M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

IHSG Merosot 0,7% Pada Perdagangan Rabu Pagi (19/8), BYAN Turun Setelah Klarifikasi

IHSG Merosot 0,7% Pada Perdagangan Rabu Pagi (19/8), BYAN Turun Setelah Klarifikasi
Reporter: Sanny Cicilia  |  Editor: Sanny Cicilia


MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik turun pada perdagangan Rabu, 19 Agustus 2026. Indeks turun 0,7% menjadi 6.404,88 pada pukul 9:22 WIB. 

Sebanyak 282 saham menyeret turun IHSG. Sementara itu, 223 saham naik, dan 202 saham bergeming dari posisi kemarin. 

Saham-saham berkapitalisasi pasar terbesar Tanah Air cenderung turun. Misalnya, BYAN merosot 8,83%. Sedangkan BREN turun 0,57% dan BBRI melemah 0,32%. 

Sementara itu, saham BBCA menguat 1,19% pagi ini. Saham DCII juga flat. 

Sejumlah saham mencatatkan kenaikan terbesar. Saham-saham yang menjadi top gainer pagi ini antara lain APLI, APLN, KIJA, dan ROCK. 

Sedangkan saham dengan penurunan paling dalam antara lain, BAIK, TCPI, FAST, dan KJEN. 

Kendati IHSG pagi ini turun, BEI mencatat, pergerakan indeks selama sepekan masih tercatat naik sekitar 2,5%. Sementara sepanjang tahun ini, tercatat turun 25,6% year to date.

Klarifikasi BYAN

Sebagai informasi, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menyatakan tidak mengetahui adanya rencana pengambilalihan dan/atau akuisisi saham perseroan oleh Jhonlin Grup. Klarifikasi tersebut disampaikan pada Selasa (18/8), menanggapi permintaan penjelasan Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait informasi yang beredar di media mengenai rumor akuisisi BYAN.

Terkait informasi mengenai rencana akuisisi sekitar 62,2% saham BYAN oleh Haji Isam atau pihak yang terafiliasi dengannya, perseroan menegaskan hingga tanggal surat klarifikasi tidak mengetahui adanya rencana transaksi tersebut.

"Sebagai investor mereka dapat saja mempertimbangkan berbagai kesempatan dan peluang untuk memaksimalkan investasi mereka di Perseroan," tulis Jenny Quantero, Sekretaris Korporasi BYAN. NAmun, perusahaan menyatakan tidak memiliki informasi mengenai status maupun rencana transaksi pengambilalihan sebagaimana rumor yang beredar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.