntah, sembelit, atau nyeri perut. 

Ini adalah kondisi peradangan atau pembengkakan kantong yang terbentuk di sepanjang saluran pencernaan, biasanya di usus besar, yang berkembang menjadi infeksi.  

Baca Juga: Selain Merelaksasi, Ini Sederet Manfaat Teh Mawar untuk Kesehatan Tubuh

3. Kembung

Dampak sering menahan kentut untuk kesehatan yang ketiga adalah kembung. 

Kembung terjadi ketika gas terperangkap di dalam usus yang membuat perut menjadi buncit. 

Tidak hanya dapat membuat Anda tampak seperti seseorang yang kelebihan berat badan, tapi juga membuatmu merasa tidak nyaman dalam berpakaian dan menjadi tidak percaya diri. 

4. Menimbulkan rasa sakit

Dampak menahan kentut yang paling sering terjadi adalah peningkatan tekanan pada usus yang bisa menjadi menyakitkan.

Rasa nyerinya bisa ringan hingga terasa menusuk dan tajam jika menahan kentut yang berlebihan.

Jika Anda mengalami masalah pada tubuh akibat terlalu sering menahan kentut, jangan ragu untuk melakukan pemeriksaan kesehatan di rumah sakit terdekat. 

Itulah beberapa dampak sering menahan kentut yang perlu Anda ketahui, dan jangan disepelakan karena bisa membahayakan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

HP Samsung Terbaru: Fitur Kamera S25 Ultra Unggul Jauh dari Seri Lain

Mencari HP Samsung terbaik? Galaxy S25 Ultra hadir dengan Snapdragon 8 Elite, namun ada kejutan di seri S25 & A35. Simak perbandingannya!

Kesehatan Anak Optimal: 7 Manfaat Labu Siam untuk MPASI, Kunci Tingkatkan Imun

Penting memberikan MPASI dengan nutrisi penting. Labu siam murah meriah ini bisa jadi solusi cegah obesitas dan tingkatkan imunitas anak.

Tablet Mini Terbaik: Ukuran Kecil, Performa Juara di 2026

Jangan salah pilih tablet mini. Huawei MatePad Mini dirilis dengan M-Pencil Pro dan layar OLED tajam. Lihat perbandingannya dengan tablet lain!

DBD Bukan Hanya Urusan Anak, Dokter Internist Desak Orang Dewasa Segera Vaksinasi

PAPDI desak vaksinasi DBD untuk dewasa 18–60 tahun karena komorbiditas perbesar risiko komplikasi hingga 7 kali lipat  

12 Daftar Makanan dan Minuman yang Mengandung Kalori Tinggi

Intip beberapa daftar makanan dan minuman yang mengandung kalori tinggi berikut ini, yuk!               

6 Daftar Makanan yang Perlu Dibatasi Setelah Usia 50 Tahun agar Tetap Sehat

Yuk, cek daftar makanan yang perlu dibatasi setelah usia 50 tahun agar tetap sehat berikut ini! Apa sajakah itu?  

Anak Paling Rentan DBD, IDAI Dorong Vaksinasi Dini sebagai Perlindungan Komprehensif

IDAI dorong vaksinasi dini DBD pada anak karena kelompok usia 5–14 tahun catat kematian tertinggi di Indonesia  

9 Rekomendasi Camilan untuk Menjaga Kesehatan Jantung yang Kaya Protein

Cek rekomendasi camilan untuk menjaga kesehatan jantung yang kaya protein ini, yuk!                    

5 Alasan Wanita Cepat Naik Berat Badan saat Usia 50 Tahun ke Atas

Ada beberapa alasan wanita cepat naik berat badan saat usia 50 tahun ke atas. Apa sajakah itu?       

Point Coffee Hadirkan Promo Bundling Minuman Murah Meriah Juni, Palm Sugar Rp 1

Membeli kopi favorit di Point Coffee bulan Juni bisa jauh lebih hemat. Diskon spesial menanti, jangan sampai ketinggalan!